Polisi Tangkap 7 Pelaku Pelempar Molotov ke Kantor PDIP Cileungsi

Andika PratamaAndika Pratama - Senin, 24 Agustus 2020
Polisi Tangkap 7 Pelaku Pelempar Molotov ke Kantor PDIP Cileungsi

Kantor PAC PDI Perjuangan di Cileungsi, Bogor, Jawa Barat dilempar bom molotov. Foto: ANTARA

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Polisi akhirnya menangkap tujuh orang terkait aksi teror pelemparan bom molotov ke Kantor PAC PDI Perjuangan di Cileungsi, Bogor, Jawa Barat yang terjadi beberapa waktu yang lalu.

“Sudah (ditangkap) sebanyak tujuh orang,” kata Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Erdi Adrimulan Chaniago saat dihubungi wartawan, Senin (24/8).

Baca Juga

Polisi Mulai Olah TKP Cari Dalang Kebakaran Kejaksaan Agung

Ketujuh orang itu, kata Edi, telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. Saat ini, ketujuh orang pelaku teror itu sudah dilakukan penahanan di Polres Bogor.

“Sudah tersangka,” ucap Erdi.

Sementara itu, pengacara dari Pusat Hak Asasi Muslim Indonesia (PUSHAMI), Azis Yanuar mengungkapkan dari penangkapan tersebut, ada AS dan A yang merupakan oknum ormas.

Ilustrasi bom molotov

Azis menuturkan bahwa dalam kasus ini ada beberapa pihak keluarga tersangka yang tidak diberikan surat penangkapan maupun penahanan. Bahkan, menurut Azis, pihak keluarga maupun kuasa hukum juga tidak dapat menemui para tersangka.

“Beberapa tidak diberikan surat penangkapan maupun penahanan kepada keluarganya,” kata Aziz kepada wartawan.

Terkait hal ini, Erdi memastikan bahwa kepolisian telah melakukan proses penangkapan hingga penahanan sesuai dengan prosedur. Selain itu, Erdi juga menegaskan bahwa penetapan para tersangka juga telah dilakukan sesuai dengan prosedur.

“Penangkapan, penahanan kita tidak mungkin persyaratan-persyaratan tersebut tidak dipenuhi, karena itu merupakan suatu prosedur sesuai Perkap Kapolri,” tutur Erdi.

Seperti diketahui, pada 29 Juli lalu, terjadi aksi pelemparan molotov oleh orang tak dikenal di Kantor PAC PDI Perjuangan Cileungsi, Bogor, Jawa Barat.

Baca Juga

ICW minta KPK Turun Tangan Usut Kebakaran di Kejagung

Kantor tersebut diketahui juga merupakan tempat tinggal kader PDIP yakni Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor, Mu’ad Kalim.

Dari keterangan saksi, aksi pelemparan molotov itu terjadi sekitar pukul 01.30 WIB. Saat itu, saksi terbangun dan melihat api di kantor PAC PDIP Cileungsi yang diduga berasal dari molotov. (Knu)

#PDIP #Bom Molotov
Bagikan
Ditulis Oleh

Andika Pratama

Berita Terkait

Indonesia
Rayakan Bulan Bung Karno, PDIP Dorong Apresiasi Film Indonesia Lewat 'Ghost in the Cell'
Kulturanesia menggelar pemutaran film Ghost in the Cell dalam rangka merayakan bulan Bung Karno.
Soffi Amira - Minggu, 07 Juni 2026
Rayakan Bulan Bung Karno, PDIP Dorong Apresiasi Film Indonesia Lewat 'Ghost in the Cell'
Indonesia
Hari Lahir Pancasila, PDIP Sentil Gejala Militerisme dan Pembungkaman Suara Kritis
"PDI Perjuangan sangat mengkhawatirkan terhadap menguatnya militerisme. Kita juga menolak berbagai bentuk pembungkaman terhadap komponen masyarakat yang kritis," kata Hasto
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 01 Juni 2026
Hari Lahir Pancasila, PDIP Sentil Gejala Militerisme dan Pembungkaman Suara Kritis
Indonesia
Politikus PDIP: Ibadah Kurban Bersifat Personal
Sementara itu, Juru Bicara Partai Gerindra Bahtra Banong menegaskan program bantuan sapi kurban Presiden memiliki dasar hukum dan mekanisme resmi dalam sistem keuangan negara.
Frengky Aruan - Kamis, 28 Mei 2026
Politikus PDIP: Ibadah Kurban Bersifat Personal
Indonesia
Presiden Prabowo Sebut PDIP dalam Pidato, Tegaskan Pemenang Tender tidak Boleh Dinilai dari Latar Belakang Politik
Prabowo menegaskan pemerintah tidak boleh membedakan pemenang tender berdasarkan latar belakang politik.
Dwi Astarini - Rabu, 20 Mei 2026
Presiden Prabowo Sebut PDIP dalam Pidato, Tegaskan Pemenang Tender tidak Boleh Dinilai dari Latar Belakang Politik
Indonesia
Soroti Perpres Terbaru Prabowo, Kang TB: Kritik Masyarakat Jangan Dicap Ekstremisme!
TB Hasanuddin menilai Perpres 8/2026 berpotensi multitafsir dan bisa menimbulkan labelisasi ekstremisme terhadap masyarakat.
Wisnu Cipto - Kamis, 07 Mei 2026
Soroti Perpres Terbaru Prabowo, Kang TB: Kritik Masyarakat Jangan Dicap Ekstremisme!
Indonesia
PDIP Usul Ambang Batas Parlemen Nasional 5,5-6%, 1 Partai Minimal 38 Kursi
Ambang batas parlemen ideal 38 kursi dengan PT nasional 5,5–6 persen
Wisnu Cipto - Senin, 04 Mei 2026
PDIP Usul Ambang Batas Parlemen Nasional 5,5-6%, 1 Partai Minimal 38 Kursi
Indonesia
PDIP Respons Usulan Ambang Batas 13 Kursi DPR, Hasto: Perlu Kajian Mendalam
PDIP merespons usulan ambang batas parpol 13 kursi di DPR. PDIP mengatakan, bahwa harus ada kajian mendalam.
Soffi Amira - Senin, 04 Mei 2026
PDIP Respons Usulan Ambang Batas 13 Kursi DPR, Hasto: Perlu Kajian Mendalam
Indonesia
Sekjen PDIP Ajak Buruh Perkuat Solidaritas dan Gotong Royong
Kebersamaan dan gotong royong menjadi kekuatan utama untuk mendorong perubahan yang berpihak kepada rakyat kecil.
Dwi Astarini - Senin, 04 Mei 2026
Sekjen PDIP Ajak Buruh Perkuat Solidaritas dan Gotong Royong
Indonesia
Rano Karno Pertegas Pemprov DKI Pro ke Buruh, Tuntut Ruang Dialog Konstruktif demi Keadilan Pekerja Ibu Kota
Rano Karno memandang kaum pekerja sebagai elemen vital yang menentukan arah ekonomi daerah
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
Rano Karno Pertegas Pemprov DKI Pro ke Buruh, Tuntut Ruang Dialog Konstruktif demi Keadilan Pekerja Ibu Kota
Indonesia
PDIP Suarakan Perlawanan Terhadap Eksploitasi Buruh, Masih Banyak Terjepit Upah Tak Layak
Di Indonesia sendiri, sejarah perjuangan buruh juga memiliki perjalanan panjang sejak masa kolonial ketika buruh mengalami berbagai bentuk penindasan, termasuk kerja paksa dan upah yang tidak manusiawi
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
PDIP Suarakan Perlawanan Terhadap Eksploitasi Buruh, Masih Banyak Terjepit Upah Tak Layak
Bagikan