Polisi Selidiki Penembakan Warga Sipil di Intan Jaya, Diduga KKB
ilustrasi penembakan. ANTARA/Diasty Surjanto
MerahPutih.com - Aparat kepolisian hingga kini masih terus menyelidiki pelaku penembakan terhadap seorang warga sipil bernama Ramli di Kampung Bilogai, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua, pada Senin (8/2) kemarin.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Mustofa Kamal di Timika, Selasa (10/2), mengatakan pelaku penembakan tersebut diduga kuat oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB), namun masih terus diselidiki.
"Di Intan Jaya ada beberapa kelompok KKB. Kita dalami dulu pelakunya ini dari kelompok yang mana. Semoga kami bisa secepatnya mengungkap siapa dalang di balik rentetan peristiwa kekerasan yang terjadi akhir-akhir ini di Intan Jaya," kata Kombes Kamal.
Baca Juga:
KKB Tembak Mati Warga Diduga Mata-Mata TNI Polri di Intan Jaya
Kombes Kamal menerangkan, bahwa pelaku yang menembak Ramli sebetulnya cukup dikenal oleh korban bersama saksi lainnya.
"Pelaku ini sebetulnya diketahui oleh korban bersama saksi lainnya. Wajahnya tidak asing, cuma korban tidak mengenal namanya. Makanya korban tidak menyangka pelaku ini bisa melakukan kekerasan seperti itu," kata Kombes Kamal, dikutip Antara.
Ramli yang sehari-hari berprofesi sebagai pedagang barang kelontongan ditembak dengan senjata api laras pendek oleh seseorang pada Senin (8/2) petang.
Saat itu, pelaku mendatangi kios milik Ramli dengan modus untuk membeli minyak tanah.
Lantaran tidak membawa jerigen untuk mengisi minyak tanah, korban menyuruh isterinya untuk mengambil jerigen.
Saat istri Ramli hendak mengambil jerigen, tiba-tiba pelaku mengeluarkan senjata api dan menembaki Ramli.
Korban tertembak pada bagian wajah, tepat di bawah hidung, pada pipi sebelah kiri tembus hingga ke bagian belakang.
Pada Selasa pagi sekitar pukul 08.30 WIT, korban dievakuasi ke Timika dari Sugapa dengan pesawat Smart Air Aviation PK – SNK untuk menjalani perawatan di RSUD MImika.
"Kondisi korban sejak kemarin saat dievakuasi dari lokasi kejadian ke klinik di Sugapa dan kemudian tadi pagi dievakuasi dari Sugapa ke Timika dalam keadaan sadar," jelas Kombes Kamal.
Baca Juga:
Polda Papua menyayangkan terjadinya kembali tindak kekerasan terhadap warga sipil di Kabupaten Intan Jaya tersebut.
"Kami sangat menyayangkan peristiwa ini. Di saat pemerintah daerah Kabupaten Intan Jaya terus berupaya membangun daerahnya, tapi di sisi lain KKB selalu melakukan kekerasan baik terhadap TNI-Polri maupun terhadap warga sipil. Berkali-kali kami sudah mengimbau jangan ganggu saudara-saudara kita karena kehadiran mereka selain mencari nafkah tapi ikut juga membangun daerah," ujar Kombes Kamal. (*)
Baca Juga:
Prajurit TNI Tewas Ditembak KKB di Intan Jaya Setelah Salat Subuh
Bagikan
Berita Terkait
Freeport McMoRan Berencana Ajukan Perpanjangan Izin Tambang Usai Rampungkan Pembangunan Smelter
Gempa M 5,5 Maluku Tengah Getarannya Terasa Hingga Papua
Serangan Terhadap Warga Sipil Terjadi Jelang Natal di Yahukimo, Polisi Duga Pelaku KKB
Desak Negara Hadir Selamatkan Pendidikan 700 Ribu Anak Papua
Kejar Swasembada Energi, Prabowo Minta Papua Tanam Sawit hingga Singkong
Anggaran Makan Begizi Gratis di Papua Rp 25 Triliun, Lebih Mahal Dibandingkan Jawa
Presiden Larang Dana Otsus Papua Digunakan Buat Perjalanan Luar Negeri
Prabowo Ingatkan Kepala Daerah Papua tak Gunakan Dana Otsus untuk Jalan-Jalan
Belajar dari Bencana, Prabowo Dorong Pembangunan Lumbung Pangan di Papua
Prabowo Targetkan 2.500 SPPG di Papua Beroperasi Penuh pada 17 Agustus 2026