Polisi Sebut Kecil Kemungkinan Ada Tindak Pidana di Kasus Kematian Keluarga di Kalideres

Mula AkmalMula Akmal - Kamis, 01 Desember 2022
Polisi Sebut Kecil Kemungkinan Ada Tindak Pidana di Kasus Kematian Keluarga di Kalideres

Rumah satu keluarga yang tewas yang berlokasi di perumahan Citra Satu Kalideres, Jakarta Barat, Jumat (11/11/2022) (ANTARA / Walda)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com- Kasus kematian satu keluarga di Kalideres, Jakarta Barat perlahan menemui titik terang. Padahal, penyidik Polda Metro Jaya telah memeriksa 28 saksi dalam kasus itu.

Hasilnya ada kesamaan antara keterangan saksi dengan barang bukti yang disita di tempat kejadian perkara (TKP).

Baca Juga:

Polisi Ungkap Adanya Ritual Misterius Sebelum Sekeluarga Tewas di Kalideres

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi mengatakan, kecil kemungkinan jika keempat orang yang tewas mengering di dalam rumah itu tewas akibat adanya tindak pidana.

Berdasarkan hasil olah TKP, penyidik tidak menemukan adanya tanda-tanda orang lain yang masuk ke dalam rumah tersebut. Kemudian, pintu dan jendela terkunci dari dalam rumah, sehingga tidak pihak luar yang masuk ke dalam rumah tersebut.

"Artinya sangat kecil kemungkinan adanya tindak pidana diluar dari pada kegiatan dilakukan oleh empat orang ini di dalam rumah,” kata Hengki, Kamis (1/12).

Hengki mengatakan tidak ada jejak-jejak orang luar masuk ke dalam rumah tersebut.

"Baik itu dari jejak-jejak pemeriksaan dari laboratorium forensik (labfor), dan kunci-kunci yang ternyata memang dikunci dari dalam," ujar Hengki.

Baca Juga:

Polisi Ungkap Temuan Baru Kasus Kematian 1 Keluarga di Kalideres

Dia berharap segera menemukan titik terang.

"Mudah-mudahan pekan depan kita akan sampaikan rilis akhir daripada penyelidikan kami, tentang ditemukannya empat mayat atau pun jenazah di Kalideres," ungkap mantan Kapolres Jakarta Pusat itu.

Sekedar informasi, satu keluarga ditemukan tak bernyawa di Kompleks Citra Garden 1 Extension Kalideres, Jakarta Barat, pada Jumat, 11 November 2022.

Mereka ialah pasangan suami istri Rudyanto Gunawan, 71 dan Renny Margaretha Gunawan, 68. Lalu, Dian Febbyana Apsari Dewi, 42 (anak), dan Budyanto Gunawan, 68 (paman).

Mereka ditemukan dalam keadaan membusuk dan diduga telah meninggal selama tiga minggu. Namun tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada empat jenazah.

Dalam penelusuran, penyidik menemukan sejumlah mantra yang tertulis di sebuah kain dan kemenyan di rumah tempat keempat korban tewas. Selain mantra, penyidik juga lebih dulu menemukan beberapa buku lintas agama di sana. (Knu)

Baca Juga:

Polisi Libatkan Psikolog Forensik Selidiki Kematian Satu Keluarga di Kalideres

#Keluarga #Polisi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Jaga Hutan Sesuai Perintah Presiden, Kabaharkam Siapkan Polisi Khusus Kehutanan
Kepolisian telah menyelesaikan pendidikan dan pelatihan Polisi Khusus Kehutanan bagi 586 personel
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Jaga Hutan Sesuai Perintah Presiden, Kabaharkam Siapkan Polisi Khusus Kehutanan
Indonesia
Mutasi Gelombang Tiga, Kapolri Sasar Bintang Satu dan Kombes
Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir mengatakan, rotasi tersebut merupakan bagian dari pembinaan karier sekaligus penyesuaian kebutuhan organisasi.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
Mutasi Gelombang Tiga, Kapolri Sasar Bintang Satu dan Kombes
Indonesia
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Perintahkan Bawahan Memahami Masyarakat
Setiap anggota dituntut untuk menjalankan tugas secara bertanggung jawab dengan mengutamakan kepentingan masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Perintahkan Bawahan Memahami Masyarakat
Indonesia
Satpol PP DKI Terluka dan Alami 6 Jahitan, Polisi Cari Pelaku
Diduga ada dua orang pelaku pemukulan yakni yang memukul menggunakan helm dan melakukan pemukulan kepada petugas di lampu merah CSW.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Satpol PP DKI Terluka dan Alami 6 Jahitan, Polisi Cari Pelaku
Indonesia
Buronan Pembunuhan Perempuan di Surabaya Ditangkap di Malaysia
Pada Jumat (2/10) pukul 01.11 waktu Malaysia, MKA diamankan Tim E3 Special Branch PDRM Bukit Aman bersama IPK Selangor dan IPD Sungai Buloh.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Buronan Pembunuhan Perempuan di Surabaya Ditangkap di Malaysia
Indonesia
DPR Pantau Rotasi Massal dan Cepat Polisi oleh Kapolri, Ingatkan Soal Pengawasan Internal
Sahroni menegaskan pengawasan internal Polri harus tetap berjalan agar pelayanan kepolisian kepada masyarakat semakin baik dan tidak hanya merespons persoalan yang menjadi perhatian publik.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
DPR Pantau Rotasi Massal dan Cepat Polisi oleh Kapolri, Ingatkan Soal Pengawasan Internal
Indonesia
Jelang Final FIFA ASEAN Cup 2026 Indonesia vs Thailand, Polisi Atur Rute hingga Mobilitas Suporter di GBK
Sebanyak 10.121 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan final FIFA ASEAN Cup 2026 Indonesia vs Thailand di SUGBK.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 05 Oktober 2026
Jelang Final FIFA ASEAN Cup 2026 Indonesia vs Thailand, Polisi Atur Rute hingga Mobilitas Suporter di GBK
Indonesiaku
Sebelum Jadi Kapolri, Suyudi Ario Seto Pernah Jadi Semifinalis Cover Boy 1988
Ketika usianya masih belia dan kehidupannya masih sebagai seorang pelajar, ia sempat mencoba peruntungan di dunia modeling dengan mengikuti ajang Cover Boy.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
Sebelum Jadi Kapolri, Suyudi Ario Seto Pernah Jadi Semifinalis Cover Boy 1988
Indonesia
Satu Warga Tewas Saat Diduga Tengah Tawuran Akibat Tembakan di Makassar, 5 Polisi Diperiksa
pemeriksaan yang dijalankan tersebut ditanyakan berapa orang yang bertugas, dan apakah sudah menjalankan prosedur memberikan tembakan peringatan, termasuk senjata api yang digunakan.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Satu Warga Tewas Saat Diduga Tengah Tawuran Akibat Tembakan di Makassar, 5 Polisi Diperiksa
Olahraga
Tak Hanya di Lapangan, Polisi Juga Lakukan Patroli Siber selama FIFA ASEAN CUP 2026
Pola pengamanan disiapkan untuk menghadapi tingginya mobilitas selama turnamen, termasuk pergerakan suporter.
Dwi Astarini - Senin, 21 September 2026
Tak Hanya di Lapangan, Polisi Juga Lakukan Patroli Siber selama FIFA ASEAN CUP 2026
Bagikan