Polisi Pastikan Video Sabotase Banjir di Kramat Raya Hoaks

Andika PratamaAndika Pratama - Rabu, 26 Februari 2020
Polisi Pastikan Video Sabotase Banjir di Kramat Raya Hoaks

Screenshoot video gorong-gorong di DKI ditumpuki pasir. Foto: Net

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sebuah video yang diduga sabotase banjir di Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat beredar di media sosial. Hal ini membuat geger masyarakat.

Dalam video yang tersebar di media sosial itu, tampak sejumlah pekerja dari Pemerintah DKI tengah menaruh sejumlah karung berisi pasir di lubang pengerjaan proyek utilitas di kawasan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat.

Baca Juga

Ketua DPRD Minta Pemprov DKI Bongkar Saluran dan Tali Air

Pria yang merekam video tersebut langsung memberikan narasi bahwa ada sekelompok orang menaruh pasir dengan tujuan menyabotase agar banjir di Jakarta seolah karena rekayasa dan disengaja.

Menanggapi beredarnya video tersebut, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto memastikan narasi di video berdurasi 57 detik tersebut hoaks.

"Kapolsek Senen sudah di lokasi di saat itu mengecek langsung," kata Heru kepada wartawan di Jakarta, Rabu (26/4).

Lubang
Lubang pengerjaan proyek utilitas di kawasan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat. Foto: Polsek Senen

Sementara itu, Kapolsek Senen Kompol Ewo Samono mengatakan, yang ditutup menggunakan karung itu bukanlah saluran air. Menurut Ewo, saluran itu sengaja ditutup dengan maksud bila penutupnya dilintasi angkutan berat supaya tidak ambles

"Tapi saluran utility, untuk berbagai macam kabel infrastruktur. Kalau saluran air ada dilokasi sebelahnya," sambungnya.

Baca Juga

Polda Metro Jaya Ajak Pemprov Cari Solusi Atasi Banjir

Sedangkan, Kanit Reskrim Polsek Senen AKP Wildan Alkautsar mengatakan video tersebut diduga direkam pada 29 Januari lalu. Namun, pekerjaan tersebut sudah selesai

"Saat video di ambil itu lokasi di depan yayasan vincentius putra samping Bank BRI Kramat, kemudian malam itu juga video viral, malam itu juga sekitar pukul 00.30 Kanit Reskrim beserta anggota menuju TKP video viral namun pekerjaan tersebut sudah bergeser ke depan kantor Kecamatan Senen" sebut Wildan.

"Itu bukan memang bukan jaringan air tapi utilitas jaringan kabel. Kalau saluran air itu dibawah di trotorr. Itu untuk jaringan kabel. Kan ada kabel di bawah atasnya ada beton. Sebelum ditutup betok dipasang pasir agar antisipasi ada kendaraan melintas bannya tak masuk kedalam lubang," sebut Wildan.

AO
Kapolsek Senen Kompol Ewo Samono. Foto: Humas Polsek Senen

Wildan mengatakan, polisi masih memburu penyebar video hoaks tersebut meskipun si pelaku belum diketahui keberadaanya.

"Kami masih belum menemukan siapa yang merekam. Ini masuk penyebaran berita bohong lewat media sosial. Ada ancaman UU ITE," jelas Wildan.

Baca Juga

Bela Anies Soal Banjir, Fadli Zon: Jangan Sebar Kebodohan

Wildan pun mengimbau masyarakat tak mudah mempercayai video hoaks tersebut. Salah satunya dengan melakukan klarifikasi dan konfirmasi ke pihak terkait.

"Lihat dulu sumbernya dari mana. Kalau dari broadcast itu tak bisa dipastikan kebenarannya. Kalau di media massa, tentu harus yang harus kredibel. Jangan lupa konfirmasi kejadian tersebut kepada aparat terkait seperti Polsek dan bisa meneruskan ke dinas terkait," tutup Wildan. (Knu)

#Banjir Jakarta
Bagikan
Ditulis Oleh

Andika Pratama

Berita Terkait

Indonesia
Selasa Malam, Jalan Kembangan Raya dan 7 RT Masih Dikepung Banjir
Banjir yang melanda Jakarta sejak Senin (4/5) malam belum sepenuhnya surut hingga Selasa (5/5) malam.
Wisnu Cipto - Selasa, 05 Mei 2026
Selasa Malam, Jalan Kembangan Raya dan 7 RT Masih Dikepung Banjir
Indonesia
Ratusan RT Jakarta Dikepung Banjir, Gubernur Pramono Tunjuk Biang Keroknya Ada 2
Hujan deras yang mengguyur Jakarta sejak Senin (4/5) malam menyebabkan ratusan Rukun Tetangga (RT) dan sejumlah ruas jalan tergenang banjir pada Selasa (5/5) pagi.
Wisnu Cipto - Selasa, 05 Mei 2026
Ratusan RT Jakarta Dikepung Banjir, Gubernur Pramono Tunjuk Biang Keroknya Ada 2
Indonesia
Banjir di Puri Kembangan Bikin Emosi, Pengendara Adu Mulut Hingga Cekcok Akibat Macet Parah dan Jalan Tol Ditutup
Ketinggian air yang mencapai pinggang orang dewasa membuat banyak pengendara motor nekat berakhir dengan mesin mati
Angga Yudha Pratama - Selasa, 05 Mei 2026
Banjir di Puri Kembangan Bikin Emosi, Pengendara Adu Mulut Hingga Cekcok Akibat Macet Parah dan Jalan Tol Ditutup
Indonesia
Banjir di Jakarta Mulai Surut, Tersisa 80 RT dan 3 Ruas Jalan Tergenang Air
Banjir di Jakarta mulai surut pada Selasa (5/5) siang. Kini, hanya 80 RT yang masih terendam dan tiga ruas jalan tergenang.
Soffi Amira - Selasa, 05 Mei 2026
Banjir di Jakarta Mulai Surut, Tersisa 80 RT dan 3 Ruas Jalan Tergenang Air
Indonesia
Update Banjir Jakarta 5 Mei 2026: 115 RT Masih Terendam, Ketinggian Air Capai 240 Cm
Sebanyak 115 RT di Jakarta masih terendam banjir hingga Selass (5/5) pagi. Hal itu diakibatkan hujan deras pada Senin (4/5).
Soffi Amira - Selasa, 05 Mei 2026
Update Banjir Jakarta 5 Mei 2026: 115 RT Masih Terendam, Ketinggian Air Capai 240 Cm
Indonesia
Malam Ini 55 Rukun Tetangga dan 3 Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir
Banjir tersebut berada di Jakarta Selatan dan Jakarta Barat.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 04 Mei 2026
Malam Ini  55 Rukun Tetangga  dan 3 Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir
Indonesia
Banjir Jakarta Meluas: 31 RT Terendam, Pondok Aren Tangsel Ikut Tergenang
Hujan deras picu banjir di Jabodetabek. Sebanyak 31 RT di Jakarta terendam dengan ketinggian air hingga 130 cm, Tangsel juga terdampak.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 01 Mei 2026
Banjir Jakarta Meluas: 31 RT Terendam, Pondok Aren Tangsel Ikut Tergenang
Indonesia
Update Banjir Jakarta 17 April 2026 Pagi: 21 RT Terendam Luapan Katulampa Siaga 3
Sementara itu, di Jakarta Selatan, genangan air merendam 6 RT yang tersebar di Pejaten Timur, Rawajati, dan Tanjung Barat
Angga Yudha Pratama - Jumat, 17 April 2026
Update Banjir Jakarta 17 April 2026 Pagi: 21 RT Terendam Luapan Katulampa Siaga 3
Indonesia
Pramono Anung Targetkan Pengerukan Kanal Banjir Barat Rampung Setahun, Tidak Boleh Gagal dan Mundur
Proyek ini tidak boleh gagal dan tidak boleh mundur
Angga Yudha Pratama - Jumat, 10 April 2026
Pramono Anung Targetkan Pengerukan Kanal Banjir Barat Rampung Setahun, Tidak Boleh Gagal dan Mundur
Indonesia
Sampai 9 April 2026 Jakarta Utara Bakal Dilanda Banjir Rob
BPBD meminta warga jika menghadapi kondisi darurat dan membutuhkan pertolongan, warga bisa menghubungi Call Center Jakarta Siaga 112.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 06 April 2026
Sampai 9 April 2026 Jakarta Utara Bakal Dilanda Banjir Rob
Bagikan