Polisi Kantongi Calon Tersangka Kasus Perekaman Tamu Hotel Kapsul saat Mandi

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 21 Mei 2021
Polisi Kantongi Calon Tersangka Kasus Perekaman Tamu Hotel Kapsul saat Mandi

Ilustrasi. (Foto: MP/Pixabay @KC_Woon)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kasus seorang tamu hotel kapsul Bobobox di Jakarta Pusat yang direkam saat mandi memasuki babak baru. Kasus tersebut kini sudah naik dari penyelidikan menjadi tahap penyidikan.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Teuku Arsya Khadafi mengatakan, dalam gelar perkara, penyidik telah menemukan adanya dugaan pelanggaran pidana dari alat bukti, keterangan saksi, korban, maupun terduga pelaku.

"Kami akan lakukan lagi proses pemenuhan berkas nantinya, juga kami akan melibatkan ahli (digital) forensik untuk menjelaskan alat bukti itu terkait dengan pasal yang dipersangkakan," ungkap Arsya kepada Merahputih.com di Jakarta, Jumat (21/5).

Baca Juga:

Kapolres Jakarta Pusat Tak Segan Hajar Preman yang Bikin Resah Warga

Arsya menuturkan, terduga pelaku merupakan tamu hotel yang juga menyewa kamar di hotel itu.

"Terkait identitas nanti kita akan sampaikan pada saat kita sudah melakukan gelar untuk peningkatan sebagai tersangkanya," jelas Arsya.

Menyoal apakah sudah ada yang ditetapkan tersangka, Arsya menyampaikan belum.

Namun, penyidik sebelumnya sudah meminta keterangan dari terduga pelaku. Selanjutnya akan kembali melakukan gelar perkara untuk menetapkan tersangka.

"Terduga pelaku sudah pernah kami mintakan klarifikasi dan kemudian kami juga sudah mendapatkan bukti tambahan. Sehingga, apa yang dilaporkan ini sudah bisa kita naikkan ke sidik," katanya.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Teuku Arsya Khadafi. (Foto: MP/Kanugrahan)
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Teuku Arsya Khadafi. (Foto: MP/Kanugrahan)

Diketahui, seorang pria tamu salah satu hotel kapsul di Jakarta Pusat menyampaikan melalui akun media sosial Twitter kalau dirinya menjadi korban pelecehan karena direkam saat mandi.

Korban menceritakan secara detail kronologi kejadian melalui akun Twitter saat memergoki seseorang yang diduga merekamnya menggunakan kamera handphone ketika dirinya sedang mandi.

Korban telah melaporkan kejadian itu ke petugas hotel dan pihak hotel mendukung yang bersangkutan untuk membuat laporan polisi.

Baca Juga:

Polisi Tangkap Tiga Kurir Narkoba di Jakarta Pusat

Terkait hal ini, pihak Bobobox pun angkat bicara. CEO Bobobox Indra Gunawan menyampaikan sudah mengusut dugaan pelecehan yang dialami korban.

"Dengan bantuan seluruh sumber daya yang ada, kami melakukan investigasi internal," kata dia dalam keterangan tertulis.

Indra mengklaim telah mengantongi identitas terduga pelaku.

"Bersama dengan korban, kami siap maju bersama untuk menindaklanjuti hal ini," tandas dia. (Knu)

Baca Juga:

Polres Metro Jakarta Pusat Bagikan Ratusan Modem Bantu Siswa Belajar Online

#Polres Jakarta Pusat #Pelecehan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

ShowBiz
Jared Leto Buka Suara Usai Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual ke 10 Wanita Remaja
Peristiwa yang dituduhkan ke Jared Leto diperkirakan terjadi dalam rentang waktu 2002 hingga 2016
Angga Yudha Pratama - Kamis, 30 Juli 2026
Jared Leto Buka Suara Usai Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual ke 10 Wanita Remaja
Indonesia
Bentrokan di Jalan Tambak Menteng Makan Korban, 2 Orang Langsung Diamankan
Bentrokan di Jalan Tambak Menteng memakan korban. Polres Jakarta Pusat langsung mengamankan dua orang.
Soffi Amira - Senin, 27 Juli 2026
Bentrokan di Jalan Tambak Menteng Makan Korban, 2 Orang Langsung Diamankan
Indonesia
Polisi Temukan Manifes Penumpang, Atlet Golf Diduga Diculik Terbang ke Malaysia
Polisi menemukan manifes penerbangan yang mencatat atlet golf J menuju Malaysia sehari setelah diduga diculik di Jakarta. Kasus masih diselidiki, motif belum jelas, dan laporan penculikan telah dicabut.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 Juli 2026
Polisi Temukan Manifes Penumpang, Atlet Golf Diduga Diculik Terbang ke Malaysia
Indonesia
DPR Desak Pemberatan Hukuman UU TPKS bagi Pelaku Pelecehan Santriwati di Pati
Selain hukuman bagi oknum, evaluasi total terhadap sistem pendidikan pesantren menjadi fokus utama
Angga Yudha Pratama - Senin, 11 Mei 2026
DPR Desak Pemberatan Hukuman UU TPKS bagi Pelaku Pelecehan Santriwati di Pati
Indonesia
Kasus Kekerasan Seksual di Ponpes Pati, DPR Minta Negara Fokus Pulihkan Korban
Komisi IX DPR menyoroti kasus kekerasan seksual di Ponpes Pati. Para korban harus diberikan pendampingan psikologis.
Soffi Amira - Kamis, 07 Mei 2026
Kasus Kekerasan Seksual di Ponpes Pati, DPR Minta Negara Fokus Pulihkan Korban
Indonesia
Menag Nasaruddin Umar Tegas: Tak Ada Toleransi untuk Kekerasan dan Pelecehan di Pesantren
Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan zero tolerance terhadap kekerasan di pesantren dan memperkuat pengawasan serta pembinaan lembaga pendidikan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 06 Mei 2026
Menag Nasaruddin Umar Tegas: Tak Ada Toleransi untuk Kekerasan dan Pelecehan di Pesantren
Indonesia
Komisi III DPR Apresiasi Respons Cepat BEM FH UI Tangani Kasus Pelecehan Seksual
Komisi III DPR mengapresiasi BEM FH UI dalam menangani kasus pelecehan seksual di lingkungan kampus.
Soffi Amira - Rabu, 15 April 2026
Komisi III DPR Apresiasi Respons Cepat BEM FH UI Tangani Kasus Pelecehan Seksual
Indonesia
Viral Perempuan Diduga Alami Pelecehan di KRL Jakarta-Bogor, PT KCI: Laporkan kalau Jadi Korban
Saat itu, petugas langsung memberikan pendampingan terhadap korban sebagai respons cepat.
Dwi Astarini - Jumat, 27 Februari 2026
Viral Perempuan Diduga Alami Pelecehan di KRL Jakarta-Bogor, PT KCI: Laporkan kalau Jadi Korban
Indonesia
Polisi Ungkap Alasan Sopir Toyota Calya Nekat Lawan Arah di Gunung Sahari, Pelat Nomor Masih Dicek
Pengemudi Toyota Calya yang lawan arah di Gunung Sahari, diketahui menggunakan pelat nomor palsu. Hasil tes urine pun negatif.
Soffi Amira - Kamis, 26 Februari 2026
Polisi Ungkap Alasan Sopir Toyota Calya Nekat Lawan Arah di Gunung Sahari, Pelat Nomor Masih Dicek
Indonesia
Pengemudi Toyota Calya Ugal-ugalan di Gunung Sahari Ditangkap, Terancam 4 Tahun Penjara
Pengemudi Toyota Calya yang ugal-ugalan di Gunung Sahari, telah dijadikan tersangka. Ia juga terancam penjara empat tahun.
Soffi Amira - Kamis, 26 Februari 2026
Pengemudi Toyota Calya Ugal-ugalan di Gunung Sahari Ditangkap, Terancam 4 Tahun Penjara
Bagikan