Polres Metro Jakarta Pusat Bagikan Ratusan Modem Bantu Siswa Belajar Online

Andika PratamaAndika Pratama - Rabu, 19 Agustus 2020
Polres Metro Jakarta Pusat Bagikan Ratusan Modem Bantu Siswa Belajar Online

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Heru Novianto di kawasan Mangga Besar 13, Sawah Besar, Rabu (19/8). Foto: MP/Kanu

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Polres Metro Jakarta Pusat membagikan 100 modem bagi pelajar di wilayah hukumnya. Hal ini, dilakukan untuk mendukung proses belajar secara online selama pandemi COVID-19.

"Kami bagikan modem dan paket internet untuk belajar bersama," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Heru Novianto di kawasan Mangga Besar 13, Sawah Besar, Rabu (19/8).

Baca Juga

Jokowi Lantik Mahfud MD hingga Mantan Deputi BIN Jadi Anggota Kompolnas

Heru melanjutkan, kegiatan yang bekerjasama dengan provider XL ini bisa digunakan tujuh sampai 10 handphone.

"Kalau memang ada warga tak punya handpone kami berikan handpone, bekerjasama dengan CSR dan diberikan bagi warga kita,. Ada 100 handpone yang kami siapkan" jelas Heru.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Heru Novianto di kawasan Mangga Besar 13, Sawah Besar, Rabu (19/8). Foto: MP/Kanu
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Heru Novianto di kawasan Mangga Besar 13, Sawah Besar, Rabu (19/8). Foto: MP/Kanu

Heru menyebut, internet ini dikhususkan bagi pelajar saja dan hanya digunakan untuk konten pendidikan.

"Ini khusus untuk belajar. Tak bisa dipakai untuk Youtube, buka situs lain nonton atau main game. Kuota 10 GB cukup untuk belajar,," terang Heru.

Menurut Heru, pihaknya sudah bekerjasama dengan RT/RW untuk mengawasi penggunaan. Pembelajarannya pun dilakukan di RPTRA dan ruang terbuka.

"Mereka yang kelola. Dan, sehari-hari mereka yang bawa," ungkap Heru.

Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, Irwandi menuturkan, kegiatan ini merupakan kerjasama antara Kepolisian dan Pemerintah Kota. Ia memastikan, kuota internet bakal ditanggung oleh pemerintah.

"Kami harap tak ada keluhan di masyarakat tak ada internet. Siapapun yang mau bantu silahkan. Tiga bulan kami tanggung. Nanti kami cari kalau ada sponsor. Jadi, gak ada lagi warga Jakarta Pusat tak mengeluh masalah internet," terang Irwandi.

Sementara itu, salah satu pelajar, Faisal mengaku bersyukur ada bantuan ini.

"Saya senang. Semoga bermanfaat dam bisa membantu kegiatan belajar," jelas Faisal yang mengenakan seragam putih merah ini.

Baca Juga

Polisi Ringkus 6 Anggota Geng Motor Pelaku Penganiayaan 2 Remaja di Matraman

Beberapa pejabat yang hadir dalam peluncuran satu-satunya program pembagian modem di Indonesia ini antara lain Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Heribertus Ompusunggu, Kabagops AKBP Wiraga Dimas Tama dan Kapoksek Sawah Besar Kompol Eliantoro Jalmaf. (Knu)

#Polres Jakarta Pusat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Bentrokan di Jalan Tambak Menteng Makan Korban, 2 Orang Langsung Diamankan
Bentrokan di Jalan Tambak Menteng memakan korban. Polres Jakarta Pusat langsung mengamankan dua orang.
Soffi Amira - Senin, 27 Juli 2026
Bentrokan di Jalan Tambak Menteng Makan Korban, 2 Orang Langsung Diamankan
Indonesia
Polisi Temukan Manifes Penumpang, Atlet Golf Diduga Diculik Terbang ke Malaysia
Polisi menemukan manifes penerbangan yang mencatat atlet golf J menuju Malaysia sehari setelah diduga diculik di Jakarta. Kasus masih diselidiki, motif belum jelas, dan laporan penculikan telah dicabut.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 Juli 2026
Polisi Temukan Manifes Penumpang, Atlet Golf Diduga Diculik Terbang ke Malaysia
Indonesia
Polisi Ungkap Alasan Sopir Toyota Calya Nekat Lawan Arah di Gunung Sahari, Pelat Nomor Masih Dicek
Pengemudi Toyota Calya yang lawan arah di Gunung Sahari, diketahui menggunakan pelat nomor palsu. Hasil tes urine pun negatif.
Soffi Amira - Kamis, 26 Februari 2026
Polisi Ungkap Alasan Sopir Toyota Calya Nekat Lawan Arah di Gunung Sahari, Pelat Nomor Masih Dicek
Indonesia
Pengemudi Toyota Calya Ugal-ugalan di Gunung Sahari Ditangkap, Terancam 4 Tahun Penjara
Pengemudi Toyota Calya yang ugal-ugalan di Gunung Sahari, telah dijadikan tersangka. Ia juga terancam penjara empat tahun.
Soffi Amira - Kamis, 26 Februari 2026
Pengemudi Toyota Calya Ugal-ugalan di Gunung Sahari Ditangkap, Terancam 4 Tahun Penjara
Indonesia
Akui Anak Buahnya Gegabah, Kapolres Jakpus Akan Bina Bhabinkamtibmas di Insiden 'Es Gabus'
Kapolres Jakpus mengakui kasus es gabus terjadi karena aparat Bhabinkamtibmas dan Babinsa terlalu terburu-buru tanpa berkoordinasi dengan pihak berkompeten.
Wisnu Cipto - Rabu, 28 Januari 2026
Akui Anak Buahnya Gegabah, Kapolres Jakpus Akan Bina Bhabinkamtibmas di Insiden 'Es Gabus'
Indonesia
Buntut Kasus Es Gabus Viral di Medsos, Kapolres Jakpus Perketat Pembinaan Bhabinkamtibmas
Pihak kepolisian memastikan akan menindaklanjuti setiap temuan baru guna menjaga transparansi dan kepercayaan masyarakat
Angga Yudha Pratama - Rabu, 28 Januari 2026
Buntut Kasus Es Gabus Viral di Medsos, Kapolres Jakpus Perketat Pembinaan Bhabinkamtibmas
Indonesia
Polisi Ungkap Detik-Detik Baterai Lithium Jatuh hingga Jadi Pemicu Kebakaran Maut Gedung Terra Drone
Polisi menetapkan Dirut Terra Drone sebagai tersangka kebakaran yang menewaskan 22 orang. Kebakaran dipicu tumpukan baterai Li-Po di gudang lantai satu.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Desember 2025
Polisi Ungkap Detik-Detik Baterai Lithium Jatuh hingga Jadi Pemicu Kebakaran Maut Gedung Terra Drone
Indonesia
Polisi Kantongi Bukti Kuat Tetapkan Dirut Terra Drone Tersangka, Apa Saja?
Kebakaran gedung Terra Drone terjadi pukul 12.43 WIB, Selasa (9/12) lalu. Penyebab kebakaran disebutkan akibat meledaknya baterai drone di salah satu lantai.
Wisnu Cipto - Kamis, 11 Desember 2025
Polisi Kantongi Bukti Kuat Tetapkan Dirut Terra Drone Tersangka, Apa Saja?
Indonesia
2 Kerangka Manusia Ditemukan di Gedung Kwitang yang Terbakar saat Kerusuhan
Dua kerangka manusia ditemukan di Gedung Kwitang yang terbakar saat kerusuhan Agustus 2025 lalu.
Soffi Amira - Jumat, 31 Oktober 2025
2 Kerangka Manusia Ditemukan di Gedung Kwitang yang Terbakar saat Kerusuhan
Olahraga
Final Timnas Indonesia U-23 Vs Vietnam, Polisi Peringatkan Penonton Tak Bawa Benda Berbahaya dan Pancing Keributan
Polisi menyiagakan kekuatan penuh menjaga final ASEAN U-23 Championship 2025 antara Timnas Indonesia kontra Vietnam.
Frengky Aruan - Selasa, 29 Juli 2025
Final Timnas Indonesia U-23 Vs Vietnam, Polisi Peringatkan Penonton Tak Bawa Benda Berbahaya dan Pancing Keributan
Bagikan