Polisi Harap Kendaraan yang Melintas Jalan Tambang Freeport Dipasang 'Armor'

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Minggu, 19 Januari 2020
Polisi Harap Kendaraan yang Melintas Jalan Tambang Freeport Dipasang 'Armor'

Kapolres Mimika AKBP I Gusti Gede Era Adhinata (ANTARA/Evarianus Supar)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Polisi berharap seluruh kendaraan yang melintasi ruas jalan tambang PT Freeport Indonesia yang menghubungkan Timika menuju Tembagapura wajib menggunakan fasilitas anti peluru atau armor.

Hal itu untuk mencegah adanya korban jiwa menyusul terjadinya teror penembakan yang diduga didalangi oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB).

"Pascakejadian penembakan terhadap kendaraan karyawan di Mile 53 pada Senin (13/1) itu, kami langsung berkoordinasi dengan pihak manajemen PT Freeport terkait dengan informasi intelijen yang ada. Salah satunya yaitu penggunaan mobil armor. Penggunaan kendaraan-kendaraan armor itu untuk lebih membuat aman warga terutama karyawan maupun aparat agar menghindari korban jiwa," kata Kapolres Mimika AKBP I Gusti Gede Era Adhinata di Timika, Jumat (17/1).

Baca Juga:

Rentetan Teror Gembong KKB Iris Murib Sebelum Dilumpuhkan Polisi

Ia yakin teror penembakan yang diduga didalangi KKB Kali Kopi pimpinan Joni Botak tersebut bertujuan untuk menebarkan teror dan ancaman kepada karyawan maupun aparat bahwa kelompok sipil bersenjata itu masih eksis hingga sekarang ini.

"Tentu KKB ingin memberi pesan kepada semua pihak bahwa mereka masih ada sehingga kita harus selalu waspada dan meningkatkan pengamanan sesuai dengan standar operasi prosedur," jelas AKBP Era Adhinata.

Di beberapa lokasi yang rawan penembakan oleh KKB di sepanjang ruas jalan tambang Freeport dari Timika ke Tembagapura itu nantinya akan dipasang perimeter-perimeter untuk menghalangi upaya KKB terus menebar teror penembakan sebagaimana yang marak terjadi beberapa tahun sebelumnya yang merenggut korban jiwa karyawan maupun aparat.

Kapolda Papua Irjen Polisi Paulus Waterpauw beberapa waktu lalu menyebut salah satu solusi untuk meminimalisasi terulangnya kembali teror penembakan di ruas jalan poros tambang Freeport yaitu dengan membuat perimeter atau pagar di beberapa titik yang rawan teror penembakan.

"Bagaimana cara untuk membatasi kembalinya upaya-upaya yang akan dilakukan oleh para pelaku penembakan di dekat area Freeport itu, kami mengusulkan untuk dibuat perimeter-perimeter atau pagar-pagar untuk membatasi terutama di jalan-jalan tradisional yang sering dilalui oleh warga masyarakat maupun pelaku penembakan," kata Irjen Paulus.

Ilustrasi: Aparat usai baku tembak dengan satu anggota KKB di Pasar Jibama, Jayawijaya. (ANTARA News Papua/Marius Frisson Yewun)

Polisi sendiri telah memetakan beberapa titik yang sering dijadikan jalan masuk oleh KKB untuk melintas sekaligus melakukan teror penembakan.

Hanya saja kondisi geografis di ruas jalan poros tambang Freeport yang menghubungkan Timika-Tembagapura itu beberapa diantaranya sangat terjal dan pada beberapa titik terlihat sangat terbuka sehingga dapat membahayakan keamanan petugas saat melakukan upaya pengejaran KKB yang melakukan teror penembakan.

"Kami khawatir saat anggota kita mengikuti jejak para pelaku ini, mereka bisa menjadi korban penembakan dari atas ketinggian sebab di lokasi itu kondisinya sangat terjal," ujar Irjen Paulus.

Baca Juga:

2 Prajurit TNI Tewas, PKS Kritik Jokowi Enggan Basmi Gerakan Makar KKB Papua

Pada Senin (13/1) pagi sekitar pukul 08.42 WIT, konvoi kendaraan PT Freeport diberondong tembakan oleh KKB di sekitar Mile 53, ruas jalan poros yang menghubungkan Timika menuju Tembagapura.

Berondongan tembakan itu mengenai dua unit kendaraan bus pengangkut karyawan, masing-masing bus bernomor lambung 140487 dan 140419. (*)

#Freeport #Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB)
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
PT Freeport Indonesia Gelontorkan Rp 187 Triliun Dari Dividen dan PNBP ke Pemerintah
Kontribusi tersebut didominasi dividen sebesar 8,96 miliar dolar AS, sementara PNBP mencapai 2,08 miliar dolar AS.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 April 2026
PT Freeport Indonesia Gelontorkan Rp 187 Triliun Dari Dividen dan PNBP ke Pemerintah
Indonesia
Freeport Targetkan Operasional 100 Persen di 2026 Setelah Insiden Luncuran Material Basah di Tambang Bawah Tanah
Freeport Indonesia menargetkan operasional dapat kembali mendekati 100 persen pada akhir tahun 2026 dan mencapai kapasitas penuh produksinya pada awal kuartal tahun 2027.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 09 April 2026
Freeport Targetkan Operasional 100 Persen di 2026 Setelah Insiden Luncuran Material Basah di Tambang Bawah Tanah
Indonesia
HUT Ke-59, Freeport Indonesia Kenang Pegawai Meninggal Akibat Insiden Luncuran Material dan Penembakan
PT Freeport Indonesia, menjadikan peringatan HUT ini, dengan penuh refleksi dan penghormatan, mengenang karyawan yang gugur dalam insiden yang terjadi dalam kurun waktu satu tahun terakhir.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 09 April 2026
HUT Ke-59, Freeport Indonesia Kenang Pegawai Meninggal Akibat Insiden Luncuran Material dan Penembakan
Indonesia
Lebaran di Garis Depan, Operasi Damai Cartenz 2026 Pastikan Papua Aman Saat Warga Asyik Sungkeman
Para penjaga perdamaian ini memilih setia pada garis tugas, memastikan stabilitas tetap terjaga kala sebagian besar penduduk negeri merayakan kemenangan
Angga Yudha Pratama - Selasa, 24 Maret 2026
Lebaran di Garis Depan, Operasi Damai Cartenz 2026 Pastikan Papua Aman Saat Warga Asyik Sungkeman
Indonesia
KKB Papua Kocar-kacir, Satgas Cartenz 2026 Ungkap Peran Meno Kogoya Dalam Rentetan Penembakan Pesawat
Selain Meno, Satgas juga mengungkap identitas tiga pelaku lainnya, yakni Kotor Payage alias Kotoran Giban, Enage Heluka, dan Homi Heluka.
Angga Yudha Pratama - Selasa, 03 Maret 2026
KKB Papua Kocar-kacir, Satgas Cartenz 2026 Ungkap Peran Meno Kogoya Dalam Rentetan Penembakan Pesawat
Indonesia
Kontak Tembak dengan Kelompok Separatis di Nabire Papua, Aparat Kuasai Markas Lawan dan Temukan 561 Butir Amunisi Berbahaya
Upaya penindakan dilakukan setelah aparat memperoleh informasi terkait keberadaan kelompok tersebut di salah satu markas persembunyian mereka.
Dwi Astarini - Senin, 02 Maret 2026
Kontak Tembak dengan Kelompok Separatis di Nabire Papua, Aparat Kuasai Markas Lawan dan Temukan 561 Butir Amunisi Berbahaya
Indonesia
Satgas Damai Cartenz Tangkap Anggota KKB Meno Heluka di Yahukimo, Terlibat Penembakan TNI
Satgas Operasi Damai Cartenz menangkap anggota KKB Meno Heluka di Yahukimo, Papua. KKB ini terlibat kasus penembakan Serka Segar Mulyana pada 16 Juni 2025.
Soffi Amira - Rabu, 25 Februari 2026
Satgas Damai Cartenz Tangkap Anggota KKB Meno Heluka di Yahukimo, Terlibat Penembakan TNI
Indonesia
Freeport Tambah Investasi, Amankan Izin Sampai 20 Tahun Lagi
Indonesia juga sepakat berkomitmen melakukan pembelian komoditas energi AS senilai sekitar USD 15 miliar
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 20 Februari 2026
Freeport Tambah Investasi, Amankan Izin Sampai 20 Tahun Lagi
Indonesia
Papua Belum Aman, DPR Desak Strategi Ganda Hadapi Gerilya KKB
Kondisi di Bumi Cendrawasih saat ini dinilai belum sepenuhnya stabil
Angga Yudha Pratama - Jumat, 20 Februari 2026
Papua Belum Aman, DPR Desak Strategi Ganda Hadapi Gerilya KKB
Indonesia
Tragedi Smart Air Papua, DPR Sebut Sistem Keamanan Bandara Bocor
Bandara itu adalah sarana yang sangat vital. Kalau tidak ada rasa aman, orang bisa membatalkan kunjungannya
Angga Yudha Pratama - Kamis, 19 Februari 2026
Tragedi Smart Air Papua, DPR Sebut Sistem Keamanan Bandara Bocor
Bagikan