Polisi Gelar Perkara Tentukan Nasib Raffi Ahmad Cs

Andika PratamaAndika Pratama - Selasa, 19 Januari 2021
Polisi Gelar Perkara Tentukan Nasib Raffi Ahmad Cs

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus. Foto: ANTARA

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Polda Metro Jaya gelar perkara kasus kerumunan acara ulang tahun ayah Sean Gelael, Ricardo Gelael yang dihadiri presenter kondang Raffi Ahmad dan kawan-kawan.

"Ini memang persangkaannya masih belum ditemukan, tapi akan kami gelarkan (gelar perkara) nanti," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus kepada wartawan, Senin (18/1).

Baca Juga

Polisi Sebut Pesta yang Dihadiri Raffi Ahmad dan Ahok tidak Langgar Prokes

Dia menjelaskan, gelar perkara tersebut tujuannya tak lain guna menentukan status kasus. Pihak kepolisian hendak memastikan apakah kasus ini memenuhi unsur pidana sehingga harus diusut atau tidaknya.

Maka dari itu, polisi mengaku belum bisa berkata lebih jauh. Dia meminta semua pihak bersabar. "Gelar untuk (apakah) ini bisa lanjut atau tidak. Ini akan kami gelarkan," kata Yusri.

Sebelumnya, terkait dengan ramainya foto tersebut, Raffi Ahmad sudah meminta maaf kepada masyarakat termasuk kepada Presiden Joko Widodo.

"Assalamualaikum, saya Raffi Ahmad terkait kejadian tadi malam saya ingin sedikit klarifikasi tapi sebelumnya saya ingin meminta maaf yang sebesar-besarnya dan meminta maaf kepada presiden Jokowi seluruh staf yang ada di sekertariat presiden dan sekali lagi meminta maaf kepada masyarakat Indonesia atas peristiwa tadi malam," kata Raffi.

Kabid Humas
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus. Foto: ANTARA

Dijelaskan pula oleh Raffi kronologi yang terjadi semalam bahwa pesta itu berlangsung di rumah pribadi salah satu orang tua temannya. Menurut Raffi Ahmad, sebelum memasuki rumah tersebut mereka yang hadir mengikuti protokol kesehatan. Berikut penjelasan Raffi Ahmad.

"Semalam itu bukan di tempat umum tetapi di rumah pribadi salah satu ayahnya teman saya di situ kondisinya memang sebelum masuk rumahnya mengikuti protokol. Tapi di dalam kebetulan saya lagi makan tidak pakai masker dan ada yang foto tapi apapun itu saya meminta maaf atas kejadian ini jadi heboh," kata Raffi.

Raffi Ahmad berharap masyarakat tidak mencontoh hal tersebut dan berbuat abai terhadap protokol kesehatan. Ia ingin semua pihak mematuhi 3 M, yakni menjaga jarak, menggunakan masker dan menghindari kerumunan. Raffi berjanji dengan adanya insiden kemarin malam bisa menjadi pelajaran sehingga ke depannya bisa lebih baik. (Knu)

Baca Juga

Bakal Datangi Tempat Raffi Ahmad Kumpul, Polisi: Lagi Koordinasi Sama Pak Camat

#Raffi Ahmad #Polda Metro Jaya
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Polisi Tangkap Belasan Pemuda yang Hendak Tawuran di Jaktim dan Jakpus, Bawa Sajam
Petugas menyisir kawasan tersebut dan menangkap tiga pemuda berikut dua bilah celurit, dua telepon genggam, serta dua sepeda motor.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Polisi Tangkap Belasan Pemuda yang Hendak Tawuran di Jaktim dan Jakpus, Bawa Sajam
Indonesia
Sisir Kampung Ambon, Polisi Amankan Puluhan Senjata Tajam dan Bong
Penyisiran juga mencakup pemeriksaan rumah-rumah yang diduga digunakan sebagai tempat berkumpulnya pengguna maupun pengedar narkotika.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Sisir Kampung Ambon, Polisi Amankan Puluhan Senjata Tajam dan Bong
Berita
IMX 2026 Sukses Pukau Raffi Ahmad Lewat Modifikasi Mobil Berkelas
Kerapian bodi hingga tingkat presisi proses pembentukan logam mobil kustom buatan modifikator lokal terbukti mampu menandingi kualitas kancah internasional
Angga Yudha Pratama - Minggu, 11 Oktober 2026
IMX 2026 Sukses Pukau Raffi Ahmad Lewat Modifikasi Mobil Berkelas
Indonesia
Profil Komjen Dadang Hartanto, Profesor UMSU Sang Kapolda Metro Jaya Baru
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto tunjuk Komjen Prof Dadang Hartanto sebagai Kapolda Metro Jaya baru. Cek profil lengkap dan rekam jejak akademisnya di sini!
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Oktober 2026
 Profil Komjen Dadang Hartanto, Profesor UMSU Sang Kapolda Metro Jaya Baru
Indonesia
Viral Seorang Taksi Online Dibegal dan Ditusuk, Polisi Tangkap Pelaku
Modus operandi pelaku bermula saat AA meminta tolong kepada seorang saksi di perempatan Ciledug untuk memesankan taksi daring.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
Viral Seorang Taksi Online Dibegal dan Ditusuk, Polisi Tangkap Pelaku
Indonesia
Jadwal SIM Keliling Jakarta Rabu, 7 Oktober 2026: Lokasi, Syarat, dan Biaya Perpanjangan
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya kembali menyediakan layanan SIM Keliling di lima lokasi Jakarta pada Rabu (7/10).
Yusuf Abdillah - Rabu, 07 Oktober 2026
Jadwal SIM Keliling Jakarta Rabu, 7 Oktober 2026: Lokasi, Syarat, dan Biaya Perpanjangan
Indonesia
Ada Demo 6-8 Oktober 2026 di Gedung MPR/DPR, Pengendara Diminta Hindari Jalan Gatot Subroto
Demo di Gedung MPR/DPR akan berlangsung 6-8 Oktober 2026. Polisi pun menyiapkan sejumlah jalan alternatif.
Soffi Amira - Selasa, 06 Oktober 2026
Ada Demo 6-8 Oktober 2026 di Gedung MPR/DPR, Pengendara Diminta Hindari Jalan Gatot Subroto
Indonesia
SIM Keliling Jakarta Buka Hari Ini, Minggu 4 Oktober 2026, Cek Lokasi, Syarat, dan Biayanya
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya kembali menyediakan layanan SIM Keliling di dua lokasi Jakarta pada Minggu (4/10).
Yusuf Abdillah - Minggu, 04 Oktober 2026
SIM Keliling Jakarta Buka Hari Ini, Minggu 4 Oktober 2026, Cek Lokasi, Syarat, dan Biayanya
Indonesia
Polisi Simpulkan Kematian Sutrimo ART Eks Jampidsus Sakit Jantung, Dipicu Kafein Bukan Racun
Polda Metro Jaya menyimpulkan kematian Sutrimo, ART mantan Jampidsus Febrie Adriansyah, murni akibat penyakit jantung iskemik dan tidak ada unsur pidana.
Wisnu Cipto - Kamis, 01 Oktober 2026
Polisi Simpulkan Kematian Sutrimo ART Eks Jampidsus Sakit Jantung, Dipicu Kafein Bukan Racun
Indonesia
Masinis KA Anggrek Jadi Tersangka Tabrakan Maut KRL Bekasi, Polisi Ungkap Soal Pengereman
Polisi menetapkan masinis KA Anggrek sebagai tersangka tabrakan KRL di Bekasi yang menewaskan 16 orang. Penyidik menyoroti pengereman dari jarak 263 meter.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Masinis KA Anggrek Jadi Tersangka Tabrakan Maut KRL Bekasi, Polisi Ungkap Soal Pengereman
Bagikan