Polisi Di Bali Gelar Ritual untuk Upacarai Senjata
Ilustrasi. (pixabay.com)
MerahPutih.com - Polres Buleleng, Bali menggelar upacara atau ritual Agama Hindu terhadap ratusan senjata dan puluhan kendaraan operasional bertepatan dengan hari Tumpek Landep. Wakapolres Buleleng, Kompol Ronny Riantoko mengatakan ritual tersebut sebagai wujud ungkapan rasa syukur.
“Ini sebagai bentuk rasa sykur dan terima kasih kepada Sang Pencipta yang telah memberikan kemudahan dan rahmat," kata Kompol Ronny Riantoko, di Singaraja, Sabtu.
Menurutnya, dalam perayaan Tumpek Landep, pihaknya berharap Tuhan menganugerahkan ketajaman pikiran kepada para anggota saat melaksanakan tugas. Dia menambahkan, ritual juga ditujukan untuk semua peralatan dinas untuk mendukung tugas Kepolisian khususnya Polres Buleleng seperti senjata api, kendaraan roda empat, roda enam dan sepeda motor.
"Juga ada peralatan kantor lainnya secara rutin setiap enam bulan sekali untuk memohon keselamatan, kesucian sarana prasarana tersebut," kata dia.
"Berkat dari Tuhan Yang Maha Kuasa terutama tentang sarana dan prasarana yang kami gunakan agar dapat perlindungan dari Tuhan Yang Maha Esa untuk dapat kami pakai dan pergunakan untuk kepentingan melayani masyarakat umum," imbuhnya.
Kata dia, selain senjata yang kami upacarai juga semua kendaraan dinas tidak hanya di Polres Buleleng saja tetapi di semua Polsek jajaran Polres Buleleng.
Tumpek Landep adalah hari yang dikhususkan untuk memohon keselamatan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang dalam wujudnya sebagai Dewa Senjata (Pasupati).
Tumpek Landep diperingati saat Saniscara Kliwon wuku Landep setiap enam bulan sekali.Pelaksanaan upacara Tumpek Landep dilaksanakan di Bali karena mengandung hakekat dan makna yang tinggi dan sangat berhubungan dengan kehidupan. (*)
Bagikan
Thomas Kukuh
Berita Terkait
Korban Rentan Dijadikan Tersangka karena Bela Diri dari Ancaman Kejahatan, DPR Peringatkan Polisi Jangan Terlalu 'Kaku' Terapkan Aturan
3.000 Aparat Polda Metro Jaya Lakukan Operasi Keselamatan Jaya 2026, Wakapolda Ingatkan Jangan Cari-Cari Kesalahan
Polisi Pastikan tak Ada Bukti Pidana Kasus Kematian Selebgram Lula Lahfah
Polda Metro Jaya Ancam Pidanakan Oknum Polisi yang Diduga Main Tangkap Pedagang Es Jadul di Kemayoran
Komisi III DPR Desak Kasus Jambret Mati Karena Dikejar Hogi Minaya Dihentikan, Bukan Restorative Justice
Polisi Bidik Rekam Medis Lula Lahfah, RS Pondok Indah Diperiksa
Pengamat Nilai Polri di Bawah Kementerian Bisa Buka Ruang Politisasi Hukum
Kapolri Listyo Ogah Jabat Menteri Kepolisian, Jika Polisi Tidak Lagi Langsung di Bawah Presiden
Layanan 110 Dipercepat, Kapolri Ungkap Standar Respons ala PBB
Aturan Polisi Ditempatkan di Jabatan Sipil Segera Rampung, Jadi Solusi Sementara