Polisi Buru 30 Warga Penyerbu Pekerja Proyek di Kebon Kacang
Ilustrasi bentrokan warga (AntaraNews/Diasty Surjanto)
MerahPutih.com - Kepolisian tengah memburu 30 warga yang terlibat bentrokan dengan pekerja proyek di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat (Jakpus). Dalam bentrokan itu seorang pekerja proyek tewas ditebas senjata tajam milik warga.
"Sedang kami identifikasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP), kemudian mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi yang mengetahui peristiwa tersebut," kata Kapolsek Metro Tanah Abang, AKBP Aditya Sembiring di Jakarta, Rabu (18/12).
Kapolsek menjelaskan pekerja proyek yang tewas berinisial AS (71) warga Cakung, Jakarta Timur yang bekerja sebagai operator ekskavator. "Korban terkena sabetan benda tajam serta meninggal dalam perjalanan ke RS Pelni," tuturnya
Menurut Aditya, polisi sudah memeriksa 10 saksi yang terdiri dari lima saksi dari pihak pekerja dan lima saksi lainnya dari warga sekitar. Kepolisian juga mengumpulkan kamera pengawas (CCTV) untuk mempermudah identifikasi para pelaku yang terlibat dalam bentrokan di kawasan Kebon Kacang tersebut.
Baca juga:
Kronologis Pekerja Proyek Tewas dalam Bentrokan dengan Warga di Kebon Kacang
"Saat ini kami sudah mengamankan tiga titik CCTV, sedang kami dalami. Kemudian juga kami sedang menambah titik-titik lain untuk mendapatkan CCTV sehingga mendapatkan gambaran yang utuh terkait bentrokan kemarin," papar Kapolsek, dikutip Antara.
Lebih jauh, Aditya menjelaskan peristiwa bentrokan ini terjadi Selasa (17/12) kemarin, sekitar pukul 16.30 WIB. Diduga ada 30 warga sekitar Kelurahan Kebon Kacang mendatangi para pekerja yang sedang membersihkan lahan (land clearing).
"Jadi kemarin hari Selasa (17/12) sekitar pukul 16.30 WIB, diduga ada 30 warga sekitar Kelurahan Kebon Kacang mendatangi para pekerja yang sedang membersihkan lahan (land clearing) milik salah satu perusahaan," tandas perwira polisi berpangkat melati dua itu. (*)
Bagikan
Wisnu Cipto
Berita Terkait
Gara-Gara Utang BP Tega Bunuh Ibu Kandung, Jasad Dibakar Dibuang di Jalan
Jual Online 50 Senjata Api Ilegal, Sindikat Pabrik Rumahan Untung Rp 3-5 Juta per Pucuk
Pabrik Senpi Rumahan Terbongkar, Belajar Merakit Sejak 2018 Mulai Dijual Online 2024
Marak Pejahat Bersenjata Api di Wilayah Polda Metro, Ternyata Banyak Dijual Online
Aksi Tawuran Dengan Bawa Parang Digagalkan Polisi, 7 Pemuda Diamanankan
Tawuran Berulang di Manggarai, Pramono Anung: Ada yang Sengaja Memicu
Kasus Kriminalitas di Surakarta Naik 20,94 Persen Sepanjang 2025
Pusat Grosir Blok A Tanah Abang Tutup Pada 1 Januari 2026
Siang Ini, Alvaro Korban Pembunuhan Ayah Tiri Dimakamkan di Tanah Wakaf Bintaro
Ternyata, Ayah Tiri Alvaro Sempat Jalani Reka Ulang Pembunuhan Sebelum Gantung Diri