Polisi Bubarkan Pasukan Dewinta Bahar yang Tuntut Cabut PSBB di DPRD DKI

Andika PratamaAndika Pratama - Senin, 05 Oktober 2020
Polisi Bubarkan Pasukan Dewinta Bahar yang Tuntut Cabut PSBB di DPRD DKI

Srikandi Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (Srikandi Pekat IB) mendatangi DPRD DKI Jakarta, pada Senin (5/10) siang. (Foto: MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Polsek Gambir membubarkan masa Srikandi Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (Srikandi Pekat IB) yang menggelar aksi di depan gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Senin (5/10).

Kapolsek Metro Gambir, Kompol Kade Budiarto mengatakan, pembubaran itu lantaran pasukan yang diketuai oleh Dewinta Bahar itu tidak memiliki surat izin keramaian dalam menggelar unjuk rasa dari pihak kepolisian dan sehingga melanggar protokol kesehatan.

"Mereka ini sudah melanggar protokol kesehatan kami dari kepolisian," kata Kade saat dikonfirmasi wartawan, Senin (5/10).

Baca Juga

200 Mahasiswa Ilmu Al-Qur'an Jakarta Positif COVID-19

Kade menuturkan, pihaknya pun melakukan himbauan kepada Srikandi Pekat IB bahwa apa yang mereka lakukan melanggar dari protokol kesehatan pencegahan COVID-19 dan harus membubarkan diri dari halaman gedung Dewan Parlemen Kebon Sirih.

"Kemudian kami menyampaikan melalui pengeras suara dan akhirnya mereka membubarkan diri," tuturnya.

Ia pun mengimbau kepada masyarakat untuk menahan diri dalu dalam melancarkan aksi unjuk rasa di tengah pandemi dan lonjakan kasus corona. Sebab bila masyarakat masih menggelar kegiatan aksi dan tidak mendapatkan izin, hal itu melanggar protap kesehatan.

"Tentunya bahwa saya harapkan nantinya tidak ada kejadian seperti ini, ini masih situasi psbb dan bantu kami untuk mencegah penyebaran virus corona itu intinya," tutupnya.

Kade menuturkan, sebetulnya mereka sudah mengajukan izin ke Kepolisiam Polda Metro Jaya, namun aksi tak diizinkan polisi karena masih masa PSBB.

Ia juga mengaku, sebelum membubarkan di DPRD mereka melancarkan unjuk rasa di depan Balai kota DKI. Kegiatan itu pun dibubarkan polisi sehingga mereka pindah ke depan DPRD.

"Di balai kota kita sudah bubarkan malah lanjut ke DPRD," paparnya.

Srikandi Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (Srikandi Pekat IB) mendatangi DPRD DKI Jakarta, pada Senin (5/10) siang. (Foto: MP/Asropih)
Srikandi Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (Srikandi Pekat IB) mendatangi DPRD DKI Jakarta, pada Senin (5/10) siang. (Foto: MP/Asropih)

Seperti diketahui, Puluhan orang yang tergabung dalam Srikandi Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (Srikandi Pekat IB) menggeruduk gedung DPRD DKI Jakarta, pada Senin (5/10) siang.

Tuntutan mereka meminta pemerintah DKI untuk mencabut PSBB ketat dan kembali ke new normal. Dengan adanya PSBB ini, penghasilan mereka berkurang sehingga perekonomian melemah.

Baca Juga

Pasukan Dewinta Bahar Geruduk DPRD, Tuntut Cabut PSBB

Mereka yang hadir ini dari kalangan pekerja seni baik dangdut maupun hiburan malam, pedagang kaki lima (PKL) dan usaha mikro mecil menengah (UMKM). (Asp)

#Demonstrasi #PSBB #DPRD DKI Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Ada Aksi Demo di Monas dan Balai Kota, Sejumlah Rute Transjakarta Dialihkan
Aksi di kawasan Monas dan Balai Kota membuat sejumlah rute Transjakarta mengalami perpendekan dan pengalihan perjalanan. Simak rute dan halte yang terdampak.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Oktober 2026
Ada Aksi Demo di Monas dan Balai Kota, Sejumlah Rute Transjakarta Dialihkan
Indonesia
Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Saat Demo 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Fokus di Monas dan DPR
Berdasarkan informasi Traffic Management Centre (TMC) Ditlantas Polda Metro Jaya, rekayasa lalu lintas diberlakukan secara situasional mulai pukul 10.00 WIB hingga kegiatan selesai
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Saat Demo 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Fokus di Monas dan DPR
Dunia
Dari Perancis ke Albania, Gerakan Protes Satu Suara 'Tuntut Pendidikan dan Tekan Biaya Hidup'
Mereka juga menuntut adanya perbaikan fasilitas pendidikan yang layak serta perbaikan sistem penerimaan mahasiswa perkuliahan yang selama ini tidak transparan.
Dwi Astarini - Senin, 19 Oktober 2026
Dari Perancis ke Albania, Gerakan Protes Satu Suara 'Tuntut Pendidikan dan Tekan Biaya Hidup'
Dunia
Macron Tetap Terbang ke Negara Teluk di Tengah Kerusuhan Prancis, Harga BBM Jadi Sorotan
Emmanuel Macron tetap melanjutkan kunjungan ke empat negara Teluk di tengah kerusuhan Prancis akibat lonjakan biaya hidup dan harga BBM. Lebih dari 2.000 orang ditahan.
Frengky Aruan - Senin, 19 Oktober 2026
Macron Tetap Terbang ke Negara Teluk di Tengah Kerusuhan Prancis, Harga BBM Jadi Sorotan
Indonesia
Kerusuhan Demo Prancis Kian Membara, WNI Diimbau Ekstra Waspada!
Gelombang demo pelajar di Paris berujung kerusuhan. Kemlu dan KBRI Paris imbau WNI waspada, hindari kerumunan, dan rilis nomor hotline darurat!
Wisnu Cipto - Minggu, 18 Oktober 2026
Kerusuhan Demo Prancis Kian Membara, WNI Diimbau Ekstra Waspada!
Infografis
Prancis Memanas, Protes Biaya Hidup Berujung Penjarahan, Toko Mewah hingga Apple Store Jadi Sasaran
Gelombang protes biaya hidup di Prancis berubah menjadi kerusuhan dan penjarahan. Toko mewah, supermarket, hingga Apple Store menjadi sasaran massa.
Rezita Kesuma - Minggu, 18 Oktober 2026
Prancis Memanas, Protes Biaya Hidup Berujung Penjarahan, Toko Mewah hingga Apple Store Jadi Sasaran
Dunia
Prancis Memanas! Protes Biaya Hidup Berujung Penjarahan, Toko Mewah hingga Apple Store Jadi Sasaran
Gelombang protes biaya hidup di Prancis berubah menjadi kerusuhan dan penjarahan. Toko mewah, supermarket, hingga Apple Store menjadi sasaran massa.
Frengky Aruan - Minggu, 18 Oktober 2026
Prancis Memanas! Protes Biaya Hidup Berujung Penjarahan, Toko Mewah hingga Apple Store Jadi Sasaran
Dunia
Unjuk Rasa Pelajar Prancis Tuntut Sekolah Layak, Pemerintah Berjanji Bertindak
Gerakan protes yang telah memasuki minggu ketiga ini akhirnya mendapat respons.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
Unjuk Rasa Pelajar Prancis Tuntut Sekolah Layak, Pemerintah Berjanji Bertindak
Dunia
Unjuk Rasa Pelajar Prancis, Korban Berjatuhan dengan Cacat Permanen Jadi Bukti Tindakan Brutal Kepolisian
Beberapa remaja lainnya juga mengalami cedera yang mengubah hidup mereka.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
 Unjuk Rasa Pelajar Prancis, Korban Berjatuhan dengan Cacat Permanen Jadi Bukti Tindakan Brutal Kepolisian
Indonesia
Ada Demo 6-8 Oktober 2026 di Gedung MPR/DPR, Pengendara Diminta Hindari Jalan Gatot Subroto
Demo di Gedung MPR/DPR akan berlangsung 6-8 Oktober 2026. Polisi pun menyiapkan sejumlah jalan alternatif.
Soffi Amira - Selasa, 06 Oktober 2026
Ada Demo 6-8 Oktober 2026 di Gedung MPR/DPR, Pengendara Diminta Hindari Jalan Gatot Subroto
Bagikan