Polisi Bongkar Modus Kejahatan Baru, Rampas Kendaraan Ditukar dengan Narkoba

Zulfikar SyZulfikar Sy - Selasa, 25 Mei 2021
Polisi Bongkar Modus Kejahatan Baru, Rampas Kendaraan Ditukar dengan Narkoba

Konferensi pers penangkapan pelaku begal di kawasan Tugu Tani, Jakarta Pusat. (Foto: MP/Kanugrahan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Polisi mengungkap modus baru pelaku perampasan yang melibatkan para kurir hingga bandar narkoba.

Kasus ini terungkap setelah Polres Metro Jakarta Pusat menangkap M alias T (26) dan ASY alias S (20) pelaku rampas motor yang beraksi di kawasan Tugu Tani, Jakarta Pusat.

Sedangkan B alias O sebagai penadah masuk daftar pencarian orang (DPO) yang diduga seorang kurir narkoba.

Baca Juga:

Polisi Jerat Pelaku Pemukulan Anggota saat Razia Masker dengan Pasal Berlapis

Wakapolres Jakarta Pusat AKBP Setyo Koes Heriyatno mengatakan, M alias T berperan sebagai pengendara. Sementara ASY alias S berperan eksekutor yang mengacungkan celurit.

“Sedangkan B alias O yang berperan sebagai penadah sedang dalam pencarian. Korban WT mengalami kerugian Rp30,9 juta,” terang Setyo di Polres Jakarta Pusat, Selasa (25/5).

Menurut Setyo, korban WT yang berprofesi sebagai ojek online hendak pulang ke rumahnya daerah Tanah Abang.

Saat sampai lampu merah Tugu Tani, tersangka ASY alias S turun mengacungkan celurit ke arah korban.

“Karena korban takut, kemudian korban turun dari sepeda motor untuk menghindari bacokan dari pelaku. Lalu pelaku membawa sepeda motor korban dan kabur ke arah Monas,” ujar Setyo.

Tangkapan layar pembegalan di Tugu Tani. (Foto: MP/Instagram @jurnalisjakpus)
Tangkapan layar pembegalan di Tugu Tani. (Foto: MP/Instagram @jurnalisjakpus)


“Ironisnya dari hasil kejahatan, pelaku membeli narkoba jenis sabu,” paparnya.

Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat AKBP Teuku Arsya Khadafi menambahkan, pelaku sudah melakukan aksi perampasan sepeda motor sebanyak 4 kali di lokasi yang berbeda.

Lokasinya di Bekasi, Jakarta Utara, Jakarta Timur, dan Jakarta Pusat.

"Pelaku melakukan aksi di jam-jam sepi atau dini hari untuk menghindari kejaran massa,” kata Arsya.

Arsya menambahkan, pelaku sudah mengonsumsi narkoba sejak 6 bulan. Ada indikasi dari WhatsApp pelaku mendapat narkoba dari penadah yang DPO.

“Dari hasil tes urine pelaku positif narkoba, namun tidak ditemukan barang bukti narkoba,” ucapnya.

Arsya menjelaskan, rampasan motor itu diduga digunakan untuk pembelian narkoba.

"Jenis narkobanya sabu. Hitung-hitungannya itu internal dari mereka," jelas Arsya yang juga Lulusan AKPOL 2002 ini.

Baca Juga:

Polisi Tangkap Dua Pelaku Begal Ojek Online di Tugu Tani

Pelaku dijerat pasal 365 ayat 2 KUHP maksimal 12 tahun penjara.

"Untuk pasal narkobanya, masih kami dalami. Karena saat ditangkap yang bersangkutan terbukti saat tes urine," tutup Arsya.

Sementara itu, MT mengaku menyesal sudah melakukan aksinya.

"Saya cuma minta maaf dengan perilaku saya yang sudah meresahkan masyarakat dan berjanji tidak mengulangi lagi," kata dia seraya mengaku pakai narkoba agar tidak ngantuk. (Knu)

Baca Juga:

Ricuh dan Langgar Prokes, Demo Bela Palestina di Solo Dibubarkan Polisi

#Aksi Begal #Narkoba
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
DPR Minta Pemasok Narkotika dalam Cartridge Vape Dibongkar hingga ke Produsen
Pengungkapan kasus di sejumlah daerah harus menjadi pintu masuk untuk membongkar rantai pemasok hingga produsen.
Dwi Astarini - Jumat, 06 November 2026
DPR Minta Pemasok Narkotika dalam Cartridge Vape Dibongkar hingga ke Produsen
Indonesia
DPR Ingatkan Bahaya Cartridge Vape, Konsumen tak Bisa Kenali Kandungan dari Kemasan
Tampilan fisik vape yang menyerupai produk rokok elektrik pada umumnya dapat membuat konsumen kesulitan membedakan produk dengan kandungan berbahaya.
Dwi Astarini - Jumat, 06 November 2026
DPR Ingatkan Bahaya Cartridge Vape, Konsumen tak Bisa Kenali Kandungan dari Kemasan
Indonesia
DPR Desak Polri Bongkar Bandar Besar Narkoba Kampung Bahari hingga Aliran Dana
Penangkapan harus menjadi pintu masuk untuk membongkar bandar, pemasok, pengendali, hingga pihak yang diduga memberikan perlindungan terhadap jaringan narkoba.
Dwi Astarini - Selasa, 03 November 2026
DPR Desak Polri Bongkar Bandar Besar Narkoba Kampung Bahari hingga Aliran Dana
Indonesia
Apresiasi Polri Gerebek Kampung Bahari, DPR: Negara tak Boleh Kalah dari Bandar Narkoba
Peredaran narkotika merupakan ancaman serius yang dapat merusak masa depan generasi muda.
Dwi Astarini - Selasa, 03 November 2026
Apresiasi Polri Gerebek Kampung Bahari, DPR: Negara tak Boleh Kalah dari Bandar Narkoba
Indonesia
Buntut Pesta Narkoba di Hotel Surabaya, Gerindra Resmi Pecat 3 Anggota DPRD Jatim!
Tiga anggota DPRD Jatim resmi dipecat Partai Gerindra usai terciduk pesta narkoba di sebuah hotel di Surabaya. Cek kronologi dan fakta lengkapnya di sini!
Angga Yudha Pratama - Selasa, 03 November 2026
Buntut Pesta Narkoba di Hotel Surabaya, Gerindra Resmi Pecat 3 Anggota DPRD Jatim!
Indonesia
Polri Waspadai Vape Jadi Media Peredaran Narkotika Cair, Etomidate Disorot
Perangkat vape berpotensi dimanfaatkan sebagai media penyalahgunaan dan peredaran narkotika, termasuk melalui cairan yang dicampurkan ke dalam cartridge.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
Polri Waspadai Vape Jadi Media Peredaran Narkotika Cair, Etomidate Disorot
Indonesia
Polri Terbitkan Larangan Vape untuk Seluruh Anggota, Berlaku hingga Luar Kantor
Polri kini menerbitkan aturan larangan penggunaan vape terhadap seluruh anggotanya. Aturan ini juga berlaku di luar kantor.
Soffi Amira - Senin, 02 November 2026
Polri Terbitkan Larangan Vape untuk Seluruh Anggota, Berlaku hingga Luar Kantor
Indonesia
Polisi dan BNN Gerebek Kampung Bahari, 27 Orang Ditangkap, Sabu, Ganja hingga Senjata Api Disita
Polisi dan BNN menggerebek kawasan Kampung Bahari, Jakarta Utara. Sebanyak 27 orang ditangkap, sementara narkoba, mesin pencetak ekstasi, dan senjata api disita.
Yusuf Abdillah - Minggu, 01 November 2026
Polisi dan BNN Gerebek Kampung Bahari, 27 Orang Ditangkap, Sabu, Ganja hingga Senjata Api Disita
Indonesia
Kapolri Buru Pendana Jaringan Sabu 1,2 Ton di Aceh, Kembangkan Kasus hingga Medan
Penyidik masih mendalami keterkaitan kasus laboratorium gelap di Aceh dengan jaringan lain.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
Kapolri Buru Pendana Jaringan Sabu 1,2 Ton di Aceh, Kembangkan Kasus hingga Medan
Indonesia
Indonesia-China Bongkar Jaringan Narkoba Lintas Negara, Tangkap 18 Orang
Pertukaran informasi intelijen dan koordinasi antaraparat menjadi bagian penting dalam membongkar jaringan narkoba.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
Indonesia-China Bongkar Jaringan Narkoba Lintas Negara, Tangkap 18 Orang
Bagikan