Pemilu 2019

Polisi Bekuk Penyebar Hoaks Kecurangan di Gudang KPU Jombang

Eddy FloEddy Flo - Minggu, 28 April 2019
 Polisi Bekuk Penyebar Hoaks Kecurangan di Gudang KPU Jombang

Ilustrasi hoaks (Foto: Ist)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Seorang warga Garut, Jawa Barat dibekuk petugas kepolisian karena menyebarkan video hoaks kecurangan di Gudang KPU Jombang beberapa waktu lalu.

Dalam video editan tersebut, tampak seorang perempuan mendatangi gudang KPU Jombang untuk melakukan kecurangan Pemilu 2019.

"Memang benar pelaku penyebar video ini diamankan di wilayah hukum Polres Garut," kata Kepala Satuan Reskrim Polres Garut AKP Maradona Armin Mappaseng kepada wartawan di Garut, Minggu (28/4).

Ia menuturkan, penyebar video Lukman (30) merupakan warga Kecamatan Cibiuk, Kabupaten Garut, yang sehari-harinya bekerja sebagai tukang cukur rambut di Cilegon, Provinsi Banten.

Warga Garut ditangkap karena sebarkan video hoaks
Ilustrasi hoaks (Foto: pixabay)

Lukman, kata Maradona, ditangkap di wilayah Polsek Cibiuk oleh jajaran Tim Reserse dari Polda Jawa Timur tanpa melakukan perlawanan terhadap petugas.

"Ditangkapnya oleh Polda Jatim, kita sifatnya 'back up' saja setelah kita menerima informasi bahwa keberadaan tersangka ada di wilayah Polres Garut," katanya.

AKP Maradona sebagaimana dilansir Antara menyampaikan, Polres Garut berdasarkan informasi dari Polda Jatim diminta bantuan untuk melakukan penyelidikan terkait tempat tinggal pelaku penyebar video bohong tersebut.

"Hasil penyelidikan Polda Jatim ternyata penyebar video ini warga Garut dan kita diminta bantuan untuk melakukan penyelidikan," katanya.

Lukman ditangkap jajaran Polda Jatim di tempat tinggalnya Kecamatan Cibiuk, Sabtu (27/4) siang, selanjutnya dibawa ke Markas Polsek Cibiuk untuk menjalani pemeriksaan.

Tersangka selanjutnya menjalani pemeriksaan hukum lebih lanjut di Jombang, Polda Jatim karena laporan kasus penyebaran video bohong itu masuk wilayah hukum Jombang.(*)

#Penyebar Hoaks #Pemilu 2019 #Pelanggaran Pemilu #Polda Jawa Timur
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Warga Diminta Tidak Terprovokasi Jelang Peringatan HUT Kemerdekaan Ke-81 Republik Indonesia
Panglima meminta masyarakat tidak mudah mempercayai kabar yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Masyarakat juga diminta melaksanakan aktivitas seperti biasa.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 10 Agustus 2026
Warga Diminta Tidak Terprovokasi Jelang Peringatan HUT Kemerdekaan Ke-81 Republik Indonesia
Indonesia
Polda Metro Jaya Amankan Perempuan Diduga Sebarkan Hoaks Ajakan Demo Jelang HUT ke-81 RI
Polisi mengamankan seorang perempuan yang diduga menyebarkan informasi palsu terkait ajakan demonstrasi menjelang HUT ke-81 RI.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 05 Agustus 2026
Polda Metro Jaya Amankan Perempuan Diduga Sebarkan Hoaks Ajakan Demo Jelang HUT ke-81 RI
Indonesia
Komdigi Cermati Platform Medsos, Minta Warga Waspadai Konten Hoaks Jelang HUT RI
Konten-konten hoaks yang beredar saat ini, bisa menimbulkan keresahan dan ketakutan bagi anggota masyarakat awam yang kurang berhati-hati
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 Agustus 2026
Komdigi Cermati Platform Medsos, Minta Warga Waspadai Konten Hoaks Jelang HUT RI
Indonesia
Kementerian Komdigi Diminta Segera Tindak Tegas Akun Penyebar Hoaks Hingga Disinformasi
Negara tidak boleh membiarkan ruang digital dipenuhi informasi yang sengaja dipelintir, dimanipulasi, atau disebarkan tanpa dasar
Angga Yudha Pratama - Senin, 03 Agustus 2026
Kementerian Komdigi Diminta Segera Tindak Tegas Akun Penyebar Hoaks Hingga Disinformasi
Indonesia
Pengamat Minta Polisi Usut Aktor di Balik Sindikat Buzzer
Penanganan perkara tidak boleh berhenti pada para pelaku yang diduga menjalankan aktivitas di lapangan.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
Pengamat Minta Polisi Usut Aktor di Balik Sindikat Buzzer
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Toko Klontong Dilarang Berada Dekat Koperasi Merah Putih
Disebutkan, larangan mendirikan kios itu berlaku dalam radius 2 kilometer dan jika ketahuan akan diancam denda.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 01 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Toko Klontong Dilarang Berada Dekat Koperasi Merah Putih
Indonesia
Rp 220 Juta Disita, Polda Telisik Dugaan Sindikat Propaganda Hoaks Medsos Dibiayai Uang Negara
Polda Metro Jaya menyita Rp220 juta dari sindikat hoaks medsos. Polisi mendalami dugaan dana negara digunakan untuk membiayai propaganda digital. Delapan tersangka ditangkap.
Wisnu Cipto - Rabu, 29 Juli 2026
 Rp 220 Juta Disita, Polda Telisik Dugaan Sindikat Propaganda Hoaks Medsos Dibiayai Uang Negara
Dunia
[HOAKS atau FAKTA] : Indonesia Tolak Keinginan Timor Leste Kembali ke NKRI
Klaim Timor Leste ingin kembali ke Indonesia adalah hoaks. Faktanya, video hanya membahas impor barang dari Indonesia tanpa pernyataan resmi bergabung ke NKRI.
Wisnu Cipto - Selasa, 16 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Indonesia Tolak Keinginan Timor Leste Kembali ke NKRI
Indonesia
Hoaks Kejahatan di Jakarta Viral, Diskominfotik Didesak Patroli Siber
warga untuk bijak dalam menggunakan media sosial, terutama dalam menyaring konten-konten yang dikonsumsi sebelum dibagikan di akunnya masing-masing.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 02 Juni 2026
Hoaks Kejahatan di Jakarta Viral, Diskominfotik Didesak Patroli Siber
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Sebut MBG Membebani APBN
Tidak ditemukan informasi atau pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim
Angga Yudha Pratama - Selasa, 02 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Sebut MBG Membebani APBN
Bagikan