Polemik Lapangan Padel di Jakarta, DPRD DKI Minta Pramono Benahi Perizinan

Soffi AmiraSoffi Amira - Senin, 02 Maret 2026
Polemik Lapangan Padel di Jakarta, DPRD DKI Minta Pramono Benahi Perizinan

Ilustrasi lapangan padel. (Foto: Unsplash/Vincenzo Morelli)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Penasihat Fraksi PSI, August Hamonangan mengungkapkan, bahwa pihaknya telah berbulan-bulan mengingatkan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, untuk memperbaiki tata kelola perizinan lapangan padel di ibu kota.

Pengakuan ini menyusul adanya penolakan warga terhadap beberapa lapangan padel yang dianggap mengganggu, terutama yang dibangun dalam kawasan padat penduduk.

"Ketika kami rapat berbulan-bulan yang lalu, teman-teman dari Bapemda memang menjelaskan bahwa padel ini jadi salah satu sumber pendapatan DKI. Sehingga, Pemprov DKI memberikan kemudahan perizinan melalui OSS (Online Single Submission). Jadi, perizinan lapangan padel bisa langsung diurus ke pusat tanpa perlu datang ke lokasinya untuk melakukan pengecekan," jelasnya.

August menambahkan, DPRD DKI sudah memperingatkan bahwa keringanan-keringanan ini meskipun akan mempermudah para pengusaha padel, tapi rentan memunculkan gangguan di tengah-tengah masyarakat.

Baca juga:

185 Lapangan Padel di Jakarta Belum Berizin, Star Padel Pulomas Disegel

"Apalagi kalau ternyata izin yang sudah mudah didapatkan itu tidak diverifikasi kembali oleh teman-teman Dinas Citata (Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan) yang pergi ke lapangan dan mengecek apakah tempatnya layak untuk dibangun lapangan padel," ucapnya.

August juga menyoroti kemudahan perizinan ini sebagai penyebab keteledoran Pemprov DKI, sehingga memungkinkan pembangunan lapangan-lapangan padel di tempat-tempat padat penduduk yang kini dipermasalahkan oleh masyarakat.

"Ketika kemudahan perizinan diberikan secara tidak cermat, maka terjadi keteledoran yang membuat kita bisa berada dalam posisi kita sekarang ini. Kecolongan Pemprov DKI dalam meregulasi lapangan padel membuat warga terganggu dan kini mempermasalahkan olahraga tersebut," terusnya.

Menurut August, masalah tata kelola ini harus segera diperbaiki. Dan polemik seputar lapangan padel yang dianggap mengganggu oleh masyarakat di beberapa tempat harus jadi pelajaran bahwa pendapat dan kepentingan masyarakat juga harus dipertimbangkan secara serius dalam hal pemberian izin suatu usaha.

Baca juga:

Pakar Dukung Pramono Tertibkan Lapangan Padel Ilegal di Jakarta, Jika Perlu Dibongkar

"Ini bukan hanya mengenai lapangan padel saja. Tapi, kami juga ingat warga di kawasan Lenteng Agung sempat menolak tempat hiburan malam yang dianggap kegiatannya tidak sesuai dengan norma-norma kebudayaan dan keagamaan masyarakat setempat," ujarnya.

Jadi, Pemprov DKI harus lebih sensitif dan jeli lagi ketika akan memberikan izin bangunan usaha. Menurutnya, warga Rukun Tetangga(RT)/Rukun Warga (RW), dan kelurahan harus dilibatkan.

"Saya ingin menyampaikan kepada Mas Gubernur, Pramono Anung, bahwa kita harus mengutamakan kepentingan warga. Benar, investasi dan bisnis itu penting. Akan tetapi, jangan sampai itu semua malah mempertaruhkan dan akhirnya mengganggu kenyamanan warga," tutup August. (Asp)

#Padel #Lapangan Padel #Pemprov DKI Jakarta #DPRD DKI Jakarta #Izin Usaha
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Harga Tiket Masuk Ragunan Diusulkan Naik hingga Rp 10 Ribu, Pramono Segera Putuskan
Harga tiket masuk Ragunan diusulkan naik. Untuk dewasa, tarifnya dikenakan hingga Rp 10 ribu.
Soffi Amira - Selasa, 08 September 2026
Harga Tiket Masuk Ragunan Diusulkan Naik hingga Rp 10 Ribu, Pramono Segera Putuskan
Indonesia
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengancam Kelompok Rentan, Pramono Minta Harga Masker Tak Dipermainkan
Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mengancam kelompok rentan. Pramono Anung meminta pedagang tak memainkan harga masker.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengancam Kelompok Rentan, Pramono Minta Harga Masker Tak Dipermainkan
Indonesia
PJJ di Jakarta Diperpanjang hingga 8 September Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau
Pemprov DKI Jakarta memperpanjang PJJ sekolah hingga 8 September 2026 akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. ASN tetap bekerja seperti biasa.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
PJJ di Jakarta Diperpanjang hingga 8 September Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau
Indonesia
Sebaran PM10 Abu Vulkanik Anak Krakatau di Jakarta Membaik Usai Operasi Water Mist
Pemantauan 6–7 September 2026 menunjukkan sebaran PM10 di Jakarta membaik setelah operasi water mist dan penyiraman abu vulkanik Anak Krakatau.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
Sebaran PM10 Abu Vulkanik Anak Krakatau di Jakarta Membaik Usai Operasi Water Mist
Indonesia
Pemprov DKI Terapkan PJJ Mulai 7 September Imbas Sebaran Abu Vulkanis Anak Krakatau
Pemprov DKI Jakarta menerapkan PJJ mulai 7 September 2026 untuk mengantisipasi paparan abu vulkanis Gunung Anak Krakatau.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 06 September 2026
Pemprov DKI Terapkan PJJ Mulai 7 September Imbas Sebaran Abu Vulkanis Anak Krakatau
Indonesia
Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jakarta, Ini Langkah yang Diminta Pramono kepada Warga
Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau menyebar hingga Jakarta. Pramono Anung mengimbau warga tetap tenang dan waspada serta menerapkan 5M.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 06 September 2026
Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jakarta, Ini Langkah yang Diminta Pramono kepada Warga
Indonesia
Transjakarta Siap Kelola Transportasi Laut Kepulauan Seribu Mulai Juni 2027
Transjakarta siap mengelola transportasi laut menuju Kepulauan Seribu mulai Juni 2027.
Soffi Amira - Rabu, 02 September 2026
Transjakarta Siap Kelola Transportasi Laut Kepulauan Seribu Mulai Juni 2027
Indonesia
457 Kebakaran Terjadi di Jakarta Selama Juli-Agustus 2026, Korsleting Seringkali Jadi Penyebab
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkap 457 kebakaran terjadi di Jakarta selama Juli-Agustus 2026. Korsleting listrik menjadi penyebab dominan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 02 September 2026
457 Kebakaran Terjadi di Jakarta Selama Juli-Agustus 2026, Korsleting Seringkali Jadi Penyebab
Indonesia
Bank Jakarta Salurkan Pembiayaan hingga Rp 500 Juta untuk 100 Pedagang Pasar Kramat Jati
Bank Jakarta memberikan akses modal hingga Rp 500 juta bagi pedagang Pasar Kramat Jati.
Soffi Amira - Selasa, 01 September 2026
Bank Jakarta Salurkan Pembiayaan hingga Rp 500 Juta untuk 100 Pedagang Pasar Kramat Jati
Indonesia
Pramono Anung Ungkap Jakarta Hasilkan 9.000 Ton Sampah per Hari, Gerakan Pilah Mulai Berdampak
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut Jakarta menghasilkan lebih dari 9.000 ton sampah per hari. Gerakan pilah sampah naik menjadi 23,14 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 01 September 2026
Pramono Anung Ungkap Jakarta Hasilkan 9.000 Ton Sampah per Hari, Gerakan Pilah Mulai Berdampak
Bagikan