Polemik Kasus Enzo, Muhammadiyah Minta TNI Tidak Boleh Lengah

Andika PratamaAndika Pratama - Rabu, 14 Agustus 2019
Polemik Kasus Enzo, Muhammadiyah Minta TNI Tidak Boleh Lengah

Enzo Zenz Allie (tengah) mengikuti Pembukaan Pendidikan Dasar Integrasi Kemitraan Akademi TNI dan Akpol di Akmil Magelang. ANTARA News/Heru Suyitno

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemuda Muhammadiyah menyebut polemik soal taruna Akmil, Enzo Zenz Allie harus menjadi pelajaran bagi TNI untuk tak kecolongan dalam menerima anggota baru. Sebab, bisa saja kelompok radikal menyusup.

Ketua Hukum dan HAM Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Razikin Juraid mengatakan, TNI tak boleh lengah.

Baca Juga: PKS Yakin TNI Tidak Kecolongan soal Kasus Enzo

"Kami mendukung penuh TNI agar tetap waspada dan terus bersiaga dalam menjaga keutuhan NKRI serta mewaspadai bangkit kekuatan-kekuatan yang berpotensi mengganggu dasar dan ideologi Negara kita,” kata Razikin kepda wartawan di Jakarta, Rabu (14/8).

Menurutnya, keputusan KASAD Jenderal Andika Perkasa menepis tuduhan sebagian kalangan bahwa TNI kecelongon juga telah mengembalikan harkat dan martabat Enzo dan keluarganya.

Enzo Zenz Allie
Enzo Zenz Allie

Yang lebih penting lagi, lanjut Razikin, tidak boleh sembarangan menuduh seseorang sebagai radikalis-teroris hanya karena memegang bendera Tauhid.

Baca Juga: Ketua Komisi I DPR Percaya Indoktrinasi TNI di Akmil: Enzo Clear, Setia Pancasila dan NKRI

"Kami percaya, ketelitian TNI dalam menerima dan menyeleksi seseorang untuk dapat diterima sebagai anggota TNI, dan keputusan Jenderal Andika tetap mempertahankan Enzo sebagai Taruna di Akmil telah melalui serangkaian penelitian dan kajian yang mendalam secara holistik," terang Razikin.

Diketahui sebelumnya, TNI Angkatan Darat (AD) mempertahankan Enzo Zenz Allie (18) sebagai taruna di Akademi Militer (Akmil). Sosok Enzo sempat viral di media sosial karena dituding terafiliasi dengan ormas terlarang di Indonesia.

Enzo Zenz Allie (18), pemuda berdarah Prancis, satu dari 346 calon taruna (catar) yang lolos, dari 634 taruna dan taruni Akademi Militer (Akmil) 2019. Sosok Enzo yang lahir dan besar di Paris ini menjadi perhatian Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Baca Juga: Pertahankan Enzo, KSAD Sampai Bocorkan Hasil Tes Akmil

Di hadapan Panglima TNI, Enzo mengutarakan niatnya menjadi prajurit Infanteri dan Kopassus. Enzo merupakan pemuda berdarah campuran. Ayahnya berasal dari Prancis dan ibunya orang Indonesia. Dia lahir dan besar di Paris, namun beranjak remaja, keluarganya kembali ke Indonesia, saat usianya 13 tahun. (Knu)

#TNI AD #Pemuda Muhammadiyah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Profil Jenderal Subagyo HS Wafat: Eks Danjen Kopassus Sekaligus Mantan Komandan Prabowo
Kabar duka, mantan KSAD Subagyo HS meninggal dunia di RS Panti Rapih Yogyakarta sore ini. Simak profil dan rekam jejak Jenderal Baret Merah era 3 presiden ini.
Angga Yudha Pratama - Senin, 19 Oktober 2026
Profil Jenderal Subagyo HS Wafat: Eks Danjen Kopassus Sekaligus Mantan Komandan Prabowo
Indonesia
Alasan TNI AD Tambah Kodam di 6 Provinsi
Keberadaan kodam-kodam baru ini juga diharapkan dapat lebih mempermudah TNI AD mengirim bantuan kepada warga jika terjadi bencana.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 06 Oktober 2026
Alasan TNI AD Tambah Kodam di 6 Provinsi
Indonesia
Jembatan Gantung Pangandaran Buatan Kodim Putus Saat Peresmian, TNI AD: Batas Kapasitas Diabaikan
TNI AD pastikan struktur utama Jembatan Gantung Pongpet Pangandaran utuh, kini jembatan ditutup untuk perbaikan.
Wisnu Cipto - Senin, 31 Agustus 2026
Jembatan Gantung Pangandaran Buatan Kodim Putus Saat Peresmian, TNI AD: Batas Kapasitas Diabaikan
Indonesia
KRI Gajah Mada Bukan Sekadar Barang Bekas: Mengungkap Misi Rahasia Kapal Induk Giuseppe Garibaldi TNI AL
Kehadiran kapal induk Giuseppe Garibaldi mengubah wajah pertahanan maritim TNI AL. Bukan sekadar kapal bekas, ini adalah pusat komando bergerak untuk menjaga kedaulatan dan ujung tombak operasi kemanusiaan Indonesia
Angga Yudha Pratama - Minggu, 30 Agustus 2026
KRI Gajah Mada Bukan Sekadar Barang Bekas: Mengungkap Misi Rahasia Kapal Induk Giuseppe Garibaldi TNI AL
Indonesia
KKB Ndugama Sandera 9 Mama-Mama dan Anak Perempuan Jila, TNI Kerahkan Operasi Pencarian Besar-besaran di Mimika Papua
KKB Kodap III Ndugama culik 11 perempuan di Jila, Mimika. Dua orang jadi korban penembakan dan sembilan lainnya masih disandera
Angga Yudha Pratama - Senin, 24 Agustus 2026
KKB Ndugama Sandera 9 Mama-Mama dan Anak Perempuan Jila, TNI Kerahkan Operasi Pencarian Besar-besaran di Mimika Papua
Indonesia
TNI AD Ingatkan Publik Jangan Berspekulasi Liar Soal Ledakan Gudang Amunisi Madiun
NI AD minta publik tidak berspekulasi terkait ledakan gudang amunisi Madiun. Tim investigasi profesional dari Jakarta sudah dibentuk untuk menyelidiki penyebab insiden.
Wisnu Cipto - Kamis, 16 Juli 2026
TNI AD Ingatkan Publik Jangan Berspekulasi Liar Soal Ledakan Gudang Amunisi Madiun
Indonesia
TNI AD Kirim Tim Khusus dari Jakarta Investigasi Ledakan Gudang Amunisi Madiun
TNI AD bentuk tim investigasi profesional dari Jakarta untuk menyelidiki ledakan gudang amunisi Puspalad Madiun. 1 prajurit gugur, 6 luka. Korban dirawat di RSUD Caruban.
Wisnu Cipto - Kamis, 16 Juli 2026
TNI AD Kirim Tim Khusus dari Jakarta Investigasi Ledakan Gudang Amunisi Madiun
Indonesia
Gudang Amunisi TNI Madiun Meledak Saat Proses Pemeriksaan dan Perawatan
Ledakan gudang amunisi Puspalad Madiun terjadi saat inspeksi rutin. Satu prajurit gugur, empat luka berat, dua luka ringan.
Wisnu Cipto - Kamis, 16 Juli 2026
Gudang Amunisi TNI Madiun Meledak Saat Proses Pemeriksaan dan Perawatan
Indonesia
TNI AD Buka Suara Kondisi Terkini Ledakan Madiun: 4 Prajurit Luka Berat, 2 Luka Ringan
TNI AD buka suara terkait ledakan gudang munisi di Madiun. Satu prajurit gugur, empat luka berat, dua luka ringan. Korban dirawat di RSUD Caruban, penyebab masih diinvestigasi.
Wisnu Cipto - Kamis, 16 Juli 2026
TNI AD Buka Suara Kondisi Terkini Ledakan Madiun: 4 Prajurit Luka Berat, 2 Luka Ringan
Indonesia
450 Prajurit Satuan Tempur Asal Aceh Dikirim ke Boven Digoel Papua
Prajurit juga bakal menerapkan keterampilan di bidang pertanian, perkebunan, dan perikanan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 03 Juli 2026
450 Prajurit Satuan Tempur Asal Aceh Dikirim ke Boven Digoel Papua
Bagikan