MerahPutih.com - Polda Metro Jaya masih mendalami identitas pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus.
Saat ini, salah satu fokus penyelidikan adalah menelusuri nomor pelat kendaraan yang digunakan pelaku ketika beraksi.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanudin, masih mendalami nomor pelat kendaraan yang terekam kamera pengawas di sekitar lokasi kejadian.
"Untuk nomor polisinya masih kami dalami, karena ada sekitar 260 kemungkinan dari nomor yang muncul tersebut, kami masih menganalisa," ujar Iman di kantornya, Senin (16/3).
Baca juga:
Ia menyebutkan, hingga kini penyidik masih mengumpulkan sejumlah fakta hukum dari hasil analisis rekaman CCTV serta jaringan komunikasi yang berhasil dihimpun penyidik.
“Kami masih terus melakukan pengumpulan fakta hukum berdasarkan dari analisa CCTV dan jaringan komunikasi yang kami peroleh," kata Iman.
Selain itu, penyidik juga tengah melakukan uji laboratorium forensik terhadap sejumlah barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian.
Barang tersebut antara lain helm serta wadah yang diduga digunakan untuk membawa cairan kimia berbahaya yang disiramkan kepada korban.
Baca juga:
DPR Pantau Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Tunggu Penyelidikan Polisi
"Kami sangat berharap nanti hasil dari uji laboratorium forensik tersebut, baik itu terhadap apa mudah-mudahan ditemukan sidik jari dari pelaku, kemudian juga DNA dari pelaku yang menempel di helm yang bersangkutan,” ungkap dia.
Iman menambahkan, dari hasil analisis sementara penyidik, pelaku terlihat cukup tenang saat menjalankan aksinya.
Hal tersebut terlihat dari pergerakan pelaku dari satu titik ke titik lain sebelum penyiraman terjadi. Setelah kejadian, pelaku juga langsung melarikan diri menggunakan dua sepeda motor dengan kecepatan tinggi. (knu)

