Polda Metro Jaya Bentuk Tim Khusus Kisruh Sampah Jakarta
Truk sampah DKI Jakarta melintas di area Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (5/11). (ANTARA FOTO/Risky Andrianto)
MerahPutih Megapolitan - Jajaran Polda Metro Jaya terus melakukan penanganan terhadap polemik sampah ramai jadi perbincangan publik pasca penghadangan truk sampah Dinas Kebersihan DKI Jakarta saat ke TPST Bantar Gebang, Bekasi, di Cileungsi, Bogor, beberapa waktu lalu. Penanganan tersebut di antaranya dengan membentuk tim khusus untuk pengamanan dan mediasi.
Dalam pembahasan tersebut, pucuk pimpinan Kepolisian Daerah Metro Jaya Irjen (Pol) Tito Karnavian datang langsung ke Balai Kota untuk membicarakan persoalan sampah Jakarta.
"Langkah-langkah apa saja yang harus dilakukan Polda Metro Jaya dan Pemprov DKI mengenai polemik ini sebaiknya," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes (Pol) Muhammad Iqbal di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (6/11).
Untuk itu, kata Iabal, salah satu upaya pihak kepolisian untuk memperoleh solusi yaitu dengan membentuk tim khusus. Tim khusus tersebut untuk melaksanakan pengamanan dan mediasi di antara pihak-pihak yang terlibat dalam polemik pembuangan sampah Jakarta.
"Catat ya, tim khusus yang dimaksud untuk melaksanakan pengamanan dan mediasi," paparnya.
Bila ada pelanggaran hukum, kata Iqbal, pihak kepolisian akan melakukan penegakan hukum. Selain itu, proses mediasi oleh pihak kepolisian diharapkan dapat memberikan dua poin solusi.
"Pertama, memperpanjang waktu pembuangan sampah dan mobilisasi, kedua mempunyai jalur lain," terangnya.
Iqbal menegaskan, tim khusus bukan untuk mencari siapa dalang di balik kisruh pembuangan sampah Jakarta. Menurutnya, siapa pun dalangnya akan segera dilakukan penegakan hukum. Namun, hingga sekarang belum ada pengaduan resmi menyangkut polemik sampah ini. (gms)
Baca Juga:
Bagikan
Berita Terkait
TPA Raksasa Longsor di Filipina, 1 Tewas dan 38 Hilang
PSI Soroti Kurangnya Pengolaan Sampah di Jakarta
TPS Rusunawa PIK 2 Ditutup untuk RTH, Penghuni Buang Sampah Harus ke Rawa Terate
Status Darurat Sampah di Kota Tangerang Selatan Diperpanjang
Pembangunan PSEL Masuk Proyek Hilirisasi Strategis Pemerintah, Investasi Capai Rp 600 Triliun
DLH DKI Turunkan Truk Destroyer dan Ribuan Petugas Demi Jakarta Bersih Sebelum Matahari Terbit
Pemkot Tangerang Selatan Tetapkan Darurat Sampah, Menumpuk di Jalan
Sopir Dinas LH Meninggal Kelelahan Antre, Pemprov DKI Rombak Jadwal Pembuangan Sampah di Bantar Gebang
Pengemudi Truk Sampah Meninggal Akibat Kelelahan, Pemprov DKI Evaluasi Jam Kerja
Pemprov DKI Ajak Warga Dukung Pengoperasian RDF Rorotan untuk Kurangi Beban TPST Bantargebang