PLN Terapkan Sistem Suplai Berlapis Selama Kunjungan Presiden ke IKN

Mula AkmalMula Akmal - Senin, 27 Februari 2023
PLN Terapkan Sistem Suplai Berlapis Selama Kunjungan Presiden ke IKN

Petugas PLN memeriksa kondisi perangkat di Gardu Induk Batakan sebelum kedatangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Kaltim dan IKN pekan lalu. ANTARA/Novi Abdi.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - PT PLN menerapkan sistem suplai berlapis selama kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan para menteri ke Balikpapan dan Ibu Kota Nusantara (IKN) pekan lalu.

“Kami pastikan ketersediaan listrik tanpa kedip,” kata General Manager (GM) PT PLN Kaltimra Joice Lanny Wantania, di Balikpapan, Minggu.

Baca Juga:

Biaya Pemindahan Keluarga ASN hingga ART-nya ke IKN Bakal Ditanggung Pemerintah

Sepanjang pekan ketiga Februari 2023 lalu, Presiden Jokowi menjalani jadwal yang padat di Kaltim. Presiden mulai dari pembukaan Muktamar Pemuda Muhammadiyah di Balikpapan, Rakernas APPSI (Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia), pemberian surat keputusan perhutanan sosial, hingga puncaknya kunjungan ke lokasi IKN.

Wantania memaparkan, sistem penyaluran berlapis yang dimaksud adalah menghubungkan kawasan di mana presiden berada dengan sejumlah sumber pasokan listrik, selain juga memanfaatkan UPS (uninterrupted power supply) mobile yang bersiaga di dekat lokasi Presiden berkegiatan. Dengan demikian suplai listrik untuk kawasan itu terjaga maksimal.

Dengan sistem berlapis itu, bila sistem suplai utama mengalami gangguan, maka segera digantikan oleh sistem cadangannya, dan sementara peralihan sistem, bila diperlukan, UPS beraksi.

Baca Juga:

Jokowi Sebut Pembangunan Training Center Sepakbola di IKN Dibiayai FIFA

Karena itu, bahkan tidak diketahui (kecuali oleh petugas di ruang kontrol dan petugas lapangan yang berwenang) sistem utama mengalami gangguan. Untuk mendukung ini, sejumlah petugas berjaga mulai dari ruang kontrol dan di titik-titik tertentu di jaringan distribusi.

"Kami berkonsentrasi terutama pada lokasi-lokasi kegiatan yang menjadi agenda Presiden, yaitu Dome Balikpapan, hotel, lokasi Titik Nol IKN di mana digelar rapat terbatas," ujar Wantania pula.

Ia menambahkan, koordinasi secara internal PLN maupun dengan para pihak terkait sudah dilakukan jauh hari sebelumnya untuk mempersiapkan keandalan listrik tersebut. Persiapan itu dimulai dengan melakukan pengecekan kesiapan sistem pembangkit, titik kritis jaringan, dan kesiapan personel yang akan bertugas di masing-masing lokasi.

"Kami bersyukur keandalan listrik selama kunjungan RI 1 di Balikpapan terjaga dan pelaksanaan agenda kegiatan Presiden dapat berjalan dengan lancar," kata Joice L Wantania. (*)

Baca Juga:

Investor Bakal Ditawarkan Cicipi Kabin Menginap Jokowi di IKN

#IKN Nusantara #Presiden Joko Widodo #Jokowi #PLN
Bagikan
Ditulis Oleh

Mula Akmal

Jurnalis dan profesional komunikasi dengan pengalaman memimpin redaksi, menggarap strategi konten, dan menjembatani informasi publik lintas sektor. Bagi saya, setiap berita adalah peluang untuk menghadirkan akurasi, relevansi, dan dampak nyata bagi pembaca.

Berita Terkait

Indonesia
Anak Usaha PLN Bakal Dirampingkan Dari 44 Entitas Jadi 23 Entitas
Pembahasan juga menyoroti langkah-langkah penguatan sistem kelistrikan pascagangguan yang terjadi di Sumatera.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 03 Juni 2026
Anak Usaha PLN Bakal Dirampingkan Dari 44 Entitas Jadi 23 Entitas
Indonesia
Berkas Perkasa Lengkap, Tersangka Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Jokowi Segera Disidangkan
Roy Suryo dan Tifauziah Tyassuma atau dr Tifa sudah lengkap alias P21. Keduanya akan segera disidang.
Dwi Astarini - Rabu, 03 Juni 2026
Berkas Perkasa Lengkap, Tersangka Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Jokowi Segera Disidangkan
Indonesia
Jokowi Absen Upacara Hari Lahir Pancasila di Jakarta, Ajudannya Bilang Tidak Ada Undangan
Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) absen tidak menghadiri upacara Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (1/6) pagi tadi.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Jokowi Absen Upacara Hari Lahir Pancasila di Jakarta, Ajudannya Bilang Tidak Ada Undangan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Dinobatkan Jadi Alumni Terbaik UGM
Beredar informasi yang menyebut Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, dinobatkan sebagai lulusan terbaik UGM. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 27 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Dinobatkan Jadi Alumni Terbaik UGM
Indonesia
Blackout Sumatera Beri Pukulan Telak, DPR Desak PLN Bereskan Skema Ganti Rugi untuk Pelanggan
Pemadaman total sejak Jumat (22/5) malam itu memukul telak sektor rumah tangga dan pelaku UMKM.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Blackout Sumatera Beri Pukulan Telak, DPR Desak PLN Bereskan Skema Ganti Rugi untuk Pelanggan
Indonesia
Blackout di Sumatra, Waka Komisi III DPR Dorong Investigasi Total meski tak Ada Sabotase
Berbagai sektor usaha, pekerjaan, hingga layanan publik disebut ikut terdampak akibat padamnya aliran listrik di sejumlah daerah. 

Dwi Astarini - Selasa, 26 Mei 2026
Blackout di Sumatra, Waka Komisi III DPR Dorong Investigasi Total meski tak Ada Sabotase
Indonesia
Sapi Kurban Prabowo untuk Warga Sekitar IKN, Beratnya Beda Sama Tahun Lalu 1 Ton Kurang
Tahun 2025 sapi kurban dari Presiden Prabowo jenis Simental dengan bobot sekitar satu ton. Untuk Idul Adha tahun ini jenis limosin beratnya 950 kilogram
Wisnu Cipto - Selasa, 26 Mei 2026
Sapi Kurban Prabowo untuk Warga Sekitar IKN, Beratnya Beda Sama Tahun Lalu 1 Ton Kurang
Indonesia
Polisi Salahkan Cuaca Buruk sebagai Penyebab Mati Listrik di Sumatra
Gangguan mengakibatkan sistem transmisi keluar dari interkoneksi kelistrikan Sumatra dan memicu ketidakstabilan frekuensi serta tegangan listrik.
Dwi Astarini - Senin, 25 Mei 2026
Polisi Salahkan Cuaca Buruk sebagai Penyebab Mati Listrik di Sumatra
Indonesia
Mati Listrik Sumatra, Konsumen Merugi, YLKI Minta PLN Tanggung Jawab
Gangguan kelistrikan tentu menyebabkan kerugian, baik dari PLN maupun masyarakat sebagai konsumen.
Dwi Astarini - Senin, 25 Mei 2026
Mati Listrik Sumatra, Konsumen Merugi, YLKI Minta PLN Tanggung Jawab
Indonesia
Blackout Sumatra, Bareskrim Perkirakan karena Gesekan Kabel Kena Angin dan Panas
Ada tiga kemungkinan penyebab teknis yang sedang didalami tim Puslabfor Polri terkait dengan putusnya kabel tersebut.
Dwi Astarini - Senin, 25 Mei 2026
Blackout Sumatra, Bareskrim Perkirakan karena Gesekan Kabel Kena Angin dan Panas
Bagikan