PLN Klaim Selalu Maksimal Layani Aduan Masyarakat

Eddy FloEddy Flo - Kamis, 12 Oktober 2017
PLN Klaim Selalu Maksimal Layani Aduan Masyarakat

Ilustrasi. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Perusahaan Listrik Negara (PLN) identik dengan dua hal yakni kenaikan tarif dan pengaduan mati lampu. Bagi sebagian masyarakat, perusahaan milik negara itu dianggap sesuka hati melakukan pemadaman. Tak heran di akun media sosial PLN penuh dengan pengaduan serta keberatan pelanggannya.

Sementara di tepi lain, PLN mengaku telah maksimal memberikan pelayanan kepada masyarakat. Seperti yang diungkapkan PLN wilayah Kalimantan Barat. Dalam pernyataan kepada awak media termasuk Antara, PLN Wilayah Kalimantan Barat, menyatakan selalu memberikan layanan yang maksimal terhadap semua aduan masyarakat melalui call center 123.

"Pengaduan masyarakat melalui call center 123, memang harus mencantumkan ID pelanggan, kemudian masukkan dalam aplikasi AP2T, maka akan terkonek ke bagian mana dan area mana dari ID pelanggan itu," kata Humas PLN Wilayah Kalbar, Agi Risnandar di Pontianak, Kamis (12/10).

Ia menjelaskan, ketika laporan masuk, pelayanan teknik akan melihat pemberitahuan tersebut, kemudian mereka lantas akan mendatangi lokasi yang dimaksud, dan jika sudah tertangani, laporan dalam aplikasi otomatis tertutup.

"Sistemnya siapa yang mengadu lebih dulu maka itu yang ditangani," ungkapnya.

Sebelumnya, Anggota DPRD Kota Pontianak, Yandi, mendesak Perseroan Terbatas Perusahaan Listrik Negara Wilayah Kalbar agar memperbaiki layanan pengaduan sehingga bisa dengan cepat menanggapi keluhan pelanggan.

"Saat ini PLN memiliki layanan aduan dengan call center 123. Sayangnya, respons yang diberikan justru bikin ribet, karena sistem tidak didukung dengan komponen manusia yang secanggih alat tersebut," katanya.

"Saya sendiri pernah mengalami, ketika akan mengadu dan telah menjawab pertanyaan yang diberi, respons pelayanan tidak serta-merta didapat, dan hampir empat-lima hari kemudian baru direspons, kemudian pertanyaannya pun sama, apakah kemarin pernah melaporkan keluhan sebelumnya," ujarnya.

Yandi menambahkan, setelah menunggu lama, ternyata aduannya hanya diterima, dan sistem yang dimiliki hanya sebatas menerima laporan. Setelah itu mereka tidak bisa memberi jawaban, apakah bisa langsung ditindaklanjuti atau tidak.

"Kami minta pihak PLN memperbaiki layanan call center tersebut, agar pelayanan maksimal bisa diberikan oleh PLN kepada pelanggannya," ujarnya.(*)

#PLN #Tarif Listrik #Direktur Utama PLN Sofyan Basir #Kalimantan Barat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Berpacu Waktu, PMI Kalimantan Barat Pontang-Panting Evakuasi Warga yang Sesak Napas karena Karhutla
Mereka menolong para relawan pemadam kebakaran yang kelelahan berjibaku dengan asap dan panas api yang masih berlangsung hingga saat ini.
Dwi Astarini - Selasa, 01 September 2026
Berpacu Waktu, PMI Kalimantan Barat Pontang-Panting Evakuasi Warga yang Sesak Napas karena Karhutla
Indonesia
BNPB Ungkap 7.377 Titik Panas di Kalimantan Barat, Karhutla Makin Mengkhawatirkan
Kenaikan paling signifikan terjadi di Kalimantan Barat. Pada Senin (31/8), BNPB mencatat 7.377 titik panas, meningkat 3.553 titik dibanding pemantauan sebelumnya.
Frengky Aruan - Selasa, 01 September 2026
BNPB Ungkap 7.377 Titik Panas di Kalimantan Barat, Karhutla Makin Mengkhawatirkan
Indonesia
Petugas Hadapi Kobaran Api dan Asap, Bikin Penanganan Karhutla Kalbar Penuh Tantangan
Asap yang muncul dari kebakaran juga menjadi ancaman bagi keselamatan mereka saat berada di lapangan.
Frengky Aruan - Rabu, 26 Agustus 2026
Petugas Hadapi Kobaran Api dan Asap, Bikin Penanganan Karhutla Kalbar Penuh Tantangan
Berita
Tarif Listrik per kWh 24-31 Agustus 2026, Cek Harga Semua Golongan
Tarif listrik per kWh 24-31 Agustus 2026 tetap. Cek tarif listrik PLN terbaru untuk 450 VA, 900 VA, 1.300 VA, 2.200 VA hingga 6.600 VA ke atas.
ImanK - Senin, 24 Agustus 2026
Tarif Listrik per kWh 24-31 Agustus 2026, Cek Harga Semua Golongan
Travel
Unik Tidak Punya Ekor, Ayam Tukong Diakui Unggas Genetik Khas Kalbar
Ayam tukong memiliki ciri khas tidak memiliki tulang ekor, sehingga bulu ekor pun tidak tumbuh.
Wisnu Cipto - Kamis, 20 Agustus 2026
Unik Tidak Punya Ekor, Ayam Tukong Diakui Unggas Genetik Khas Kalbar
Indonesia
Promo HUT Ke-81 RI, PLN Pangkas Biaya Tambah Daya Listrik hingga 50 Persen
PLN menghadirkan promo Merdeka Daya dengan diskon 50 persen biaya tambah daya listrik. Simak periode promo, contoh harga, dan syaratnya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 19 Agustus 2026
Promo HUT Ke-81 RI, PLN Pangkas Biaya Tambah Daya Listrik hingga 50 Persen
Indonesia
Wilayah Labuan Bajo dan Maumere Terimbas Pemadaman Listrik Dampak Gempa NTT
Berdasarkan data BMKG, gempa berkekuatan M7,0 - M7,7 dengan pusat 30 kilometer Timur Laut Mbay-Nagekeo-NTT pada kedalaman 10 Km dan telah dikeluarkan Peringatan Dini Tsunami.
Frengky Aruan - Sabtu, 15 Agustus 2026
Wilayah Labuan Bajo dan Maumere Terimbas Pemadaman Listrik Dampak Gempa NTT
Indonesia
Tarif Listrik PLN Agustus-September 2026 Dipastikan Tidak Naik, Cek Daftar Harga per kWh
Tarif listrik PLN selama Agustus-September 2026 dipastikan tidak naik. Hal ini menjadi kabar baik bagi pelanggan subsidi dan nonsubsidi.
Soffi Amira - Rabu, 12 Agustus 2026
Tarif Listrik PLN Agustus-September 2026 Dipastikan Tidak Naik, Cek Daftar Harga per kWh
Berita
Cek Tarif Listrik PLN Agustus 2026 per kWh, Berlaku hingga September
Tarif listrik PLN 10-16 Agustus 2026 tidak naik dan tetap berlaku hingga September. Simak daftar tarif listrik PLN per kWh terbaru.
ImanK - Senin, 10 Agustus 2026
Cek Tarif Listrik PLN Agustus 2026 per kWh, Berlaku hingga September
Indonesia
Prabowo Mau BUMN Lebih Gesit, Minta Anak-Cucu PLN dan Pertamina Dipangkas
Presiden RI, Prabowo Subianto, meminta PLN dan Pertamina memangkas anak perusahaannya.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
Prabowo Mau BUMN Lebih Gesit, Minta Anak-Cucu PLN dan Pertamina Dipangkas
Bagikan