PLN Dukung Penggunaan EBT di KTT G20

Mula AkmalMula Akmal - Rabu, 14 September 2022
PLN Dukung Penggunaan EBT di KTT G20

PLN menyerahkan sertifikat energi terbarukan (REC) ke perwakilan The Apurva Kempinski Bali di Nusa Dua, Badung, Bali. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Perusahaan Listrik Negara (PLN) mendukung penggunaan listrik berbasis energi baru dan terbarukan (EBT) di The Apurva Kempinski Bali, Nusa Dua, Badung, Bali, yang bakal menjadi lokasi Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 pada 15–16 November 2022.

Oleh karena itu, PLN pun menyerahkan 200 unit sertifikat energi baru dan terbarukan (EBT) kepada The Apurva Kempinski Bali demi mendukung penggunaan energi bersih atau energi rendah emisi di lokasi pertemuan puncak G20 itu.

Baca Juga:

Listrik Istana Kepresidenan Sudah Gunakan EBT

General Manager PT PLN Unit Induk Distribusi Bali, I Wayan Udayana, sebagaimana dikutip dari siaran tertulisnya yang diterima di Denpasar, Selasa, mengatakan bahwa The Apurva Kempinski Bali merupakan hotel pioneer, yang pertama di Bali yang memanfaatkan REC.

"Tentu ini menjadi bukti bahwa pelaku pariwisata dapat turut ambil bagian memberi contoh untuk meningkatkan kesadaran terhadap perubahan iklim, dan kami berharap ini dapat memicu pelaku pariwisata lainnya untuk mengambil langkah yang sama,” katanya, dikutip dari Antara, Selasa (13/9).

Ia menambahkan bahwa The Apurva Kempinski Bali juga jadi lokasi (venue) G20 pertama yang memanfaatkan REC. Dengan demikian, pasokan listrik di lokasi KTT G20 dapat dipastikan bersumber dari energi baru dan terbarukan, salah satunya dari Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Kamojang yang kapasitasnya mencapai 140 megawatt.

Baca Juga:

5 Istana Kepresidenan 100 Persen Pakai Energi Terbarukan

"Sertifikat yang diserahkan pada hari ini sejumlah 200 unit dan setara dengan 200 megawatt-hour yang berlaku sejak 1 Agustus 2022, sedangkan pemakaian hotel sendiri saat ini di atas 20.000. Artinya, masih ada potensi yang REC bisa dikerjasamakan," kata Udayana.

Dalam siaran tertulis yang sama, Deputy GM Finance The Apurva Kempinksi Bali Lisen Pribadi berharap pembelian REC itu menunjukkan komitmen perusahaan mendukung transisi menuju energi bersih di Indonesia.

"Kami berharap melalui pembelian (REC) ini dapat memberi kontribusi nyata untuk mendorong transisi energi sekaligus menjadi contoh bagi hotel-hotel lainnya di Bali," ujarnya.

PLN per Agustus 2022 mencatat pihaknya menyediakan REC yang setara 4.243 megawatt-hour. Itu dimanfaatkan oleh 15 pelanggan dari kelompok industri dan bisnis. (*)

Baca Juga:

Kejar Untung Dari Transisi Energi Terbarukan dan Jual Kredit Karbon

#PLN #Energi Baru Terbarukan (EBT) #KTT G20 #G20
Bagikan
Ditulis Oleh

Mula Akmal

Jurnalis dan profesional komunikasi dengan pengalaman memimpin redaksi, menggarap strategi konten, dan menjembatani informasi publik lintas sektor. Bagi saya, setiap berita adalah peluang untuk menghadirkan akurasi, relevansi, dan dampak nyata bagi pembaca.

Berita Terkait

Indonesia
Anak Usaha PLN Bakal Dirampingkan Dari 44 Entitas Jadi 23 Entitas
Pembahasan juga menyoroti langkah-langkah penguatan sistem kelistrikan pascagangguan yang terjadi di Sumatera.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 03 Juni 2026
Anak Usaha PLN Bakal Dirampingkan Dari 44 Entitas Jadi 23 Entitas
Indonesia
Blackout Sumatera Beri Pukulan Telak, DPR Desak PLN Bereskan Skema Ganti Rugi untuk Pelanggan
Pemadaman total sejak Jumat (22/5) malam itu memukul telak sektor rumah tangga dan pelaku UMKM.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Blackout Sumatera Beri Pukulan Telak, DPR Desak PLN Bereskan Skema Ganti Rugi untuk Pelanggan
Indonesia
Blackout di Sumatra, Waka Komisi III DPR Dorong Investigasi Total meski tak Ada Sabotase
Berbagai sektor usaha, pekerjaan, hingga layanan publik disebut ikut terdampak akibat padamnya aliran listrik di sejumlah daerah. 

Dwi Astarini - Selasa, 26 Mei 2026
Blackout di Sumatra, Waka Komisi III DPR Dorong Investigasi Total meski tak Ada Sabotase
Indonesia
Polisi Salahkan Cuaca Buruk sebagai Penyebab Mati Listrik di Sumatra
Gangguan mengakibatkan sistem transmisi keluar dari interkoneksi kelistrikan Sumatra dan memicu ketidakstabilan frekuensi serta tegangan listrik.
Dwi Astarini - Senin, 25 Mei 2026
Polisi Salahkan Cuaca Buruk sebagai Penyebab Mati Listrik di Sumatra
Indonesia
Mati Listrik Sumatra, Konsumen Merugi, YLKI Minta PLN Tanggung Jawab
Gangguan kelistrikan tentu menyebabkan kerugian, baik dari PLN maupun masyarakat sebagai konsumen.
Dwi Astarini - Senin, 25 Mei 2026
Mati Listrik Sumatra, Konsumen Merugi, YLKI Minta PLN Tanggung Jawab
Indonesia
Blackout Sumatra, Bareskrim Perkirakan karena Gesekan Kabel Kena Angin dan Panas
Ada tiga kemungkinan penyebab teknis yang sedang didalami tim Puslabfor Polri terkait dengan putusnya kabel tersebut.
Dwi Astarini - Senin, 25 Mei 2026
Blackout Sumatra, Bareskrim Perkirakan karena Gesekan Kabel Kena Angin dan Panas
Indonesia
Polisi Selidiki Mati Listrik Massal di Sumatra, Gangguan Diduga Berawal dari Jambi
Bareskrim Polri menyelidiki insiden mati listrik massal di Sumatra. Gangguan itu diduga berawal dari Jambi.
Soffi Amira - Minggu, 24 Mei 2026
Polisi Selidiki Mati Listrik Massal di Sumatra, Gangguan Diduga Berawal dari Jambi
Indonesia
Kementerian ESDM dan PLN Investigasi Mati Lampu Massal di Sumatra, 13,1 Juta Pelanggan Terdampak
Pemadaman listrik massal di Sumatra telah berdampak pada 13,1 juta orang. Kementerian ESDM dan PLN pun sedang mengusut kasus tersebut.
Soffi Amira - Minggu, 24 Mei 2026
Kementerian ESDM dan PLN Investigasi Mati Lampu Massal di Sumatra, 13,1 Juta Pelanggan Terdampak
Indonesia
Pemadaman Listrik Massal Landa Sumatra, PLN Ungkap Penyebabnya
Pemadaman listrik massal terjadi di beberapa kota Sumatra, Jumat (22/5). PLN pun mengungkapkan penyebabnya.
Soffi Amira - Jumat, 22 Mei 2026
Pemadaman Listrik Massal Landa Sumatra, PLN Ungkap Penyebabnya
Indonesia
PLN Klaim 100 Persen Listrik di Jakarta sudah Pulih setelah Padam Siang Tadi
Sebanyak 95 persen listrik sudah pulih pada 12.23 WIB siang tadi, sekitar 5 persen sisanya baru kembali pulih pada pukul 15.05 WIB.
Dwi Astarini - Kamis, 23 April 2026
PLN Klaim 100 Persen Listrik di Jakarta sudah Pulih setelah Padam Siang Tadi
Bagikan