PKS: Kekosongan Wagub DKI Penyebab Anggaran Ajaib Lem Aibon dan Bolpoin
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat bersama Wagub Sandiaga Uno di Balai Kota. (MP/Asropih Opih)
MerahPutih.com - Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta menganggap kekosongan kursi Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta yang menjadi salah satu penyebab adanya masalah di penyusunan anggaran KUA-PPAS untuk RAPBD tahun 2020.
Karena menurut Ketua Fraksi PKS DPRD DKI M Arifin, pembagian tugas dari Gubernur Anies kepada Sandiaga Uno adalah dengan mencermati anggaran yang disusun setiap tahunnya.
Baca Juga:
Arifin menyebut, kesalahan penyusunan anggaran KUA-PPAS ini tidak terjadi ketika ada pejabat nomor dua di pemerintahan DKI.
"Sudah saatnya, Pak Anies harus ada pendampingnya yang mengerti tentang postur anggaran, agar tidak terjadi lagi kesalahan dalam penyusunan, sebab kejadian ini tidak ada ditahun sebelumnya," jelas Arifin.
Arifin menyampaikan, sepeninggal Sandiaga Uno pada Agustus 2018 lalu, sangat mengganggu kinerja Gubernur Anies Baswedan dalam mengelola pemerintahan.
Baca Juga:
Dua Anak Buah Anies Mundur, PDIP: Kenapa Tidak Perang Dulu Bahas KUA-PPAS
"Puncaknya, terlihat pada penyusunan anggaran 2020 saat ini, yang akhirnya ramai," sebut Arifin, yang juga Ketua MPW PKS DKI Jakarta ini.
Sebelumnya, sejumlah penyusunan anggaran ajaib KUA-PPAS Pemprov DKI ramai jadi perbincangan terutama di dunia maya. Contohnya pengadaan lem Aibon di Dinas Pendidikan DKI sebesar Rp82,8, kemudian mengusulkan anggaran senilai Rp123 miliar untuk pengajuan bolpoin. (Asp)
Baca Juga:
Bangun Jalur Sepeda, Pemprov DKI Kucurkan Anggaran Miliaran Rupiah
Bagikan
Berita Terkait
Intel Kodim Kepergok Anies Ikut Makan di Soto Mbok Giyem, TNI Klarifikasi Murni Spontan
Kodam Diponegoro Akui 3 Pria Diajak Foto Bareng Anies Baswedan Intel Kodim
Dana Bagi Hasil Balikpapan Dipangkas hingga 70 Persen, DPR: itu Hak Daerah yang Wajib Dikembalikan
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Saldo Duit Rp 500 Ribu, Pemprov Jabar Belum Bayar Kontraktor Rp 621 Miliar
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Gelar Syukuran setelah Roy Suryo Dipenjara atas Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu Jokowi
Presiden Larang Dana Otsus Papua Digunakan Buat Perjalanan Luar Negeri
[HOAKS atau FAKTA]: Puan Maharani Gandeng Anies Baswedan di Pilpres 2029, Pede Bisa Raih 68 Persen Suara
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Sebut Sehebat Apapun Prabowo, Tetap Rusak Bila Sekelilingnya Orang-Orang Munafik yang Gila Jabatan
Soal Uang Pemprov DKI Rp 14,6 Triliun Ngendap di Bank, Pramono: 1.000 Persen Betul