PKS Batal Serahkan Nama Dua Cawagub ke Anies Hari Ini, Ada Apa?

Andika PratamaAndika Pratama - Senin, 11 Februari 2019
PKS Batal Serahkan Nama Dua Cawagub ke Anies Hari Ini, Ada Apa?

3 Cawagub DKI sowan ke Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta. Foto: MP/Asropih

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Partai Keadilan Sosial (PKS) dan Gerindra tampaknya telah memiliki dua nama calon Wakil Gubernur (cawagub) setelah menjalankan fit and proper test oleh tim panelis DKI 2.

Namun, Humas DPW PKS DKI Jakarta Zakaria Maulana Alif mengatakan, dua nama cawagub yang diusulkan PKS itu belum bisa diumumkan ke publik dan diserahkan ke Gubernur DKI Jakarta Anies karena belum ada kesepakatan antara pimpinan tertinggi PKS dan Gerindra.

Ketua Bidang Humas DPW PKS DKI Jakarta Zakaria Maulana Alif. Fotografer: PKSFoto

Zakaria mengungkapkan, alasan tertundanya sodorkan dua nama ke Gubernur Anies lantaran Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta M. Taufik tengah berada di luar kota.

"Ga mungkin (dua nama calon DKI 2 diserahkan ke Anies). Intinya pertemuan pimpinan partai politik belum ada dan belum ada tandatangan untuk menyampaikan surat 2 cawagub ini ke gubernur DKI Jakarta. Alasannya, pak taufik di luar kota," kata Zakaria di Jakarta, Senin (11/2).

Harusnya, menurut dia, Minggu (10/1) kemarin PKS dan Gerindra sepakat menandatangani dua nama cawagub yang disetujui oleh tim panelis. Namun dengan berbagai alasan kedua kader terbaik PKS itu gagal didorong ke Gubernur Anies hari ini.

"Kan kemarin hari minggu harusnya di tanda tangan oleh dua partai politik sepakatdua nama ini akan kita bawa ke gubernur hari ini. Tapi ternyata sampe kemarin alasannya (ada saja)," tuturnya.

Padahal, sambung Zakaria, menurut penilaian tim panelis cawagub DKI dua nama yang lolos seleksi DKI 2 itu memiliki kemampuan untuk mendampingi Anies Baswedan menjalankan roda pemerintahan Pemprov DKI Jakarta.

Adapun terdapat empat orang sebagai tim panelis cawagub DKI Jakarta. PKS sendiri mengirimkan dua nama yakni mantan Wakil Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Eko Prasojo dan Dosen UNJ, Ubedillah Badrun.

Partai Keadilan Sejahter (PKS) bersama calon Wakil Gubernur P(Wagub) DKI Jakarta melakukan safari politik ke Fraksi PPP DPRD DKI Jakarta, pada Senin (28/1) siang. Foto: MP/Asropih

Sedangkan, Gerindra telah menunjuk dua nama untuk panelis, yaitu Peneliti Senior LIPI, Siti Zuhro dan Wakil Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta, Syarief. (Asp)

#Partai Keadilan Sejahtera (PKS) #Partai Gerindra
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Buntut Pesta Narkoba di Hotel Surabaya, Gerindra Resmi Pecat 3 Anggota DPRD Jatim!
Tiga anggota DPRD Jatim resmi dipecat Partai Gerindra usai terciduk pesta narkoba di sebuah hotel di Surabaya. Cek kronologi dan fakta lengkapnya di sini!
Angga Yudha Pratama - Selasa, 03 November 2026
Buntut Pesta Narkoba di Hotel Surabaya, Gerindra Resmi Pecat 3 Anggota DPRD Jatim!
Indonesia
Gerindra Klaim Kinerja Pemerintahan Prabowo Oke, Kepuasan Publik Capai 63 Persen
Gerindra mengklaim kinerja pemerintahan Presiden RI, Prabowo Subianto, yang dinilai oke.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
Gerindra Klaim Kinerja Pemerintahan Prabowo Oke, Kepuasan Publik Capai 63 Persen
Indonesia
Gerindra soal Safari Politik Jokowi: Kami Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Gerindra menegaskan, bahwa pihaknya belum membahas Pilpres. Mereka masih fokus menyukseskan program Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Rabu, 01 Juli 2026
Gerindra soal Safari Politik Jokowi: Kami Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Indonesia
Gerindra Beri Sanksi Keras ke Anggota DPRD Jember Achmad Syahri yang Asyik Merokok dan Main Game Saat Rapat
Partai Gerindra memberikan peringatan keras bahwa tidak ada ruang bagi pelanggaran serupa di masa depan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 15 Mei 2026
Gerindra Beri Sanksi Keras ke Anggota DPRD Jember Achmad Syahri yang Asyik Merokok dan Main Game Saat Rapat
Indonesia
Ketahuan Main Game dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Bakal Disidang Gerindra
Partai Gerindra akan menggelar sidang terhadap anggota DPRD Jember, Ahmad Syahri Assidqi. Ia ketahuan main game sambil merokok saat rapat.
Soffi Amira - Jumat, 15 Mei 2026
Ketahuan Main Game dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Bakal Disidang Gerindra
Indonesia
Survei NRI: Elektabilitas Gerindra Meroket 27,25 Persen, Dampak Kepuasan Publik pada Prabowo-Gibran
Survei yang berlangsung pada 13–22 April 2026 ini melibatkan 1.200 responden di 38 provinsi melalui metode multi-stage random sampling
Angga Yudha Pratama - Rabu, 06 Mei 2026
Survei NRI: Elektabilitas Gerindra Meroket 27,25 Persen, Dampak Kepuasan Publik pada Prabowo-Gibran
Indonesia
DPW NasDem Jatim Sampaikan Sikap Resmi Terkait Isu Merger
DPW Partai Nasdem Jawa Timur menegaskan tetap menghormati kebebasan pers sebagai salah satu pilar demokrasi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 April 2026
DPW NasDem Jatim Sampaikan Sikap Resmi Terkait Isu Merger
Indonesia
Fusi Partai NasDem dan Gerindra Bukan Perkara Mudah, Saan Mustopa: Belum Menjadi Pembicaraan Internal
Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menanggapi munculnya isu mengenai kemungkinan fusi atau penggabungan antara Partai NasDem dengan Partai Gerindra.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Fusi Partai NasDem dan Gerindra Bukan Perkara Mudah, Saan Mustopa: Belum Menjadi Pembicaraan Internal
Indonesia
Kelakar saat RDP Komisi XIII DPR RI di Tengah Isu Merger NasDem-Gerindra: dari Gondangdia ke Kertanegara
Candaan disampaikan Ketua Komisi XIII DPR Willy Aditya melihat anggota DPR Fraksi NasDem Muslim Ayub duduk bersebelahan dengan anggota DPR Fraksi Gerindra Anwar Sadad dalam ruang rapat.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Kelakar saat RDP Komisi XIII DPR RI di Tengah Isu Merger NasDem-Gerindra: dari Gondangdia ke Kertanegara
Indonesia
Willy Aditya Kelakar Soal Merger Gerindra-NasDem di Rapat DPR
Willy Aditya berkelakar soal merger Gerindra dan NasDem dalam rapat DPR. Candaan ini muncul di tengah isu politik yang tengah berkembang.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 April 2026
Willy Aditya Kelakar Soal Merger Gerindra-NasDem di Rapat DPR
Bagikan