PKS akan Ambil Langkah Hukum Soal Izin Senam Bareng Anies Dicabut
Bakal calon presiden Anies Baswedan hadir pada sebagai tamu undangan acara Rakernas Apdesi di Jambi. (ANTARA/HO/Ko)
MerahPutih.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bakal menempuh langkah hukum terhadap Plt Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono yang mencabut izin pakai Stadion Patriot Candrabhaga untuk acara senam bersama Anies Baswedan pada Sabtu (29/7) kemarin.
Ketua DPD PKS Bekasi, Heri Koswara mengatakan, pembatalan secara semena-mena ini sangat merusak demokrasi yang sudah berjalan baik di Indonesia.
Baca Juga:
[HOAKS atau FAKTA]: Rizieq Shihab Dukung Anies Baswedan Jadi Presiden
"Pembatalan yang menurut saya mencederai demokrasi di Kota Bekasi karena yang pertama mendadak dan yang kedua tidak memberikan solusi. Ini yang akan kita bawa ke dalam ranah hukum sekaligus," kata Heri.
Heri menjelaskan, alasan tempuh jalur Hukum karena merugikan PKS sebagai partai pemenang di Kota Bekasi.
"Iya upaya hukum. Karena ini pertama merugikan martabat PKS sebagai partai pemenang di Kota Bekasi," jelas dia.
Kendati demikian, Heri belum mau mengungkapkan kapan akan menempuh jalur hukum. Sebab, untuk langkah serius itu perlu melakukan kajian yang dalam.
"Sedang kita kaji. Tunggu saja waktunya," paparnya.
Baca Juga:
Pilih Susi Pudjiastuti Jadi Cawapres, Anies Bisa Raup Suara Perempuan
Adapun PKS terpaksa mengubah acara dari senam menjadi flashmob atau jalan sehat sambil menyapa warga Kota Bekasi. Jalan sehat dilakukan dari Jalan Inspeksi Kalimalang hingga Jalan Jenderal Ahmad Yani, depan Stadion Patriot Candrabhaga.
Mulanya, PKS mengajukan izin menggelar acara senam bersama di stadion tersebut pada Sabtu (29/7). Dalam izin itu, PKS bomitmen tidak menginjak rumput yang akan menjadi pertandingan, dan PKS hanya akan menggunakan jogging track (arena lari).
Izin kemudian terbit pada Rabu (26/7). PKS lalu mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan. Namun, seiring berjalannya waktu, Pemkot Bekasi tiba-tiba membatalkan izin penggunaan stadion secara sepihak.
"Nah, sudah. Keluarlah izin, tapi saya katakan tadi, tiba-tiba hari Jumat dibatalkan, jam 11.30 WIB," tuturnya.
PKS pun kecewa pencabutan izin tersebut. Sebab, mereka tidak diberi solusi atas pembatalan izin penggunaan Stadion Patriot. (Asp)
Baca Juga:
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Pemerintah Indonesia Diminta Perjuangkan Pemasukan Palestina ke Aliansi Perdamaian Bentukkan Donald Trump
PKS Ngotot Minta Pemprov Jakarta Jual Saham Bir, Ungkit Janji Kampanye Gubernur
Angka Pernikahan di Indonesia Terus Menurun, BPS Catat Terendah dalam Satu Dekade
Sekjen PKS Tegaskan Perlu Kajian Mendalam dan Partisipatif untuk Penentuan Pilkada Langsung atau Lewat DPRD
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Gelar Syukuran setelah Roy Suryo Dipenjara atas Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu Jokowi
Marsinah Dijadikan Pahlawan Nasional, Bukti Negara Mulai Menghargai Kelompok Buruh
[HOAKS atau FAKTA]: Puan Maharani Gandeng Anies Baswedan di Pilpres 2029, Pede Bisa Raih 68 Persen Suara
Tokoh Intelijen Indonesia Soeripto Meninggal di Usia 89 Tahun, Begini Karirnya
Presiden Perintahkan Kader PKS Jadi Negarawan, Jaga Integritas