PKB Serahkan Pendamping Gus Ipul kepada Megawati

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Jumat, 05 Januari 2018
PKB Serahkan Pendamping Gus Ipul kepada Megawati

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar. (MP/Ponco Sulaksono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyerahkan keputusan pendamping Saifullah Yusuf atau Gus Ipul dalam Pilkada Jawa Timur kepada partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri, PDI Perjuangan.

"Soal cawagub (Jatim) kami serahkan sepenuhnya ke PDIP. Kami tunggu saja," ujar Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin dalam acara Penyerahan Mandat Politik PKB untuk Calon Kepala Daerah di Kantor DPP PKB, Jakarta, Jumat (5/1).

Sebelumnya, Saifullah Yusuf akan maju didampingi Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. Namun belakangan, Azwar yang diusung PDIP disebut-sebut menyatakan mundur.

Cak Imin mengatakan, ia telah bertemu dengan Megawati Soekarnoputri dan para kiai Jawa Timur mengenai sosok pendamping Gus Ipul. Dia menekankan, sejauh ini kebersamaan PKB dengan PDIP di Jawa Timur tetap berjalan.

Sementara itu, mengenai keputusan mundurnya Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas untuk menjadi pendaming Gus Ipul, Cak Imin mengatakan itu hak pribadi Azwar.

"Itu hak pribadi. Kewenangan (pengganti) ada di PDIP," kata Cak Imin.

Kabar berkembang posisi Azwar akan digantikan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Sejauh ini PKB telah menetapkan 10 calon gubernur dan wakil gubernur yang akan diusungnya dalam Pilkada 2018.

Nama-nama itu antara lain Lukman Edy-Asri (Provinsi Riau), Arinal Djunaidi-Chusnunia (Lampung), Saifulah Yusuf (Jatim), I Wayan Koster-Tjokorda Oka Artha (Bali), Marianus Sae-Emelia Julia Nomleni (NTT), Moh Suhaili-Muh Amin (NTB), Nurdin Halid-Abd Aziz Qahhar Mudzakkar (Sulsel), Murad Ismail-Barnabas Orno (Maluku), Burhan Abdurahman-Ishak Jamaluddin (Maluku Utara), Lukas Enembe-Klemen Tinal (Papua).

Seluruhnya diminta menandatangani mandat politik PKB yang isinya antara lain sebagai kepala daerah harus bisa melayani rakyat, harus amanah mengabdi pada kemanusiaan, harus bisa menjadi pemimpin yang bisa hidup berdampingan harmonis dan toleran menjaga keutuhan NKRI, harus menegakkan hukum dan konstitusi, serta harus mampu mnjalankan politik rahmatan lil alamin.

"Mandat politik PKB ini intinya politik rahmatan lil alamin, artinya politik kasih sayang bagi alam semesta, yakni keseimbangan hubungan terhadap Tuhan, manusia, dan alam harus dijaga," katanya. (*)

#PDIP #PKB #Megawati Soekarnoputri #Muhaimin Iskandar #Pilgub Jatim # Saifullah Yusuf
Bagikan
Ditulis Oleh

Noer Ardiansjah

Tukang sulap.

Berita Terkait

Indonesia
PDIP: Penolakan Pilkada oleh DPRD Merupakan Sikap Ideologis, Konstitusional, dan Historis
"Reformasi bukan untuk dibatalkan secara perlahan. Reformasi harus dijaga, diperkuat, dan disempurnakan," tutur Megawati.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Januari 2026
PDIP: Penolakan Pilkada oleh DPRD Merupakan Sikap Ideologis, Konstitusional, dan Historis
Indonesia
Megawati Tegaskan PDIP Tidak Akan Biarkan Stabilitas Dibangun Dengan Korbankan Demokrasi
Legitimasi elektoral dan besarnya kekuasaan negara tidak secara otomatis menjamin terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Januari 2026
Megawati Tegaskan PDIP Tidak Akan Biarkan Stabilitas Dibangun Dengan Korbankan Demokrasi
Indonesia
Hasil Rakernas, PDIP Dorong E-Voting Solusi Hemat Biaya Pilkada Langsung
PDIP percaya hak rakyat dalam menentukan pemimpin daerah lewat Pilkada langsung tidak boleh diganggu gugat
Wisnu Cipto - Selasa, 13 Januari 2026
Hasil Rakernas, PDIP Dorong E-Voting Solusi Hemat Biaya Pilkada Langsung
Indonesia
Dapat Bintang Jasa Kehormatan PDIP, FX Rudyatmo Ngaku Tidak Dapat Penugasan Partai
Meski kini tidak lagi berada dalam struktur kepengurusan, Rudy menegaskan tidak pernah memiliki ambisi jabatan, baik di legislatif maupun eksekutif.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Januari 2026
Dapat Bintang Jasa Kehormatan PDIP, FX Rudyatmo Ngaku Tidak Dapat Penugasan Partai
Indonesia
Rakernas PDIP Tetapkan 'Merawat Pertiwi' sebagai Sikap Ideologis Hadapi Krisis Lingkungan
PDIP mendesak pemerintah untuk memperbaiki manajemen penanggulangan bencana dengan memperkuat sistem mitigasi bencana.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
Rakernas PDIP Tetapkan 'Merawat Pertiwi' sebagai Sikap Ideologis Hadapi Krisis Lingkungan
Indonesia
PDIP Suarakan Reformasi TNI-Polri, Tolak Dwifungsi dan Pastikan Loyalitas Tunggal pada Negara
Polri harus tegak lurus sebagai alat negara yang menjaga ketertiban, bukan instrumen kekuasaan.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
PDIP Suarakan Reformasi TNI-Polri, Tolak Dwifungsi dan Pastikan Loyalitas Tunggal pada Negara
Indonesia
Rakernas I PDIP Tegaskan Kedaulatan Politik, Kutuk Penculikan Presiden Maduro oleh AS
Kedaulatan politik dan kemandirian ekonomi menjadi harga mati dalam menghadapi tantangan nasional.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
Rakernas I PDIP Tegaskan Kedaulatan Politik, Kutuk Penculikan Presiden Maduro oleh AS
Indonesia
PDIP Desak Pilkada Langsung Tetap Dipertahankan, Usul Gunakan E-Voting
Mendorong penerapan teknologi untuk efisiensi anggaran tanpa mengurangi kualitas demokrasi.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
PDIP Desak Pilkada Langsung Tetap Dipertahankan, Usul Gunakan E-Voting
Indonesia
Rakernas Ditutup, PDIP Sebut Ada 8 Tantangan Indonesia
Sikap politik PDIP berpijak teguh pada ideologi Pancasila dengan semangat kelahiran 1 Juni 1945.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
Rakernas Ditutup, PDIP Sebut Ada 8 Tantangan Indonesia
Indonesia
Kecup Prananda dan Puan ke Megawati di Peringatan HUT ke-53 PDIP
Dalam agenda terssebut, Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, menunjukkan perhatian terhadap keberlanjutan pendidikan warga terdampak bencana banjir dan longsor di Aceh melalui dialog virtual.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Januari 2026
Kecup Prananda dan Puan ke Megawati di Peringatan HUT ke-53 PDIP
Bagikan