PKB: Doa sesat Neno Warisman Puncak Kebohongan yang Dibangun Prabowo-Sandi

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Minggu, 24 Februari 2019
PKB: Doa sesat Neno Warisman Puncak Kebohongan yang Dibangun Prabowo-Sandi

Neno Warisman. Foto: Instagram/Neno Warisan

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Politisi PKB Lukman Edy berpendapat puisi doa yang disampaikan Neno Warisman saat acara Munajat 212 merupakan puncak kebohongan yang dilakukan kubu capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Doa sesat Neno Warisman adalah puncak dari kebohongan yang dibangun," ujar Lukman Edy dalam keterangan tertulis, Sabtu (23/2).

Puisi itu, kata dia, tidak lagi menyasar umat Islam, tapi bangsa Indonesia atau berupaya mendelegitimasi KPU. Puisi doa yang berisi kebohongan itu, menurutnya, disodorkan kepada Allah SWT.

"Ini diluar batas orang normal, diluar kebiasaan akal sehat," katanya.

Wakil Direktur Bidang Saksi Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf itu mengatakan, dalam puisi doanya, Neno menyatakan tidak akan ada lagi orang menyembah Allah SWT jika Jokowi menang.

"Dia tidak pantas mengucapkan doa itu, apalagi hanya untuk sebuah tujuan menang pemilu. Ini adalah kebohongan dan hoaks kepada Maha Pencipta, Allah SWT," tegasnya.

Neno Warisman bersama Prabowo
Neno Warisman (kiri) dan Prabowo Subianto di Depok, Jawa Barat (MP/Ponco Sulaksono)

Lukman mengingatkan sebelumnya kubu Prabowo telah berulang kali melakukan kebohongan. Misalnya, dengan mendesain ijtima ulama dan menggiring opini umat Islam, dengan cara mengatakan Prabowo akan menggandeng beberapa ulama populer sebagai calon pasangannya.

Namun faktanya, Prabowo malah menggandeng Sandiaga Uno dengan pertimbangan memiliki dana kampanye yang melimpah, serta belakangan menyatakan Sandiaga adalah ulama milenial. Selain itu, kata dia, kubu Prabowo melalui Ratna Sarumpaet juga berbohong menciptakan dramatisasi operasi plastik untuk membuat hoaks soal kriminalisasi.

Kemudian kubu Prabowo juga kerap berupaya mengkriminalisasi KPU dengan berbagai tudingan seperti soal DPT ganda, kotak suara kardus, temuan kontainer surat suara tercoblos, hingga tudingan soal penyelenggaraan debat capres yang berpihak.
"Sasaran mereka menggertak KPU dan membangun opini bahwa KPU tidak profesional, penuh kecurangan, tidak independen, tidak netral, dan pantas untuk ditolak hasil pemilunya kalau Joko Widodo yang menang," tutup Lukman. (*)

#Neno Warisman #PKB
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Jazilul PKB Sebut Penyelenggaraan Haji 2026 Relatif Lebih Baik dan Tertib dengan Catatan, Kementerian Terkait Jangan Berpuas Diri
Ketua Fraksi PKB DPR RI, Jazilul Fawaid, memberikan apresiasi atas kinerja penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026.
Frengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
Jazilul PKB Sebut Penyelenggaraan Haji 2026 Relatif Lebih Baik dan Tertib dengan Catatan, Kementerian Terkait Jangan Berpuas Diri
Indonesia
Pengasuh Ponpes di Pati Ditangkap, DPR Minta Kasus Pemerkosaan Santriwati Diusut Tuntas
Pengasuh ponpes di Pati ditangkap. Anggota DPR RI dari fraksi PKB, Eva Monalisa, memberikan apresiasi atas langkah cepat kepolisian.
Soffi Amira - Jumat, 08 Mei 2026
Pengasuh Ponpes di Pati Ditangkap, DPR Minta Kasus Pemerkosaan Santriwati Diusut Tuntas
Indonesia
PKB Dorong Revisi UU Pemilu Segera Dibahas, Soroti Sistem dan Suara Rakyat
PKB mendorong pembahasan revisi UU Pemilu dimulai tahun ini. Hasanuddin Wahid menyoroti sistem pemilu dan pentingnya menjaga suara rakyat tidak hilang.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 April 2026
PKB Dorong Revisi UU Pemilu Segera Dibahas, Soroti Sistem dan Suara Rakyat
Indonesia
UU PPRT Disahkan setelah 22 Tahun, PKB Tegaskan Komitmen Perlindungan Pekerja Domestik
Pengesahan UU PPRT merupakan hasil kerja kolektif dan konsistensi berbagai elemen masyarakat yang terus memperjuangkan perlindungan bagi pekerja rumah tangga.
Dwi Astarini - Rabu, 22 April 2026
UU PPRT Disahkan setelah 22 Tahun, PKB Tegaskan Komitmen Perlindungan Pekerja Domestik
Indonesia
Cak Imin Terima Delegasi MCA, PKB Dorong Kolaborasi Indonesia-Malaysia
Cak Imin menerima delegasi MCA di Jakarta. PKB mendorong kerja sama Indonesia-Malaysia di bidang politik, ekonomi, hingga pendidikan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 April 2026
Cak Imin Terima Delegasi MCA, PKB Dorong Kolaborasi Indonesia-Malaysia
Indonesia
UU PPRT Disahkan setelah 22 Tahun, PKB: jangan Jadi 'Macan Kertas'
UU PPRT harus menjadi instrumen hukum yang memberikan perlindungan maksimal bagi sekitar 4,2 juta pekerja rumah tangga di Indonesia.
Dwi Astarini - Selasa, 21 April 2026
UU PPRT Disahkan setelah 22 Tahun, PKB: jangan Jadi 'Macan Kertas'
Indonesia
Bukan Cuma Janji, PKB Tekankan Peran Partai Hadir untuk Masyarakat
PKB Jakarta Barat menekankan peran penting partai yang hadir untuk masyarakat. Kepercayaan masyarakat tidak bisa dibangun lewat narasi politik saja.
Soffi Amira - Senin, 20 April 2026
Bukan Cuma Janji, PKB Tekankan Peran Partai Hadir untuk Masyarakat
Indonesia
Fraksi PKB DPR: Krisis Global Jadi Momentum Wujudkan Kemandirian Energi Nasional
PKB menyoroti ketergantungan impor BBM Indonesia dan mendorong pemerintah memperkuat kemandirian energi melalui cadangan strategis dan EBT.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 April 2026
Fraksi PKB DPR: Krisis Global Jadi Momentum Wujudkan Kemandirian Energi Nasional
Indonesia
Setelah 20 Tahun, DPR Setujui RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga sebagai Usul Inisiatif
Setelah lebih dari dua dekade tertunda, DPR RI akhirnya menyetujui RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga sebagai usul inisiatif.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 12 Maret 2026
Setelah 20 Tahun, DPR Setujui RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga sebagai Usul Inisiatif
Indonesia
DPR Setujui RUU Hak Cipta, PKB Soroti Ancaman AI hingga Deepfake terhadap Kreator
DPR RI menyetujui RUU Hak Cipta sebagai usul inisiatif. PKB menilai revisi regulasi penting untuk melindungi kreator dari ancaman AI, deepfake, hingga pembajakan di platform digital.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 12 Maret 2026
DPR Setujui RUU Hak Cipta, PKB Soroti Ancaman AI hingga Deepfake terhadap Kreator
Bagikan