Pintek dan BenQ Indonesia Siap Dukung Pembelajaran Tatap Muka
Wujud mengembangkan ekosistem pendidikan melalui implementasi teknologi. (Foto: Unsplash/javier trueba)
PINTEK selaku perusahaan financial technology peer-to-peer lending untuk pendidikan, berkolaborasi dengan BenQ Indoensia, produsen perangkat display. Kolaborasi ini merupakan wujud mengembangkan ekosistem pendidikan melalui implementasi teknologi pada proses pembelajaran siswa, serta bentuk dukungan terhadpa UKM Pendidikan.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) mendorong sekolah untuk segera melakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di wilayah yang masuk dalam pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 1-3.
Menurutnya, hal ini didasari oleh fakta bahwa tidak semua sekolah atau orang tua memiliki fasilitas yang memadai untuk mendukung siswa belajar dari rumah. Sedangkan bagi sekolah yang mempunyai fasilitas Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) memadai, Kemendikbud Ristek mendorong agar melakukan secara daring dan luring.
Membawa tema Mempersiapkan Paket TIK SIPLah untuk hybrid learning, Pintek dan BenQ membahas kiat sukses UKM Pendidikan dalam mempersiapkan produk hybrid learning untuk sekolah, membagikan kiat sukses untuk UKM Pendidikan, termasuk menyediakan solusi cicilan untuk sekolah maupun pendanaan PO untuk UKM Pendidikan.
Baca juga:
“Kami berharap UKM Pendidikan tidak perlu mengkhawatirkan permasalahan kelangkaan barang maupun pendanaan karena ada Pintek dan brand mitra Pintek, seperti BenQ, yang siap sedia untuk memberikan solusi dan dukungan. Solusi dari kami dapat dimanfaatkan untuk membesarkan UKM Pendidikan karena banyak sekali permintaan dari sekolah,” kata Tommy Yuwono, Co-Founder dan Direktur Utama Pintek.
Tidak hanya itu, melalui kolaborasi ini, Pintek juga ingin mengedukasi UKM Pendidikan mengenai peluang bisnis dan memahami produk IT serta alur distribusinya. Hal ini merupakan langkah konrkret Pintek dalam mendukung UKM Pendidikan di Indoensia.
Baca juga:
Sebagai perusahaan perangkat elektronik digital, BenQ Indonesia percaya bahwa perlu adanya dukungan teknologi untuk pembelajaran campuran yang dicanangkan oleh pemerintah. Dengan adanya teknologi pendukung diharapkan dapat memaksimalkan peran pengajar dan peserta didik.
“Kami menyediakan solusi edukasi lengkap untuk hybrid learning dengan berbagai skema. Selain itu, kami berharap pelaku UKM Pendidikan dapat mengetahui potensi sekaligus memanfaatkan peluang ini untuk memenuhi permintaan dari sekolah.
Sedangkan dari sisi kami, kami juga selalu berusaha mendukung pendidikan di Indonesia dengan memaksimalkan manfaat yang dapat diberikan oleh produk kami,” tutup Erlina Dyah Listyowati selaku Business Development Manager BenQ Teknologi Indonesia. (and)
Baca juga:
Bagikan
Andreas Pranatalta
Berita Terkait
Pintu Perkuat Edukasi Aset Kripto Lewat Kolaborasi Lintas Industri dengan tiket.com
Dukung Pendidikan lewat Program CSR, Roemah Koffie Serahkan 20 Komputer ke Sekolah Daerah Penghasil Biji Kopi
Dapat Dana Hibah dari Tahir Foundation, Pemkot Solo Minta Museum Sains, dan Teknologi Segera Dibuka
Rano Karno Setuju Museum di Jakarta Jadi Tempat Study Tour
Peringati HAN 2024, CGV Putar Film untuk Anak Yatim dan Duafa
Mahasiswa Terbaik Indonesia Adu Kecerdasan di Clash of Champions
Binus-ASO Satu Dekade Cetak 300 Insinyur
Hatching Academy Gandeng LUCT Tingkatkan Standar Pendidikan Kreatif Indonesia
4 Wisata Edukasi di Kota Tangerang untuk Liburan Akhir Pekan
Edutolia Education Kembali Gelar Turkiesh Universities Fair 2024