Pimpinan MPR Bakal Bertemu Megawati dan SBY, Ada Apa?
Ketua MPR RI Ahmad Muzani (Foto: Antara)
MerahPutih.com - Pimpinan MPR RI akan menemui Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada Rabu (16/10).
Pertemuan tersebut untuk menyampaikan undangan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka pada 20 Oktober 2024.
"Saya besok akan menemui beliau beliau, besok saya akan bertemu dengan dengan Pak SBY dan Bu Mega," kata Ketua MPR RI Ahmad Muzani di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (15/10).
Muzani mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan pendataan terkait pemimpin negara dan mantan Presiden RI yang akan hadir dalam acara pelantikan tersebut.
Baca juga:
MPR Sudah Kirim Undangan Pelantikan Prabowo-Gibran
"Sekarang lagi terus divalidasi undangan dari VIP dari jumlah kepala negara, kepala pemerintahan dan jumlahnya terus bertambah, dari Kementerian Luar Negeri," ujarnya.
"Posisi pihak keamanan dalam kondisi siap, siaga dan kondisinya bagus," sambung Muzani.
Sekretaris Jenderal Partai Gerindra ini mengaku bersyukur kondisi politik jelang pelantikan Prabowo-Gibran aman dan damai.
"Kondisi politik juga kondisinya sangat bagus, kondisi masyarakat juga sangat bagus. Saya kira kondisinya sangat bagus," pungkasnya. (Pon)
Bagikan
Ponco Sulaksono
Berita Terkait
Istana Bantah Isu Pemilihan Presiden Lewat MPR, Pastikan Tetap Dipilih Rakyat
MPR Berikan Sinyal Setujui Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD
Refleksi Akhir Tahun 2025 MPR Solusi Paradoks Energi: Mewujudkan Kedaulatan, Menyelamatkan Lingkungan
Pilkada Langsung Jadi Sarang 'Money Politic', Wakil Ketua MPR Tawarkan Solusi Sila Keempat
Ketua MPR Curiga Pembalakan Liar Jadi Biang Kerok Bencana di Sumatra, Desak Pengawasan Hutan Diperketat
Banjir dan Longsor di Sumatra, Wakil Ketua MPR RI: Alarm Krisis Lingkungan Indonesia
Sekjen Liga Muslim Puji Keberhasilan Indonesia Jaga Toleransi dalam Keberagaman
MPR Rampungkan Draf Pokok-Pokok Haluan Negara, Segera Dibahas Dengan Presiden
Eddy Soeparno Tegaskan Presiden Prabowo tidak Dikendalikan Jokowi
Presiden RI ke-2 Soeharto Diusulkan Dapat Gelar Pahlwan, MPR: Harusnya Tidak Lagi Menimbulkan Problem