Pilkada Serentak

Pilwakot Solo, Purnomo-Teguh Dipanggil DPP PDIP untuk Jalani Fit And Proper Test

Eddy FloEddy Flo - Minggu, 09 Februari 2020
 Pilwakot Solo, Purnomo-Teguh Dipanggil DPP PDIP untuk Jalani Fit And Proper Test

Pasangan Purnomo-Teguh diundang DPP PDIP untuk jalani fit and proprer test untuk Pilwalkot Solo (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan memanggil pasangan cawali dan cawawali yang diusung DPC PDIP Solo, Achmad Purnomo dan Teguh Prakosa ke Kantor DPP PDIP, Jakarta untuk menjalani uji kelayakan dan kepatutan (Fit And Proper Test), Senin (10/2) besok.

Adanya undangan fit and proper test tersebut dibenarkan cawali Purnomo. Ia mengaku undangan fit and proper test diterima Sabtu (8/2). Teguh Prakosa sebagai pasangannya juga mendapatkan undang serupa.

Baca Juga:

Purnomo Dapat Rekomendasi, Gerindra Gandeng PKS dan Golkar Usung Gibran di Pilwalkot Solo

"Saya terima undangan fit and proper test Sabtu kemarin. Surat undangan ditandatangani Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan Ketua DPD PDIP Jawa Tengah Bambang Wuryanto," ujar Purnomo kepada kepada awak media termasuk merahputih.com di Solo, Minggu (9/2).

Purmono-Teguh kemungkinan besar dapat restu dari DPP PDIP untuk maju di Pilwalkot Solo
Pasangan cawali dan cawawali, Achmad Purnomo dan Teguh Prakosa di Pilwakot Solo. (MP/Ismail)

Purnomo mengaku tidak melakukan persiapan khusus untuk menjalani fit and proper test. Ia hanya cukup berdoa dan minta restu pada istri tercinta agar diberikan kemudahan selama menjalani fit and proper test.

"Jujur saya tidak tahu apa materi yang akan diujikan besok. Yang jelas saya bismillah, berdoa saja semoga lancar," kata dia.

Ditanya terkait rekomendasi Pilwakot Solo diumumkan langsung usai fit and proper test, Purnomo mengaku tidak mengetahuinya.

"Sabar saja soal rekomendasi. Saya yakin rekomendasi akan turun dalam waktu dekat," ujarnya.

Baca Juga:

Usai SBY Nyatakan Dukungan, Giliran Prabowo Dukung Gibran di Pilwakot Solo

Bakal cawawali Teguh Prakosa mengaku juga mendapatkan undangan fit and proper test dari DPP PDIP. Ia juga tidak melakukan persiapan khusus dalam menghadapi fit and proper test.

"Berangkatnya mungkin bersama (Purnomo). Berdoa saja semoga lancar," pungkasnya.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Ismail, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Jawa Tengah.

Baca Juga:

Gibran: Siapapun Dapat Rekomendasi, Saya Ikhlas

#Pilkada Serentak #DPP PDIP #PDI Perjuangan #Wali Kota Solo
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Pemkot Solo Gandeng Kejagung Revitalisasi Sriwedari, Siapkan Anggaran Rp 200 Miliar
Pemkot Solo menggandeng Kejagung untuk merevitalisasi Sriwedari. Anggarannya ditaksir mencapai Rp 200 miliar.
Soffi Amira - Kamis, 07 Mei 2026
Pemkot Solo Gandeng Kejagung Revitalisasi Sriwedari, Siapkan Anggaran Rp 200 Miliar
Indonesia
Rano Karno Pertegas Pemprov DKI Pro ke Buruh, Tuntut Ruang Dialog Konstruktif demi Keadilan Pekerja Ibu Kota
Rano Karno memandang kaum pekerja sebagai elemen vital yang menentukan arah ekonomi daerah
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
Rano Karno Pertegas Pemprov DKI Pro ke Buruh, Tuntut Ruang Dialog Konstruktif demi Keadilan Pekerja Ibu Kota
Indonesia
PDIP Suarakan Perlawanan Terhadap Eksploitasi Buruh, Masih Banyak Terjepit Upah Tak Layak
Di Indonesia sendiri, sejarah perjuangan buruh juga memiliki perjalanan panjang sejak masa kolonial ketika buruh mengalami berbagai bentuk penindasan, termasuk kerja paksa dan upah yang tidak manusiawi
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
PDIP Suarakan Perlawanan Terhadap Eksploitasi Buruh, Masih Banyak Terjepit Upah Tak Layak
Indonesia
Kementerian LH Tegur Pemkot Solo Terkait Praktik Open Dumping Pengelolaan Sampah
Wali Kota Solo Respati Ardi mengatakan surat teguran tersebut diterimanya belum lama ini.
Dwi Astarini - Senin, 06 April 2026
Kementerian LH Tegur Pemkot Solo Terkait Praktik Open Dumping Pengelolaan Sampah
Indonesia
Menu MBG Ramadan Diprotes, Wali Kota Solo Minta Badan Gizi Nasional Lakukan Evaluasi
Menu Makan Bergizi Gratis saat Ramadan diprotes warga. Wali Kota Solo Respati Ardi minta Badan Gizi Nasional segera evaluasi dan perbaiki distribusi.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 28 Februari 2026
Menu MBG Ramadan Diprotes, Wali Kota Solo Minta Badan Gizi Nasional Lakukan Evaluasi
Indonesia
PDIP Desak Pemerintah Kuasai Teknologi Prediksi Bencana Secara Akurat untuk Cegah Korban Jiwa
Sejalan dengan visi partai, PDIP terus mengusung agenda Politik Ekologi melalui gerakan 'Merawat Pertiwi' yang fokus pada penjagaan hutan, sungai, dan disiplin tata ruang
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 14 Februari 2026
PDIP Desak Pemerintah Kuasai Teknologi Prediksi Bencana Secara Akurat untuk Cegah Korban Jiwa
Indonesia
Pejabat OJK Mundur Massal, PDIP: Bentuk Tanggung Jawab Moral dan Keteladanan Baru
Hasto Kristiyanto mengapresiasi langkah sejumlah pejabat teras Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) mengundurkan diri
Frengky Aruan - Sabtu, 31 Januari 2026
Pejabat OJK Mundur Massal, PDIP: Bentuk Tanggung Jawab Moral dan Keteladanan Baru
Indonesia
Temui Dubes Belanda, Wali Kota Solo Minta Artefak Museum Radya Pustaka Dikembalikan
Wali Kota Solo, Resparti Ardi, menerima kunjungan Dubes Belanda, Selasa (27/1). Ia pun mengusulkan pemulangan artefak Museum Radya Pustaka.
Soffi Amira - Rabu, 28 Januari 2026
Temui Dubes Belanda, Wali Kota Solo Minta Artefak Museum Radya Pustaka Dikembalikan
Indonesia
Nama Megawati Ikut Terseret di Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, PDIP Pasang Badan
Deddy Sitorus menegaskan bahwa persoalan ijazah seharusnya diselesaikan melalui mekanisme hukum dan etika
Angga Yudha Pratama - Kamis, 01 Januari 2026
Nama Megawati Ikut Terseret di Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, PDIP Pasang Badan
Indonesia
Kader PDIP Sebut Serangan Ahmad Ali ke Jokowi Adalah Order Busuk Agar Aman dari KPK
Ariyadi menegaskan bahwa menyeret-nyeret PDIP dalam narasi yang tidak berdasar hanya menunjukkan upaya memutarbalikkan fakta
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 22 November 2025
Kader PDIP Sebut Serangan Ahmad Ali ke Jokowi Adalah Order Busuk Agar Aman dari KPK
Bagikan