Pilkada Provinsi Dipilih DPRD, Dibahas Saat Pembahasan RUU Omnibus Law Politik
Ilustrasi TPS. (Foto: MP)
MerahPutih.com - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di tingkat provinsi disulkan tidak dilakukan secara langsung namun dengan untuk memilih pasangan calon gubernur dan wakil gubernur melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah provinsi.
Hal tersebut diusulkan Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Jazilul Fawaid dengan alasan karena pilkada tingkat provinsi berbiaya mahal.
Ia mengatakan, tingginya biaya pemilihan gubernur itu terlihat pada Pilkada 2024. Misalnya, Pemerintah harus mengeluarkan biaya lebih dari Rp 1 triliun untuk Pilkada Jawa Barat.
"Belum lagi ditambah biaya pemilihan gubernur di wilayah lainnya. Itu bukan anggaran yang kecil. Kalau yang Rp 1 triliun itu diberikan ke salah satu kabupaten di salah satu provinsi, di NTT misalnya, itu bisa membuat ekonomi bangkit," kata Jazilul di Jakarta, Kamis (29/11).
Baca juga:
5 Hasil Pilkada di Jabar Kemungkinan Berpotensi Bersengketa di MK
Ia mengatakan, otonomi daerah sejatinya diberikan kepada kabupaten/kota sehingga pilkada langsung cukup di tingkat kabupaten/kota.
"Pilkada secara langsung di tingkat provinsi harus dievaluasi," katanya.
Politikus PKB ini menegaskan, demokrasi harus tetap berjalan dan rakyat harus mendapat kesempatan untuk partisipasi. Tetapi, penggunaan anggaran harus tetap menjadi perhatian.
Persoalan biaya politik itu, harus menjadi pembicaraan di antara partai-partai politik.
"Pembahasan itu bisa pada momen revisi paket undang-undang politik dengan sistem omnibus law, yang menggabungkan UU Partai Politik, UU Pemilu, dan UU Pilkada," katanya. (*)
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
Tunjangan Hakim Naik Mulai 2026, PKB: Saatnya Bersihkan Mafia Peradilan
Pengamat Nilai Candaan Prabowo soal PKB Bukan Guyonan, Ada Pesan untuk Cak Imin
Saat Retret Kabinet, Prabowo Berkelakar PKB dan Cak Imin Harus Diawasi
Retret Kabinet Merah Putih di Hambalang, PKB Harap Bisa Hasilkan Kebijakan yang Bikin Rakyat Sejahtera
Uji Kelayakan Calon Ketua DPW PKB, Gus Halim Tegaskan Pemimpin Wajib Tahu Diri
Golkar Usul Pilkada Dipilih DPRD, PKB: Ide Lama Cak Imin
DKP-DKW Panji Bangsa Resmi Dilantik, Cak Imin Tekankan Keberanian dan Loyalitas
PKB Dukung Langkah Prabowo Perkuat Ekosistem Koperasi, Bentuk Nyata Wujudkan Pasal 33
Cerita Perangkat Desa Tidak Ada Kejelasan Status Pegawai, Gaji Hanya Rp 700 Ribu Sampai Ditund-Tunda
Tutup Dikbar, Cak Imin Ingin Perempuan Bangsa Banyak Mewarnai PKB