Pilkada Kalteng Ditunda, Mantan Gubernur Kesal

Adinda NurrizkiAdinda Nurrizki - Kamis, 10 Desember 2015
Pilkada Kalteng Ditunda, Mantan Gubernur Kesal

Logistik Pilkada: ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Politik - Mantan Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Agustin Teras Narang, mengaku kecewa terhadap penundaan pelaksanaa Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) 9 Desember kemarin. Dengan wajah menahan kesal dan sedikit tegang, Narang berharap agar penundaan Pilkada di kampungnya tidak berjalan lama.

"Iya tentu pertama-tama saya prihatin sekali karena harapan saya ini masuk ke rezimnya Pilkada tanggal 9 kemarin tapi karena ini ada putusan saya harapkan jangan terlalu lama," keluh Narang di hadapan awak media di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (10/12).

Jika terlalu lama menunggu penundaan Pilkada, Narang khawatir penundaan tersebut bisa berdampak kepada kebijakan strategis yang dapat merugikan Kalimantan Tengah.

"Kasian rakyat Kalteng karena dengan tanpa mengurangi rasa hormat saat itu tak bisa bikin kebijakan strategis, ini merugikan Kalteng," sesal fungsionaris PDIP tersebut.

Narang berharap, penundaan Pilkada tersebut bsia secepat mungkin dilaksanakan tahun ini juga. Jika melewati batas waktu tahun ini, bisa berdampak pada sistem birokrasi setempat. Pembangungan Kalteng bisa tertunda.

"Harapannya tahun ini juga dilaksanakan. Kalau lewat kasian karena makin terlambat dia kan, karena sekarang lagi penyusunan APBD yang kita khawatirkan akan menunda pembangunan di Kalteng. Padahal Kalteng kemarin satu-satunya provinsi yang paling tinggi penyerapan anggarannya sampai triwulan kedua, eh triwulan ketiga anjlok lagi," jelasnya.

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) memang memutuskan untuk menunda Pemilihan Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah.

Keputusan ini menyusul dikabulkannya gugatan pasangan calon Ujang Iskandar dan Jawawi oleh Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Jakarta dengan nomor perkara 29/G/Pilkada/2015/PTTUN.JKT.

Komisioner KPU Pusat, Ferry Kurnia Rizkiyansyah menuturkan, proses perbaikan dan distribusi surat suara tidak mungkin dilakukan dalam waktu beberapa jam menuju 9 Desember 2015.

"Kami sudah instruksikan Kalteng untuk menunda tahapan yang ada," ucap Ferry di Kantor KPU Pusat Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Selasa (8/12). (dit)

 

BACA JUGA:

  1. Diduga Curang saat Pilkada, Airin akan Diadukan ke MK
  2. PDIP: Itu Tanggung Jawab Setya Novanto sebagai Politisi
  3. PDIP Akui Masyarakat Banyak yang Golput
  4. PDIP Klaim Kemenangan di 160 Daerah
  5. KPU: Proses Rekapitulasi Dilakukan Hari Ini
#Kalteng #Kalimantan
Bagikan
Ditulis Oleh

Adinda Nurrizki

Berita Terkait

Indonesia
Puluhan Ton Bawang Impor Ilegal dari Malaysia Dimusnahkan, Masuk lewat Jalur Tikus di Kalimantan
Total barang bukti yang dimusnahkan sebanyak 20,9 ton.
Dwi Astarini - Kamis, 21 Mei 2026
Puluhan Ton Bawang Impor Ilegal dari Malaysia Dimusnahkan, Masuk lewat Jalur Tikus di Kalimantan
Indonesia
Beli Mobil Rp 8,5 Miliar Gubernur Kaltim Batal, Rudy Minta Maaf Bikin Polemik
Mobil dinas jenis Range Rover 3.0 LWB Autobiography PHEV P460e senilai Rp 8,49 miliar tersebut diketahui telah melewati proses serah terima.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 02 Maret 2026
Beli Mobil Rp 8,5 Miliar Gubernur Kaltim Batal, Rudy Minta Maaf Bikin Polemik
Tradisi
Kisah Masyarakat Adat Iban Sadap Merawat Alam dan Tradisi lewat Tenun
Bagi masyarakat adat Dayak Iban, menenun merupakan jalan untuk menjaga identitas, mengingat leluhur, dan merawat hubungan dengan alam.
Dwi Astarini - Jumat, 06 Februari 2026
Kisah Masyarakat Adat Iban Sadap Merawat Alam dan Tradisi lewat Tenun
Indonesia
Mantap Nih Bagi Warga Kalimantan! Pegembangan Jalur Kereta Api Dimulai 2026
Proyek Strategis Nasional tertanggal 24 September 2025, terdapat satu proyek kereta di Kalimantan yaitu "Infrastruktur Kereta Api Logistik di Kalimantan Timur".
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 12 November 2025
Mantap Nih Bagi Warga Kalimantan! Pegembangan Jalur Kereta Api Dimulai 2026
Fun
Lirik Lengkap Lagu Kalimantan 'Pemung Jae' yang Singkat Tapi Penuh Makna
Keindahan lagu ini semakin terasa berkat iringan petikan alat musik tradisional sape
Wisnu Cipto - Kamis, 18 September 2025
Lirik Lengkap Lagu Kalimantan 'Pemung Jae' yang Singkat Tapi Penuh Makna
Indonesia
Penyelundupan 96 Ribu Telur Penyu Digagalkan, Kerugian Ekologis Rp 9.6 M Berhasil Diselamatkan
Aksi jaringan pelaku penyelundupan telur penyu lintas negara lewat Pelabuhan Sintete Sambas, Singkawang Kalimantan Barat (Kalbar) berhasil digagalkan
Wisnu Cipto - Minggu, 20 Juli 2025
Penyelundupan 96 Ribu Telur Penyu Digagalkan, Kerugian Ekologis Rp 9.6 M Berhasil Diselamatkan
Indonesia
Tahukah Kamu? Jika 70 Persen Pasokan Barubara Indonesia Berasal Dari Kalimatan!
Pada 2024, target produksi batu bara Indonesia sebanyak 710 juta ton, sedangkan realisasinya sebesar 836,1 juta ton. Target produksi terlampaui 117,76 persen, dengan nilai USD 37.773 miliar.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 10 Juli 2025
Tahukah Kamu? Jika 70 Persen Pasokan Barubara Indonesia Berasal Dari Kalimatan!
Indonesia
Polda Kalteng Bakal Tindak Tegas Oknum Polisi yang Terlibat Narkoba
Polda Kalteng berkoordinasi dengan BNNP Kalteng untuk penanganan kasus Narkoba oknum polisi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 30 Mei 2025
Polda Kalteng Bakal Tindak Tegas Oknum Polisi yang Terlibat Narkoba
Indonesia
Truk Semen Tabrak Jembatan Nasional Sampai Hancur, Perusahaan Dihukum Bangun Ulang
embatan akses penghubung antara Provinsi Kalimantan Timur dengan Provinsi Kalimantan Selatan ambruk setelah rangka jembatan tertabrak truk kapsul semen milik perusahaan swasta, pada Kamis (16/1) lalu.
Wisnu Cipto - Senin, 20 Januari 2025
Truk Semen Tabrak Jembatan Nasional Sampai Hancur, Perusahaan Dihukum Bangun Ulang
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: 200 Kapal China Kumpul di Perairan Dekat Malaysia, Minta Pulau Kalimantan
Akun TikTok “mochammadabdulroc5” yang mengunggah foto, dengan klaim “Lebih dari 200 kapal China berkumpul di perairan dekat malaysia untuk meminta pulau Kalimantan”.
Frengky Aruan - Jumat, 01 November 2024
[HOAKS atau FAKTA]: 200 Kapal China Kumpul di Perairan Dekat Malaysia, Minta Pulau Kalimantan
Bagikan