Pilkada Jateng 2024, PDIP: Kalau di Sebelah Sana Ngusung Ahmad Luthfi, Kita ada Andika Perkasa

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 03 Juli 2024
Pilkada Jateng 2024, PDIP: Kalau di Sebelah Sana Ngusung Ahmad Luthfi, Kita ada Andika Perkasa

Andika Perkasa. (Foto: MerahPutih.com/Ponco)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) angkat bicara soal kader internal yang kemungkinan diusung pada Pilkada Jawa Tengah (Jateng) 2024.

Wasekjen DPP PDIP Utut Adianto mengatakan, jika kubu di luar poros partai banteng moncong putih mengusung Kapolda Jateng Irjen Pol Achmad Luthfi, maka partainya membuka peluang untuk mengusung mantan Panglima TNI, Jenderal TNI (Purn) Andika Perkasa di Pilkada Jateng November mendatang.

“Karena di sebelah sana Pak Kapolda sudah maju tentunya Pak siapa Pak Luthfi yah. Nah kalau Pak Andika mau maju paling enggak memberi rasa aman di antara para kader se-Jawa Tengah,” kata Utut di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (3/7).

Baca juga:

Mantan Panglima TNI Andika Dinilai Cocok Bertarung di Pilkada Jateng

Kendati demikian, Utut menegaskan partainya tidak dalam upaya ingin membenturkan polisi dan tentara, mengingat Achmad Luthfi dari unsur Polri dan Andika Perkasa dari unsur TNI.

“Tetapi dalam kontestasi positif lho, bukan membenturkan institusi, begini, enggak. Karena sudah masuk ranah sipil, kalau sudah ranah sipil ini kontestasi,” tegas Ketua Fraksi PDIP di DPR RI ini.

Baca juga:

Puan Sebut PDIP Juga Pertimbangkan Kaesang di Pilkada Jateng

Lebih jauh, mengenai anggapan Achmad Luthfi yang disebut-sebut sebagai 'orangnya Jokowi', Utut menegaskan bahwa hingga saat ini PDIP masih bagian dari partai pendukung pemerintahan Jokowi-Ma’ruf hingga berakhir masa jabatannya. Sehingga, ia tak ingin berspekulasi mengenai hal tersebut.

“Kita menjadi partai pengusung pemerintah, pengusung dan pendukung utama. Jadi ini belum ditarik. Kalau pertimbangan lapangan tentu melihat kasus, jadi kalau bahasa Belandanya situasi. Situasi itu keadaan terkini. Jadi sekali lagi PDIP masih partai pendukung pemerintah. Kader kami masih 5 di pemerintahan. Jadi itu poinnya,” tuturnya.

Baca juga:

Survei LSI: Ahmad Luthfi, Kaesang, hingga Bambang Pacul Top Of Mind Pilkada Jateng 2024

“Dari satu pemikiran dan sikap timbul keputusan. Keputusannya, kita tidak pernah Bersebrangan dengan Pak Jokowi kalau beda kandidat ya wajar karena keyakinannya beda,” imbuh Utut. (Pon)

#Pilkada 2024 #Jawa Tengah #PDIP
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Dukung Pembangunan 5.000 Kampung Nelayan di Indonesia, Wamen KKP Gandeng UMS
Kolaborasi tersebut dinilai membutuhkan kontribusi lintas bidang keilmuan yang dimiliki perguruan tinggi, termasuk UMS.
Dwi Astarini - 46 menit lalu
Dukung Pembangunan 5.000 Kampung Nelayan di Indonesia, Wamen KKP Gandeng UMS
Indonesia
Pekerjakan Orang Luar Sukoharjo, Pabrik Obat Terlarang Raup Omzet Rp 3 Miliar per Hari
Seluruh pekerja yang beraktivitas di dalam pabrik obat ilegal beromzet miliaran rupiah tersebut diketahui berasal dari Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.
Dwi Astarini - Senin, 26 Oktober 2026
Pekerjakan Orang Luar Sukoharjo, Pabrik Obat Terlarang Raup Omzet Rp 3 Miliar per Hari
Indonesia
Polda Metro Bongkar Pabrik Obat Keras di Sukoharjo, Palsukan Izin Jadi Pabrik Botol dan Kardus
Pabrik tersebut sebelumnya digrebek Ditresnarkoba Polda Metro Jaya pada pekan lalu.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Oktober 2026
Polda Metro Bongkar Pabrik Obat Keras di Sukoharjo, Palsukan Izin Jadi Pabrik Botol dan Kardus
Indonesia
Kebakaran Gunung Lawu Meluas, 490 Hektare Hutan Terbakar dan Api Dekati Mata Air Warga
Karhutla Gunung Lawu di Karanganyar belum padam. Api mengancam mata air warga, pemadaman udara terkendala angin, dan polisi diminta menyelidiki penyebabnya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Oktober 2026
Kebakaran Gunung Lawu Meluas, 490 Hektare Hutan Terbakar dan Api Dekati Mata Air Warga
Indonesia
Gunung Lawu Terbakar, Hewan Buas Diduga Memangsa 4 Kambing Warga
Hewan tersebut diduga mati diterkam hewan buas Gunung Lawu.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Gunung Lawu Terbakar, Hewan Buas Diduga Memangsa 4 Kambing Warga
Indonesia
Bupati Klaten Kena OTT KPK, Wabup Yulindha Pastikan Roda Pemerintahan Tetap Jalan
Pemkab menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan ditangani KPK.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Bupati Klaten Kena OTT KPK, Wabup Yulindha Pastikan Roda Pemerintahan Tetap Jalan
Berita
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Perkembangan kasus ijazah Gibran terkini mencakup putusan MK, wacana pansus dan hak angket DPR, respons Jokowi, hingga pengaduan ke Bareskrim.
ImanK - Minggu, 11 Oktober 2026
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Indonesia
Bea Cukai Surakarta Musnahkan 12,8 Juta Batang Rokok Ilegal, Potensi Kerugian Negara Rp12,53 Miliar
Bea Cukai Surakarta mengamankan 12.866.052 batang rokok ilegal dan 164.400 ml MMEA. Potensi kerugian negara mencapai Rp12,53 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Bea Cukai Surakarta Musnahkan 12,8 Juta Batang Rokok Ilegal, Potensi Kerugian Negara Rp12,53 Miliar
Indonesia
3,7 Juta Ton Jagung Jateng Jadi Penopang Pangan Nasional
Produksi jagung Jateng mencapai 3,7 juta ton pipilan kering dengan kadar air 28 persen, atau sekitar 17,02 persen dari produksi nasional.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
3,7 Juta Ton Jagung Jateng Jadi Penopang Pangan Nasional
Berita
Abu Bakar Ba’asyir Dirawat di IGD, Diduga Kelelahan
Abu Bakar Ba’asyir diduga kelelahan setelah melakukan perjalanan untuk menghadiri pemakaman di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
Abu Bakar Ba’asyir Dirawat di IGD, Diduga Kelelahan
Bagikan