Pilih WhatsApp Beriklan atau WhatsApp Berbayar Rp14 Ribu Setahun?

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Senin, 13 Januari 2020
Pilih WhatsApp Beriklan atau WhatsApp Berbayar Rp14 Ribu Setahun?

WhatsApp dikabarkan akan dipenuhi oleh iklan(foto: pixabay/mih83)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

APLIKASI pesan paling populer di dunia dengan pengguna lebih dari 1,5 miliar, WhatsApp, mengkonfirmasi akan mengeluarkan layanan berbayar bagi para pengguna.

Rumor tentang monetisasi WhatsApp telah santer terdengar sejak setahun lalu. Pendiri WhatsApp, Brian Acton dan Jan Koum, sedari awal tak pernah setuju dengan layanan berbayar di platform gubahannya. WhatsApp justru hadir untuk meniadakan biaya seperti pada SMS.

Sejak Facebook mengakuisisi WhatsApp pada 2014 senilai US$19 miliar, kabar monetisasi itu acap mengemuka. Namun, selalu dimentahkan dua pendiri WhatsApp. Rumor itu kembali menghangat ketika Acton dan Koum hengkang.

Kehebohan rumor itu mencapai titik puncak ketika Analis Media Sosial Matt Navara membocorkan rencana monetisasi itu pada gelaran Facebook Marketing Summit di Berlin, Jerman, pada Mei 2019 lalu.

Baca Juga:

Bye Windows 7! Akankah Apple Semakin Jauh Melesat?

Navara melalui akun miliknya @MattNavara mencicit rencana monetisasi nan menjadi perubahan besar WhatsApp sembari membubuhkan contoh layanan iklan di aplikasi pesan berlogo gagang telepon itu.

"Katalog produk WhatsApp akan diintegrasikan dengan katalog Manajer Bisnis Facebook," cicit Navara.

Iklan itu akan muncul pada aplikasi WhatsApp non berbayar. Sementara biaya berlangganan non iklan, melansir CNBC Indonesia, dipatok senilai USD$1 atau sekitar Rp14 ribu setahun.

Iklan pada WhatsApp kabarnya akan direalisasikan pada tahun 2020 (Foto: pixabay/iGlobalweb)

Facebook telah mengkonfirmasi rencana itu akan direalisasikan pada tahun 2020 mendatang, tapi belum jelas kapan kepastiannya.

Cara WhatsApp nantinya akan meraup pendapatan dengan menyelipkan iklan di antara status penggunanya. Persis seperti iklan di Instagram Stories maupun Facebook Stories.

Baca Juga:

Google Diminta Singkirkan Aplikasi Android yang Tak Berguna

Hadirnya iklan di aplikasi WhatsApp sebelumnya telah diprediksi sejumlah pihak. Karena Facebook Group merupakan platform periklanan terbesar di dunia. Tak banyak orang tahu lebih dari 80% pendapatan perusahaan berasal dari iklan.

Sebelum meninggalkan WhatsApp, Acton sempat mendatangi kantor Facebook Guna mencoba mengusulkan cara WhatsApp meraih keuntungan ke Mark Zuckerberg.

Dua pendiri WhatsApp kabarnya meninggalkan perusahaan karena tak setuju dengan adanya iklan (Foto: poxabay/2703)

Tapi siapa sangka, sesampainya di sana, keduanya malah berselisih dengan tim hukum Facebook. Pihak Facebook bersikukuh ingin menghasilkan uang melalui iklan, sedangkan Acton ingin membuat WhatsApp dengan biaya berlangganan.

Para pendiri WhatsApp dikatakan sangat membenci iklan, dan menciptakan plaform bebas iklan dengan fokus hanya pada pengalaman pengguna dan antaramuka nan bagus. Ketika membuat WhatsApp, Brian Acton serta Jan Koum ingin menciptakan sebuah platform instant messaging untuk pengguna, bukan untuk perusahaan besar beriklan. (Ryn)

Baca Juga:

Waspada Aplikasi TikTok Rentan Untuk Diretas!

#WhatsApp #WhatsApp Web #Aplikasi
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Tekno
Meta Luncurkan Paket Lengkap Langganan IG, FB, dan WhatsApp Rp 124 Ribu, Ini Fitur-Fitur Plusnya!
Paket baru langganan lengkap Instagram, Facebook, dan WhatsApp ini khusus menyasar kalangan pengguna untuk bisnis, konten kreator, dan Meta AI.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Meta Luncurkan Paket Lengkap Langganan IG, FB, dan WhatsApp Rp 124 Ribu, Ini Fitur-Fitur Plusnya!
Lifestyle
Pintu Rilis 48 Token Aset Kripto Saham Global
Integrasi teknologi blockchain kini membuka sekat pembatas investasi lintas negara melalui kehadiran 48 aset baru
Angga Yudha Pratama - Senin, 18 Mei 2026
Pintu Rilis 48 Token Aset Kripto Saham Global
Lifestyle
Terapkan Animasi Cerdas dengan Mudah Menggunakan Pembuat Foto ke Video Berbasis AI
Pippit menawarkan cara mengubah gambar menjadi video yang menghibur. Platform ini menyediakan gerakan hingga efek grafis.
Soffi Amira - Senin, 11 Mei 2026
Terapkan Animasi Cerdas dengan Mudah Menggunakan Pembuat Foto ke Video Berbasis AI
Fun
Friendster Comeback, Platform Legendaris Era 2000-an Kini Hadir di iPhone
Friendster bangkit kembali dan kini tersedia di iPhone. Dibeli Mike Carson, platform ini hadir dengan konsep relasi unik tanpa algoritma.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 01 Mei 2026
Friendster Comeback, Platform Legendaris Era 2000-an Kini Hadir di iPhone
Indonesia
Aplikasi 'Kawal Haji' Paksa Pelayanan Jemaah Jadi Super Responsif dan Transparan, Calon Haji Gak Perlu Takut Terlantar
Sistem canggih ini juga memfasilitasi petugas untuk memfilter pencarian laporan berdasarkan kategori, status, embarkasi, hingga kelompok terbang (kloter)
Angga Yudha Pratama - Jumat, 24 April 2026
Aplikasi 'Kawal Haji' Paksa Pelayanan Jemaah Jadi Super Responsif dan Transparan, Calon Haji Gak Perlu Takut Terlantar
Indonesia
10 Twibbon Hari Kartini yang Sedang Viral dan Cara Menggunakannya, Bisa Dibagikan di Medsos
Dengan template-template bertema Hari Kartini 2026 yang viral di media sosial, setiap orang bebas mengekspresikan dan memilih tema yang bisa dikombinasikan dengan foto terbaik
Angga Yudha Pratama - Selasa, 21 April 2026
10 Twibbon Hari Kartini yang Sedang Viral dan Cara Menggunakannya, Bisa Dibagikan di Medsos
Indonesia
Investor Crypto Indonesia Tembus 20 Juta, PINTU Cetak Rekor Pertumbuhan 79 Persen
Sektor derivatif melalui Pintu Futures turut memberikan kontribusi besar pada Kuartal I-2026. Tercatat, jumlah pengguna yang menyelesaikan proses verifikasi (KYC) melonjak drastis hingga 401%
Angga Yudha Pratama - Selasa, 21 April 2026
Investor Crypto Indonesia Tembus 20 Juta, PINTU Cetak Rekor Pertumbuhan 79 Persen
Indonesia
Tak Perlu ke Kantor Polisi, Polri Hadirkan Layanan Laporan Online via Super App
Polri menghadirkan layanan laporan polisi dan kehilangan online lewat Super App. Kini masyarakat bisa lapor dari HP tanpa ke kantor polisi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 April 2026
Tak Perlu ke Kantor Polisi, Polri Hadirkan Layanan Laporan Online via Super App
Lifestyle
Masyarakat Diminta Waspada Ancaman Siber Lewat APK Ilegal
Data terbaru dari Kaspersky menunjukkan tren yang mengkhawatirkan bagi pengguna perangkat mobile
Angga Yudha Pratama - Kamis, 29 Januari 2026
Masyarakat Diminta Waspada Ancaman Siber Lewat APK Ilegal
Tekno
Netflix Bakal Luncurkan Video Vertikal, Siap Saingi TikTok dan Reels
Dengan fitur swipeable short-form clips, Netflix berharap pengguna tidak hanya datang untuk menonton film berdurasi panjang
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Januari 2026
Netflix Bakal Luncurkan Video Vertikal, Siap Saingi TikTok dan Reels
Bagikan