Pilgub Maluku Utara Jalan Terus meski Benny Laos Tewas di Insiden Kebakaran Kapal
Speedboat Bela 72 membawa rombongan Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Malut Nomoe Urut 4 Benny Laos - Sabrin Sehe bersama tim saat berlabuh di Pelabuhan regional Bobong Desa Bobong,
MerahPutih.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengungkap nasib Pilgub Maluku Utara (Malut) usai Cagub Benny tewas karena kecelakaan kapal.
Tito memastikan, penyelenggaraan Pilkada di Maluku Utara tetap berlanjut.
“Pilkada harus terus berlanjut untuk mencari pemimpin yang baik di Maluku Utara," kata Tito saat melayat ke Rumah Duka Sentosa di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta dikutip Senin (14/10).
Tito mengimbau, masyarakat di Malut tidak terpecah belah usai insiden tersebut. Ia tidak menginginkan, adanya aksi-aksi tidak bertanggung jawab di Malut.
"Saya tentunya berharap peristiwa ini tidak membuat masyarakat kemudian saling terbelah, apalagi melakukan aksi-aksi kekerasan," imbau Tito.
Baca juga:
Parpol Pengusung Sepakat Istri Benny Laos Jadi Cagub Pengganti di Pilkada Malut
Menurutnya, partai politik pengusung diberi waktu untuk mencari pengganti cagub Malut, setelah meninggalnya Benny Laos.
"Sesuai dengan aturan, ada waktu tujuh hari (mengganti) pasangan calon yang ada halangan tetap, seperti wafat," tegas Tito.
Tito juga sudah bertemu dengan istri Benny Laos, Sherly Tjoanda yang jadi korban kecelakaan kapal itu. Kondisi terkini Sherly sendiri sudah cukup sehat.
"Jadi tadi kita lihat kondisinya kakinya memang terluka tapi tidak terlalu serius, dan cukup sehat,” kata jelas dia.
Sementara itu, terkait isu Sherly akan maju menjadi Cagub menggantikan almarhum suaminya, Tito menyebut belum mendapatkan konfirmasi soal itu.
Dia mengatakan lebih baik fokus dulu pada kesehatan Sherly.
"Saya belum dapat konfirmasi dengan itu. Lebih baik fokus pada kesehatan dulu ya. Terima kasih," kata Tito.
Baca juga:
6 Orang Meninggal dalam Ledakan Speedboat, Termasuk Cagub Malut Benny Laos
Sebagai informasi, Benny Laos menjadi salah satu korban tewas akibat meledaknya kapal di Pulau Taliabu. Sejauh ini, Basarnas Ternate melaporkan ada enam orang tewas, termasuk Benny Laos.
Kerabat Cagub Maluku Utara Benny Laos, Choel Mallarangeng, mengatakan istri Benny juga menjadi korban kapal meledak hingga mengalami luka bakar. Sherly Tjoanda mengalami luka bakar di bagian kaki.
Dia menyebut Sherly berada di area depan kapal, sementara Benny berada di kamar yang berada di bagian bawah kapal.
Choel menyebut penyebab ledakan yang menyebabkan enam orang tewas itu belum diketahui.
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Temuan Awal Duit Korupsi Bupati Lampung Tengah Rp 5 Miliar, Diduga Buat Bayar Utang Pilkada
Wagub Maluku Utara Sarbin Sehe Sambangi KPK Bahas Progress Antisipasi Korupsi
DKPP Ungkap 31 Perkara Politik Uang di Pemilu dan Pilkada 2024, Perlunya Sinergi Kuat dari Bawaslu hingga KPU
Skor MCP Malut Masih Rendah, Gubernur Sherly Tjoanda Minta Arahan KPK
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Konsultasi ke KPK Terkait Skor MCP dan Upaya Pencegahan Korupsi
Gunung Ibu di Halmahera Barat Erupsi, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1,2 Kilometer
Calon Praja IPDN Meninggal Setelah Pingsan Saat Ikut Apel Malam
15 Korban Kapal Tenggelam Selamat, BMKG Rilis Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Perairan Malut
KPU RI Pantau Langsung TPS di Pilkada Ulang Kota Pangkalpinang dan Kabupaten Bangka
[HOAKS atau FAKTA] : Gubernur Malut Sherly Tjoanda Bagi-Bagi Uang Puluhan Juta Sesuai dengan Bulan Kelahiran