Pidato Kemenangan Harris: Jalan Panjang dari Perjuangan Perempuan Amerika
Kamala Harris. (Foto: MP/Instagram @kamalaharris)
MerahPutih.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dan Wakil Presiden terpilih Kamala Harris menyapaikan pidato pertama mereka setelah menang sementara menuju Gedung Putih, di Delaware, Sabtu (8/11) waktu setempat. Pidato disampaikan di tengah-tengah pendukung mereka di negara bagian yang jadi markas pemenangan.
Sebelum Biden berpidato, Wakil Presiden terpilih Kamala Harris lebih dulu berdiri di depan para pendukung. Dia mengucapkan terima kasih dan berjanji menjadi pemimpin bagi mereka kaum minoritas, termasuk native Amerika, kaum kulit hitam, Asia, dan dan juga pelindung bagi perempuan.
Kamala Harris, yang merupakan Senator California, membuat sejarah sebagai wanita pertama yang terpilih sebagai wakil presiden.
Baca Juga:
Pidato Kemenangan Biden: Janji Jadi Presiden Kedua Kubu Terpecah Setelah Pilpres
Harris yang kini berusia 56. Dia wanita Afrika-Amerika pertama dan orang Asia-Amerika pertama yang berada dipucuk tertinggi kantor Kepresidennya. Ayahnya seorang Jamaika dan ibu berasal dari India.
Dalam pidato pertamanya sebagai Wakil Presiden AS terpilih, Kamala Harris memuji Joe Biden. Harris menyebut Biden sebagai seorang berhati besar. Joe telah melewati banyak cobaan dalam hidupnya, termasuk kehilangan terbesar istri pertama dan anak-anaknya.
"Joe adalah penyembuh, pemersatu yang teruji, tangan mantap seseorang yang pengalaman. Kehilangan memberinya tujuan yang akan membantu kita sebagai bangsa, merebut kembali tujuan kita sendiri," katanya.
Harris juga bercerita tentang keluargannya dan khusus tentang kaum perempuan AS. Dia memberikan perhatian untuk perempuan kulit hitam, Asia, kulit putih, warga berdarah Latin, dan perempuan penduduk asli Amerika, yang telah membuka jalan hingga "malam ini".
"Wanita yang berjuang dan berkorban begitu banyak untuk kesetaraan, dan kebebasan, dan keadilan bagi semua. Mereka adalah tulang punggung demokrasi kita," kata Harris.
Ia memuji Biden atas keberanian untuk mendobrak batas dan memilih seorang perempuan keturunan asia-kulit hitam seperti dirinya sebagai wakil presiden.
"Meskipun saya mungkin perempuan pertama yang memegang jabatan ini, saya tidak akan menjadi yang terakhir," ujarnya disambut riuh tepuk tangan para pendukung.
Harris menyatakan jalan panjang baginya dan Biden untuk memulai "kerja keras" untuk Amerika. Dia berjanji akan membangun kembali ekonomi yang rontok akibat pandemi, membereskan isu-isu rasisme yang belakangan kembali muncul, juga terkait krisis iklim.
"Mari kita bersatu untuk negara kita, dan untuk menyembuhkan jiwa bangsa kita. Jalan di depan tidak akan mudah, tetapi Amerika sudah siap, begitu juga Joe dan saya," kata Harris.
Baca Juga:
Harris menyebut Joe Bidan orang yang tepat memimpin saat ini. Biden akan menjadi presiden untuk semua orang Amerika dan menjaga keamanan negara.
Di akhir pidato, Harris kemudian memanggil Biden yang kemudian datang dari arah belakang. Biden setengah berlari muncul di hadapan para pendukungnya dan mengucapkan pidato dengan sangat lantang. Di samping Harris, Biden juga memuji wanita itu sebagai pembuat sejarah baru putri pertama imigran yang pernah terpilih di Amerika. (*)
Baca Juga:
Biden Jadi Presiden Tertua dan Harris Jadi Wakil Presiden Perempuan Pertama AS
Bagikan
Berita Terkait
Istri Mantan Kapolri Hoegeng Iman Santoso 'Eyang Meri' Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Bahar bin Smith Tersangka Kasus Pemukulan Banser, Dijerat Pasal Berlapis
Susul Dirut BEI, Mahendra Siregar dan Sejumlah Petinggi OJK Mengundurkan Diri
Indonesia Pesta Gol ke Gawang Korsel 5-0 di Laga Pembuka Piala Asia Futsal 2026
Gara-Gara Utang BP Tega Bunuh Ibu Kandung, Jasad Dibakar Dibuang di Jalan
Pesawat Smart Air Jatuh di Perairan Nabire, Seluruh Penumpang Dilaporkan Selamat
Gempa M 5,7 Guncang Pacitan, Getaran Terasa hingga Bali
Hampir Semua Rumah 2 Kampung Tertimbun Longsor Cisarua: 8 Jasad Ditemukan 82 Orang Hilang
Gerbang Rafah Pintu Masuk Gaza dari Mesir Kembali Dibuka 2 Arah
Warga Kota Tangerang Jangan Sampai Lewat, Ada 8 Paket Diskon Pajak PBB-P2 dan BPHTB