Petinggi PAN Tangkap Sinyal di Balik Pidato Jokowi
Presiden Jokowi saat menyampaikan pidato Visi Indonesia di SICC, Sentul Bogor, Jawa Barat (Foto: Antaranews)
MerahPutih.com - Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Bara Hasibuan menilai pidato Presiden terpilih Jokowi Widodo (Jokowi) mengisyaratkan panggilan kepada semua pihak untuk berkontribusi bersama dalam membangun pemerintahan.
Artinya, kata Bara, Presiden pemenang Pilpres 2019 itu menerima siapapun yang ingin bergabung di pemerintahan tanpa memadang latar belakang politiknya, termasuk PAN.
Baca Juga: Sinyal Kuat Gabung Jokowi, PAN: Setelah Pilpres Kami Bebas!
"Itu adalah a call to action. Panggilan untuk berbuat nyata untuk negara ini. Kalau dibutuhkan pak Jokowi kami siap bergabung untuk terlibat langsung dalam action tersebut, untuk jawab tantangan bangsa seperti human capital," kata Bara, kepada wartawan di Jakarta, Selasa (16/7).
Bara menjelaskan ada tantangan ideologis dan juga tantangan memperkuat nilai Pancasila di abad yang kompetitif ini. Maka, lanjut dia, dengan membantu pemerintah artinya menopang segala tantangan yang akan dihadapi negara kedepannya.
"Ancaman radikalisme itu nyata dan PAN memiliki basis yang unik dan banyak yang memang dibutuhkan untuk menjawab tantangan tersebut," tutur dia.
Baca Juga: Amien Rais Ingatkan Jokowi dan Prabowo Aib Bagi-Bagi Kursi
Menurut Bara, PAN tentu juga sudah meminta pendapat dari pengurus daerah dengan adanya sinyal yang diberikan untuk mendukung pemerintahan itu. Apalagi, klaim dia, sebagian kader PAN daerah cenderung untuk masuk ke dalam pemerintah.
"Yang sudah saya katakan, bahwa tren PAN itu sendiri di DPP dan sudah ada 20-30 pengurus provinsi yang dipanggil Ketum (ketua umum) bahwa tren, itu (koalisi) emang kita (ingin) gabung ke pemerintahan Pak Jokowi," tutup petinggi PAN itu. (Knu)
Baca Juga: Puji Pidato Jokowi, Ikatan Sarjana NU Tawarkan Kadernya Masuk Kabinet
Bagikan
Wisnu Cipto
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA]: Anwar Usman Vonis Jokowi Bersalah karena Palsukan Ijazahnya
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Ditetapkan sebagai Bencana Nasional oleh Pemerintah
[HOAKS atau FAKTA]: Presiden ke-7 RI Joko Widodo Ditugaskan BRIN jadi Ketua Gugus Tugas Penanggulangan Bencana
[HOAKS atau FAKTA]: Ingin Dicap sebagai Pahlawan, Jokowi Datangi Lokasi Bencana di Sumatra
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Marahi Menkeu Purbaya karena Menolak Membayar Utang Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Kader PDIP Sebut Serangan Ahmad Ali ke Jokowi Adalah Order Busuk Agar Aman dari KPK
[HOAKS atau FAKTA ]: Kejagung Sita Uang Jokowi Triliunan Rupiah
Subsidi Pangan Dipangkas Rp 300 Miliar, Lukmanul Hakim Kritik Pemprov DKI
Dukungan Projo ke Prabowo Dinilai Langkah Terhormat Dalam Politik Kebangsaan
[HOAKS atau FAKTA]: Ketua Harian PSI Usulkan Duet Gibran-Jokowi di Pilpres 2029