Pesawat Terbesar Dunia Dipilih untuk Meluncurkan Kendaraan Hipersonik

Leonard Leonard - Kamis, 30 April 2020
Pesawat Terbesar Dunia Dipilih untuk Meluncurkan Kendaraan Hipersonik

Teknologi pesawat makin canggih (Foto: nbcnews)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SAAT ini banyak maskapai penerbangan komersial yang tidak diperbolehkan terbang dan menerapkan pembatasan layanan karena pandemi COVID-19. Namun, hal tersebut tidak menghalangi salah satu perusahaan penerbangan untuk tetap memacu kinerjanya dengan berinovasi.

Adalah Stratolaunch, perusahaan yang didirikan pada 2011 oleh salah satu pendiri Microsoft Paul Allen. Pernah menjadi berita utama ketika mereka membangun pesawat terbesar di dunia. Awalnya pesawat itu dirancang untuk meluncurkan roket orbital. Namun semenjak itu, mereka berinisiatif mengambil misi baru, yaitu membangun dan menguji kendaraan berkecepatan hipersonik.

Baca juga:

Jet Kargo Terbesar Boeing Terbang Perdana Memerangi COVID-19

1
Awalnya dirancang untuk meluncurkan roket orbital (Foto: nbcnews)

Belum lama ini Stratolauch meluncurkan rencana baru dan merilis desain untuk Talon-A. Sebuah kendaraan yang mampu mencapai kecepatan Mach 6, alias memecahkan hambatan suara. Jenis kendaraan dipakai dengan tujuan untuk penelitian hipersonik, sebagai eksperimen, juga memungkinkan misi operasional.

Menurut Stratolaunch, "[Talon-A] akan melakukan penerbangan jangka panjang di kecepatan tinggi Mach, dan meluncur kembali untuk melakukan pendaratan horizontal otonom pada landasan pacu konvensional. Kendaraan ini juga akan mampu lepas landas secara otonom dengan kekuatannya sendiri, melalui landasan konvensional."

Pada proyek ini perusahaan juga menggunakan pesawat terbesar di dunia yang mampu membawa Talon-A dan meluncurkannya sambil melaju dengan kecepatan 35.000 kaki.

Bahkan, pesawat pengangkut yang akan dipilih bisa mengangkut tiga kendaraan Talon-A sekaligus, memungkinkan memiki kemampuan tunggal atau multi-misi pada satu pesawat Stratolaunch. Sementara itu, pesawat Stratolaunch dapat kembali ke landasan pacu untuk mempersiapkan misi berikutnya.

Baca juga:

90 Menit Saja dari Paris ke Amsterdam dengan Hyperloop

2
Talon-A akan diuji terbang perdana pada tahun 2022 (Foto: universetoday)

Alat tes hipersonik milik Stratolaunch akan berfungsi sebagai katalis dalam memicu kebangkitan teknologi hipersonik bagi pemerintahan, sektor komersial, dan akademisi, seperti yang dijelaskan CEO Stratolaunch W. Jean Floyd di situs resmi Stratolaunch.

Pesawat besar ini memiliki lebar sayap hingga 117 meter dengan beratnya hampir 227 ton, dan memiliki enam mesin. Talon-A akan melakukan uji terbang pertamanya pada tahun 2022 jika semuanya berjalan sesuai rencana.

Stratolaunch juga mengumumkan desain pesawat lain yang disebut Black Ice, yang digambarkan sebagai pesawat ruang angkasa sepenuhnya. Black Ice adalah pesawat canggih serbaguna yang dapat mengorbit di luar angkasa, dibuat dengan tujuan untuk mengangkut kru dan kargo. (lgi)

Baca juga:

Desain Terbaru Kursi Pesawat "Social Distancing", Normal Baru Usai Pandemi COVID-19

#Penerbangan #Pesawat
Bagikan
Ditulis Oleh

Leonard

Berita Terkait

Indonesia
Pesawat Smart Air Jatuh di Perairan Nabire Diduga Akibat Gangguan Mesin
Pesawat Smart Air PK-SNS rute Nabire–Kaimana alami gangguan mesin dan mendarat darurat di Nabire. Seluruh penumpang selamat, Kemenhub lakukan investigasi.
Wisnu Cipto - Selasa, 27 Januari 2026
Pesawat Smart Air Jatuh di Perairan Nabire Diduga Akibat Gangguan Mesin
Lifestyle
AirAsia Gandeng Hyrox Asia Pasifik, Kembangkan Wisata Olahraga dan Gaya Hidup Aktif
AirAsia bekerja sama dengan Hyrox Asia Pasifik untuk mengembangkan wisata olahraga. Kolaborasi mencakup 15 kota dan diskon penerbangan bagi atlet.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 23 Januari 2026
AirAsia Gandeng Hyrox Asia Pasifik, Kembangkan Wisata Olahraga dan Gaya Hidup Aktif
Indonesia
Kisah Haru di Balik Tragedi ATR 42-500: Adik Ipar Terjang Gunung Bulusaraung Demi Jemput Kakak Pulang ke Garut
Pihak keluarga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada KKP, tim medis, dan otoritas terkait yang memfasilitasi seluruh proses, mulai dari pemberangkatan keluarga ke Makassar hingga penanganan jenazah
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Januari 2026
Kisah Haru di Balik Tragedi ATR 42-500: Adik Ipar Terjang Gunung Bulusaraung Demi Jemput Kakak Pulang ke Garut
Indonesia
DPR Bongkar Keanehan Rute Pesawat ATR 42-500 yang Jatuh di Maros
Tak hanya soal navigasi, Lasarus juga menerima laporan mengenai riwayat teknis armada yang kurang prima
Angga Yudha Pratama - Rabu, 21 Januari 2026
DPR Bongkar Keanehan Rute Pesawat ATR 42-500 yang Jatuh di Maros
Indonesia
2 Jenazah Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Berhasil Dievakuasi
Dalam proses evakuasi tersebut, personel sempat dihadapkan pada tantangan medan ekstrem dan cuaca yang sulit diprediksi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Januari 2026
2 Jenazah Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Berhasil Dievakuasi
Indonesia
Keluarga Korban Pesawat Jatuh ATR 42-500 Serahkan Sampel DNA
Selain keluarga korban Muhammad Farhan di Sulsel, salah seorang keluarga korban lainnya Esther Aprilita sebagai pramugari di pesawat ATR tersebut juga mendatangi Biddokes di Provinsi Jawa Barat.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Januari 2026
Keluarga Korban Pesawat Jatuh ATR 42-500 Serahkan Sampel DNA
Indonesia
Tim SAR Temukan Serpihan Badan dan Ekor Pesawat ATR 42-500 yang Jatuh di Puncak Gunung Bulusaraung, Maros, Pencarian Korban Difokuskan Menemukan Penyintas
Penemuan serpihan pesawat ini menjadi petunjuk penting dalam mempersempit area pencarian.
Dwi Astarini - Minggu, 18 Januari 2026
Tim SAR Temukan Serpihan Badan dan Ekor Pesawat ATR 42-500 yang Jatuh di Puncak Gunung Bulusaraung, Maros, Pencarian Korban Difokuskan Menemukan Penyintas
Indonesia
Serpihan Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Puncak Bukit Bulusaraung
Badan pesawat ditemukan tim SAR darat setelah adanya laporan temuan serpihan dari tim yang melakukan penyisiran lokasi menggunakan pesawat.
Dwi Astarini - Minggu, 18 Januari 2026
Serpihan Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Puncak Bukit Bulusaraung
Indonesia
Polda Sulsel Siapkan Tim Identifikasi Jenazah Penumpang Pesawat ATR 42-500 yang Diduga Jatuh di Maros, Kapolda Jamin Hasil Keluar secara Cepat dan Akurat
Posko antemortem tersebut akan didirikan di Rumah Sakit TNI Angkatan Udara dr Dody Sardjito, kawasan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.
Dwi Astarini - Minggu, 18 Januari 2026
Polda Sulsel Siapkan Tim Identifikasi Jenazah Penumpang Pesawat ATR 42-500 yang Diduga Jatuh di Maros, Kapolda Jamin Hasil Keluar secara Cepat dan Akurat
Indonesia
Cuaca Ekstrem, AirNav Lakukan Divert dan Holding di Bandara Soetta
Cuaca ekstrem di Jakarta menyebabkan gangguan penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta. AirNav mencatat 15 pesawat holding dan 16 dialihkan demi keselamatan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Januari 2026
Cuaca Ekstrem, AirNav Lakukan Divert dan Holding di Bandara Soetta
Bagikan