Perusahaan Ojol dan Platform Kesehatan Sukseskan Vaksinasi
Grab dan Good Doctor memfasilitasi pemberian vaksin. (Foto: Unsplash/Daniel Schuldi)
GRAB dan Good Doctor berhasil mencapai target vaksinasi lebih cepat. Dalam waktu hanya lima hari (terhitung 3 Maret), Grab Vaccine Center di Nusa Dua Bali telah berhasil menyuntikkan 5.134 dosis vaksin. Angka ini telah melampaui target semula yaitu 5.000 dosis dalam tujuh hari.
Penerima vaksin tersebut ialah para pekerja di sektor pelayanan transportasi. Mereka ialah pengemudi angkutan umum, mitra pengemudi dan mitra pengantaran Grab dan pekerja publik di sektor pariwisata di Pulau Dewata.
Baca juga:
Pencapaian target yang lebih awal ini adalah berkat dedikasi luar biasa 31 dokter dan perawat yang ditempatkan di area pra-registrasi dan 16 dokter dan perawat yang ditempatkan di area layanan Drive-Thru. Vaksin diberikan mulai 27 Februari sampai 5 Maret 2021 untuk gelombang satu dan 13 sampai 19 Maret 2021 untuk gelombang dua.
"Tentu saja angka ini akan menjadi acuan dan motivasi bagi kami, terutama di Good Doctor, untuk senantiasa memberikan pelayanan kesehatan terbaik dan terpercaya," ungkap Danu Wicaksana, Managing Director Good Doctor Technology Indonesia dalam rilis pers yang diterima merahputih.com.
Baca juga:
Penerima vaksin COVID-19 dari sektor pariwisata dan transportasi publik mendapatkan undangan melalui pesan singkat yang harus ditunjukkan sebagai syarat untuk masuk ke pusat vaksinasi. Sementara itu, mitra pengemudi dan pengantaran layanan transportasi daring (ride-hailing) diinformasikan melalui pesan singkat dan juga pesan di aplikasi mitra pengemudi Grab.
Penerima vaksin wajib menunjukkan undangan sebelum dapat divaksinasi. Gelombang pertama penerima vaksin ini ditentukan berdasarkan rekomendasi dari Dinas Kesehatan, Dinas Pariwisata dan Dinas Perhubungan Provinsi Bali. "Kami berharap mereka dapat merasakan manfaat vaksin yang dapat memberikan perlindungan dari COVID-19," ujar Ridzki Kramadibrata, President of Grab Indonesia.
Sebelumnya, peluncuran Grab Vaccine Center pertama di Bali ini dihadiri oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Sandiaga Uno yang bergabung dalam konferensi pers secara virtual. Gubernur Bali Wayan Koster turut hadir dalam kesempatan itu.
"Kami sangat mengapresiasi kerja sama dan dukungan dari sektor swasta dalam menyukseskan program vaksinasi ini," ujar Budi Gunadi Sadikin. (ikh)
Baca juga:
Cegah Corona dengan Mengonsumsi 5 Makanan Peningkat Sistem Imun Tubuh
Bagikan
Berita Terkait
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
DKI Jakarta Masih Aman dari Super Flu, Vaksinasi Influenza Disiapkan
Melihat Penyuntikan Vaksinasi Influenza Flubio untuk Cegah Super flu bagi Warga di Jakarta
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk