Perusahaan Nakal Buang Limbah Saat Musim Hujan
Kegiatan bersih ciliwung tersebut dilakukan untuk memperlancar aliran sungai sebagai upaya mencegah banjir memasuki musim hujan. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso
MerahPutih Megapolitan - Kepala Departemen Kajian dan Pengembangan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) DKI Jakarta, E Peter mengatakan pencemaran sungai yang dilakukan perusahaan nakal selalu terjadi pada musim hujan.
Menurut Peter, perusahaan nakal sengaja membuang limbahnya pada musim hujan karena air hujan akan menyamarkan limbah yang dibuang oleh perusahaan tersebut.
"Jadi limbah cair konsentrat dibuang saat musim hujan terutama saat turun deras," ucap Peter melalui pesan singkat kepada merahputih.com, Jumat (4/12).
Peter juga menjelaskan, sejauh ini belum ada tindakan tegas kepada perusahaan nakal di Jakarta. Ia menilai pemerintah masih takut kepada pengusaha.
"Di negeri ini pemerintah takut kepada pengusaha. Kasus kebakaran hutan contohnya. Jika ada yang bersedia mendanai riset terhadap mutu sungai, kami siap melaksanakan," tegas E Peter.(yni)
BACA JUGA:
- Warga Kampung Pulo Ragu Normalisasi Sungai Ciliwung Tepat Waktu
- Masyarakat Bantaran Sungai Ciliwung Hambat Kegiatan Mat Peci
- Program Normalisasi Sungai Ciliwung di Kampung Pulo Rampung Akhir Desember
- Menteri Basuki Sesumbar Normalisasi Sungai Ciliwung Atasi Banjir
- Proyek Sodetan Sungai Ciliwung Dicicil 7,5 Meter Setiap Hari
Bagikan
Berita Terkait
Selasa (13/2) Pukul 18.00, 3 RT di Jakarta masih Kebanjiran, Ribuan Orang Mengungsi
Update Banjir Jakarta: 11 RT Masih Terendam, Ribuan Warga Bertahan di Pengungsian
11 RT di Jakarta Masih Terendam Banjir, Total Pengungsi 1.398 Jiwa
Banjir Rawa Buaya, Sudin Salahkan Inisiatif Warga Lubangi Turap Malah Jadi Blunder
Curah Hujan Tinggi, BNPB Turun Tangan Lakukan Modifikasi Cuaca di Jakarta
Banjir Jakarta Utara, BPBD Salurkan Makanan hingga Matras ke Pengungsi
Dinas SDA Ungkap Penyebab Jakarta Utara Terendam Banjir Serentak
Jakarta Dikepung Hujan Ekstrem, Pasukan Biru Siaga untuk 'Perang' Lawan Genangan di 5 Wilayah DKI
Update Banjir Jakarta: 22 RT dan 5 Ruas Jalan Tergenang, Ribuan Warga Mengungsi
BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Jakarta hingga 13 Januari 2026, Warga Diminta Waspada