Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Update Banjir Jakarta: 11 RT Masih Terendam, Ribuan Warga Bertahan di Pengungsian

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Januari 2026
Update Banjir Jakarta: 11 RT Masih Terendam, Ribuan Warga Bertahan di Pengungsian

Ilustrasi banjir. Foto: Dok. BPBD

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan banjir yang sempat menggenangi sejumlah ruas jalan utama di ibu kota kini telah sepenuhnya surut. Namun, hingga Selasa (13/1) siang, genangan masih terjadi di sejumlah permukiman warga.

Berdasarkan data BPBD DKI Jakarta per Selasa (13/1) pukul 12.00 WIB, tercatat 11 Rukun Tetangga (RT) masih terendam banjir. Wilayah terdampak berada di Jakarta Barat dan Jakarta Utara.

“BPBD mencatat saat ini terdapat 11 RT,” ujar Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan, Selasa (13/1).

Di Jakarta Barat, terdapat 5 RT yang masih terendam, seluruhnya berada di Kelurahan Tegal Alur, dengan ketinggian air mencapai 30 sentimeter.

Sementara di Jakarta Utara, banjir masih menggenangi 6 RT, yakni 1 RT di Kelurahan Kalibaru dan 5 RT di Kelurahan Warakas, dengan ketinggian air rata-rata 30 sentimeter.

Meski genangan berangsur surut, jumlah warga yang mengungsi masih cukup besar. Data BPBD DKI mencatat hingga Selasa siang terdapat 1.398 jiwa yang masih berada di lokasi pengungsian.

Baca juga:

Update Banjir Jakarta: 22 RT dan 5 Ruas Jalan Tergenang, Ribuan Warga Mengungsi

Data Pengungsi

Jakarta Barat

Kelurahan Tegal Alur

  • RPTRA Alur Anggrek: 55 KK, 200 jiwa
  • Mushola Al Mukhlisin: 8 KK, 23 jiwa
  • Rusun Lokbin: 31 KK, 136 jiwa
  • Mushola At-Taubah RW 13: 27 KK, 82 jiwa
  • Majelis Dorotul Abidin RT 09/02: 28 KK, 75 jiwa

Kelurahan Rawa Buaya

  • Kantor Sekretariat RW 01: 1 KK, 4 jiwa
  • Balai Warga RW 02: 5 KK, 22 jiwa

Kelurahan Cengkareng Barat

  • Mushola Al Hidayah RT 007/10: 9 KK, 34 jiwa

Jakarta Utara

Kelurahan Kalibaru

  • Gedung Pelayanan Masyarakat RW 13: 50 KK, 68 jiwa

Kelurahan Semper Barat

  • Rusun Embrio: 202 KK, 530 jiwa

Kelurahan Sukapura

  • Bengkel Mobil Gading Griya Lestari: 12 KK, 49 jiwa

Kelurahan Warakas

  • Mushola Baiturrahim: 15 KK, 30 jiwa
  • Masjid Miftahulsalam: 60 KK, 120 jiwa
  • Mushola Al Wasilatul Iman: 6 KK, 25 jiwa

Baca juga:

Banjir Jakarta Utara, BPBD Salurkan Makanan hingga Matras ke Pengungsi

BPBD DKI Jakarta terus mengerahkan personel untuk memantau kondisi banjir di setiap wilayah. Koordinasi dilakukan bersama Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, dan Dinas Gulkarmat guna melakukan penyedotan genangan serta memastikan saluran air berfungsi optimal, dibantu lurah dan camat setempat.

Selain itu, BPBD juga memastikan kebutuhan dasar para penyintas tetap terpenuhi. Genangan ditargetkan dapat surut sepenuhnya dalam waktu cepat.

“BPBD DKI mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan,” tutup Yohan. (Asp)

#Banjir #Banjir Jakarta #BPBD DKI Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Banjir Terjang Texas, Sedikitnya 1 Orang Tewas
Banjir terjadi di daerah yang sama yang menelan lebih dari 130 korban jiwa akibat banjir bandang pada musim panas 2025.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
Banjir Terjang Texas,  Sedikitnya 1 Orang Tewas
Dunia
Hujan Deras dan Banjir Bandang Melanda Bangladesh, 51 Orang Tewas
Ribuan orang kehilangan tempat tinggal setelah banjir bandang dan tanah longsor melanda berbagai wilayah di negara tersebut, termasuk ibu kota Dhaka.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
 Hujan Deras dan Banjir Bandang Melanda Bangladesh, 51 Orang Tewas
Indonesia
APBD DKI Rp 300 Miliar Disiapkan, Warga Kali Krukut dan Cakung Lama Tetap Menolak Pindah
Pemprov DKI Jakarta menyiapkan Rp 300 miliar dalam APBD 2026 untuk pembebasan lahan normalisasi Kali Ciliwung, Krukut, dan Cakung Lama. Target 170 bangunan, namun warga masih enggan pindah ke rusun.
Wisnu Cipto - Sabtu, 11 Juli 2026
APBD DKI Rp 300 Miliar Disiapkan, Warga Kali Krukut dan Cakung Lama Tetap Menolak Pindah
Indonesia
BPBD DKI Peringatkan Potensi Banjir Rob di Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu hingga 16 Juli 2026
BPBD DKI Jakarta mengeluarkan peringatan potensi banjir rob di Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu pada 16 Juli 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 Juli 2026
BPBD DKI Peringatkan Potensi Banjir Rob di Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu hingga 16 Juli 2026
Indonesia
Pemprov DKI Tertibkan Bangunan di Kali Mookervart, Kendalikan Banjir di Kawasan Rawa Buaya
Penertiban tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Juni 2026
Pemprov DKI Tertibkan Bangunan di Kali Mookervart, Kendalikan Banjir di Kawasan Rawa Buaya
Indonesia
Gunung Semeru Siaga, BPBD Lumajang Minta Warga Waspada Awan Panas
Warga juga harus mewaspadai ancaman sekunder berupa aliran lahar dingin di sepanjang sungai berhulu di Gunung Semeru, terutama saat hujan turun
Angga Yudha Pratama - Senin, 15 Juni 2026
Gunung Semeru Siaga, BPBD Lumajang Minta Warga Waspada Awan Panas
Indonesia
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem
Dalam beberapa tahun belakangan karena perubahan iklim, curah hujan yang terjadi cenderung tinggi dan ekstrem yaitu 150-250 mm.
Frengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem
Berita Foto
Baru Diguyur Hujan Sebentar, Jalan Metro Pondok Indah Langsung Tergenang hingga 50 Cm
Sejumlah kendaraan sepeda motor melawan arah saat banjir setinggi 50 CM mengenangai jalan Metro Pondok Indah, Jakarta Selatan, Selasa (26/5/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 26 Mei 2026
Baru Diguyur Hujan Sebentar, Jalan Metro Pondok Indah Langsung Tergenang hingga 50 Cm
Indonesia
Langkah Antisipasi Pemprov DKI Hadapi Cuaca Ekstrem
BPBD DKI terus memantau informasi prakiraan cuaca, peringatan dini, dan perkembangan kondisi atmosfer yang dikeluarkan oleh BMKG.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Langkah Antisipasi Pemprov DKI Hadapi Cuaca Ekstrem
Indonesia
Jakarta Berpotensi Hadapi Cuaca Ekstrem 20-24 Mei, BPBD Ingatkan Warga Waspada
Wilayah Jakarta, termasuk Kepulauan Seribu, diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga deras yang berpotensi menimbulkan banjir.
Dwi Astarini - Kamis, 21 Mei 2026
Jakarta Berpotensi Hadapi Cuaca Ekstrem 20-24 Mei, BPBD Ingatkan Warga Waspada
Bagikan