Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Dinas SDA Ungkap Penyebab Jakarta Utara Terendam Banjir Serentak

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Januari 2026
Dinas SDA Ungkap Penyebab Jakarta Utara Terendam Banjir Serentak

Banjir Setinggi 50 CM Genangi Jalan Daan Mogot Cengkareng Jakarta Barat

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Wilayah Jakarta Utara serentak terendam banjir pada Senin (12/1) akibat curah hujan ekstrem yang mengguyur kawasan tersebut sejak pagi hari. Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta mencatat intensitas hujan jauh melampaui kapasitas infrastruktur drainase yang tersedia.

Berdasarkan data Dinas SDA DKI Jakarta, pada pukul 08.00 hingga 13.00 WIB, curah hujan di Stasiun Hujan Kamal tercatat mencapai 192 milimeter, sementara di Stasiun Hujan Koja mencapai 178 milimeter.

Kepala Dinas SDA DKI Jakarta, Ika Agustin Ningrum, menjelaskan bahwa curah hujan ekstrem menjadi faktor utama penyebab banjir yang melanda kawasan Jakarta Utara.

“Curah hujan yang terjadi sudah berada pada kategori ekstrem,” ujar Ika, Selasa (13/1).

Baca juga:

BRIN: Jakarta Utara Ambles 3,5 Cm per Tahun, Risiko Banjir Naik 40 Persen

Ia mengungkapkan, saluran drainase makro di Jakarta saat ini hanya mampu menampung curah hujan hingga 150 milimeter, sedangkan saluran pendukung kapasitasnya lebih rendah, yakni sekitar 100 milimeter dalam waktu empat jam. Kondisi ini menyebabkan air meluap dan merendam permukiman warga serta sejumlah ruas jalan di Jakarta Utara dan sebagian wilayah Jakarta Barat.

“Kondisi intensitas hujan yang terjadi, khususnya di wilayah utara, sudah berada di atas kemampuan infrastruktur kita,” kata Ika.

Selain hujan ekstrem, banjir diperparah oleh faktor pasang air laut yang terjadi bersamaan pada Senin pagi. Meski pasang laut tidak tergolong tinggi, kondisi tersebut menghambat aliran air hujan menuju laut secara gravitasi.

“Walaupun pasang tidak terlalu tinggi, namun menyebabkan air tidak dapat mengalir secara gravitasi ke laut,” jelasnya.

Ika juga menyoroti kondisi Jakarta Utara yang mengalami penurunan muka tanah (land subsidence) cukup signifikan. Banyaknya titik cekungan membuat aliran air melambat, terutama saat air laut mulai surut.

“Wilayah utara merupakan daerah dengan penurunan muka tanah, bahkan permukaannya berada di bawah laut. Kondisi ini membutuhkan waktu lebih lama untuk mengeringkan genangan dengan pompa, terutama saat banjir terjadi di atas kapasitas,” tutur Ika.

Baca juga:

Genangan Air Setinggi 15 Cm, Lalu Lintas dari Bandara Soetta Menuju Jakarta dan Sebaliknya Tersendat Selasa Pagi

Sebagai informasi, hujan deras yang turun sejak Senin (12/1) dini hari hingga sore hari mengakibatkan puluhan rukun tetangga (RT) dan ruas jalan di Jakarta terendam banjir. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat, hingga pukul 21.00 WIB, banjir sempat merendam 63 RT dengan ketinggian air mencapai satu meter.

Selain Jakarta Utara, banjir pada Senin kemarin juga melanda sebagian wilayah Jakarta Barat, Jakarta Timur, dan Jakarta Selatan. Luapan Kali Krukut dan Kali Ciliwung turut memperparah dampak banjir di sejumlah kawasan permukiman warga. (Asp)

#Banjir #Cuaca Ekstrem #Banjir Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Prakiraan Cuaca 31 Juli-3 Agustus: Daftar Wilayah Siaga Hujan Lebat dan Angin Kencang
Meskipun sebagian besar wilayah Indoensia sudah memasuki kemarau, beberapa daerah tetap perlu mengencangkan sabuk pengaman menghadapi cuaca ekstrem
Angga Yudha Pratama - Jumat, 31 Juli 2026
Prakiraan Cuaca 31 Juli-3 Agustus: Daftar Wilayah Siaga Hujan Lebat dan Angin Kencang
Indonesia
Prakiraan Cuaca Indonesia 28–30 Juli 2026: Kota-Kota Ini Berpotensi Diguyur Hujan Sedang Hingga Angin Kencang
BMKG membagikan beberapa imbauan penting untuk masyarakat
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 Juli 2026
Prakiraan Cuaca Indonesia 28–30 Juli 2026: Kota-Kota Ini Berpotensi Diguyur Hujan Sedang Hingga Angin Kencang
Dunia
3.800 Orang di Spanyol Meninggal Akibat Gelombang Panas, Rp 205,54 Miliar Disiapkan Buat Fasilitas Perlindungan
Spanyol telah mencatat 32 kebakaran hutan hebat sejak awal 2026 yang menghanguskan sekitar 153 ribu hektar lahan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 28 Juli 2026
3.800 Orang di Spanyol Meninggal Akibat Gelombang Panas, Rp 205,54 Miliar Disiapkan Buat Fasilitas Perlindungan
Indonesia
Kota-Kota Ini Berpotensi Diguyur Hujan Sedang dan Angin Kencang 27-31 Juli 2026
Aktivitas pembakaran sampah atau pembukaan lahan secara sembarangan sangat melanggar imbauan keselamatan
Angga Yudha Pratama - Minggu, 26 Juli 2026
Kota-Kota Ini Berpotensi Diguyur Hujan Sedang dan Angin Kencang 27-31 Juli 2026
Indonesia
BMKG Prediksi Langit Jakarta Dominan Cerah dan Berawan pada Jumat (24/7)
Sementara, kondisi langit cerah hingga berawan merata di seluruh wilayah administrasi DKI Jakarta sejak pagi hingga malam hari
Angga Yudha Pratama - Jumat, 24 Juli 2026
BMKG Prediksi Langit Jakarta Dominan Cerah dan Berawan pada Jumat (24/7)
Indonesia
Siklon Pasifik Picu Ancaman Hujan Lebat, BMKG Keluarkan Peringatan Waspada Banjir-Longsor
BMKG melaporkan siklon Pasifik utara Papua memicu potensi hujan lebat dari Aceh hingga Papua. Warga diminta waspada banjir dan tanah longsor.
Wisnu Cipto - Selasa, 21 Juli 2026
Siklon Pasifik Picu Ancaman Hujan Lebat, BMKG Keluarkan Peringatan Waspada Banjir-Longsor
Indonesia
Peringatan Dini Cuaca Ekstrem BMKG 21-23 Juli 2026: 28 Kota dari Sumatera Hingga Papua Siap-Siap Dihantam Angin Kencang
Selain curah hujan tinggi, ancaman angin kencang berpotensi melanda sebagian besar wilayah pulau utama Indonesia
Angga Yudha Pratama - Selasa, 21 Juli 2026
Peringatan Dini Cuaca Ekstrem BMKG 21-23 Juli 2026: 28 Kota dari Sumatera Hingga Papua Siap-Siap Dihantam Angin Kencang
Indonesia
Warga Jakarta Siaga Payung! BMKG Prediksi Hujan Ringan Mengguyur Wilayah Ibu Kota Malam Ini
Memasuki fase malam hari, intensitas awan hujan mengalami perluasan ke seluruh penjuru kota
Angga Yudha Pratama - Senin, 20 Juli 2026
Warga Jakarta Siaga Payung! BMKG Prediksi Hujan Ringan Mengguyur Wilayah Ibu Kota Malam Ini
Olahraga
Cuaca Ekstrem Ganggu Persiapan Timnas Spanyol dan Argentina Jelang Final Piala Dunia 2026, Pengaruhi Performa?
Hujan lebat disertai badai petir yang melanda kawasan New York dan New Jersey, Amerika Serikat, membuat kedua tim harus menyesuaikan agenda latihan terakhir mereka sebelum final Piala Dunia 2026.
Frengky Aruan - Minggu, 19 Juli 2026
Cuaca Ekstrem Ganggu Persiapan Timnas Spanyol dan Argentina Jelang Final Piala Dunia 2026, Pengaruhi Performa?
Indonesia
Fenomena Bediding Kembali Melanda Jawa, BMKG Ungkap Penyebab Suhu Malam Makin Dingin
Fenomena bediding kembali melanda sejumlah wilayah Jawa saat puncak musim kemarau. BMKG mengungkap musim Australia menjadi penyebab suhu malam turun drastis.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 19 Juli 2026
Fenomena Bediding Kembali Melanda Jawa, BMKG Ungkap Penyebab Suhu Malam Makin Dingin
Bagikan