Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Cuaca Ekstrem Landa Jakarta, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Api Jarak Jauh Tetap Normal

Soffi AmiraSoffi Amira - Senin, 12 Januari 2026
Cuaca Ekstrem Landa Jakarta, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Api Jarak Jauh Tetap Normal

Kereta Api Jarak Jauh.(foto: dok PT KAI)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta memastikan perjalanan kereta jarak jauh tak terdampak cuaca ekstrem yang terjadi pada Senin (12/1).

Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo mengatakan, bahwa KAI Daop 1 Jakarta secara aktif berkoordinasi dan bekerja sama dengan BMKG Stasiun Meteorologi untuk memperoleh informasi prakiraan cuaca terkini.

Informasi tersebut digunakan sebagai dasar langkah antisipasi operasional agar perjalanan kereta api tetap berjalan aman dan lancar.

“Kerja sama dengan BMKG kami lakukan untuk memantau perkembangan cuaca secara berkala sehingga potensi dampak cuaca ekstrem dapat diantisipasi lebih dini, baik dari sisi operasional maupun pelayanan kepada pelanggan,” ujar Franoto dalam keteranganya kepada wartawan di Jakarta, Senin (12/1).

Baca juga:

BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Jakarta hingga 13 Januari 2026, Warga Diminta Waspada

Franoto menambahkan, meskipun cuaca hujan, hingga saat ini perjalanan kereta api di wilayah Daop 1 Jakarta masih berjalan normal sesuai jadwal.

KAI terus melakukan pemantauan intensif terhadap jalur rel, sarana, dan prasarana untuk memastikan keselamatan serta kenyamanan perjalanan pelanggan tetap terjaga.

Meski dalam kondisi hujan, KAI juga mengimbau pelanggan untuk mengatur waktu perjalanan menuju stasiun dengan lebih cermat dan datang lebih awal guna menghindari keterlambatan.

“Dengan perencanaan waktu yang baik, pelanggan dapat tiba di stasiun lebih tenang dan perjalanan menggunakan kereta api tetap berlangsung aman dan nyaman,” jelas Franoto.

Baca juga:

KAI Catat Lonjakan Wisatawan Mancanegara, Kereta Jadi Andalan Turis Asing

Demi mengurai potensi kepadatan antrean, khususnya di area boarding gate, KAI Daop 1 Jakarta mendorong pelanggan untuk memanfaatkan layanan face recognition boarding gate.

Teknologi ini memungkinkan proses boarding dilakukan dengan lebih cepat dan praktis tanpa perlu menunjukkan tiket fisik maupun identitas secara manual.

Penggunaan face recognition sangat kami sarankan, terutama saat kondisi hujan.

"Selain mempercepat proses boarding, layanan ini juga membantu mengurangi antrean sehingga pelanggan tidak perlu berlama-lama menunggu di area stasiun,” tambah Franoto. (knu)

#PT KAI #Cuaca Ekstrem #Hujan Deras #Kereta Api #Transportasi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Siklon Pasifik Picu Ancaman Hujan Lebat, BMKG Keluarkan Peringatan Waspada Banjir-Longsor
BMKG melaporkan siklon Pasifik utara Papua memicu potensi hujan lebat dari Aceh hingga Papua. Warga diminta waspada banjir dan tanah longsor.
Wisnu Cipto - 1 jam, 6 menit lalu
Siklon Pasifik Picu Ancaman Hujan Lebat, BMKG Keluarkan Peringatan Waspada Banjir-Longsor
Indonesia
Peringatan Dini Cuaca Ekstrem BMKG 21-23 Juli 2026: 28 Kota dari Sumatera Hingga Papua Siap-Siap Dihantam Angin Kencang
Selain curah hujan tinggi, ancaman angin kencang berpotensi melanda sebagian besar wilayah pulau utama Indonesia
Angga Yudha Pratama - 1 jam, 7 menit lalu
Peringatan Dini Cuaca Ekstrem BMKG 21-23 Juli 2026: 28 Kota dari Sumatera Hingga Papua Siap-Siap Dihantam Angin Kencang
Indonesia
Warga Jakarta Siaga Payung! BMKG Prediksi Hujan Ringan Mengguyur Wilayah Ibu Kota Malam Ini
Memasuki fase malam hari, intensitas awan hujan mengalami perluasan ke seluruh penjuru kota
Angga Yudha Pratama - Senin, 20 Juli 2026
Warga Jakarta Siaga Payung! BMKG Prediksi Hujan Ringan Mengguyur Wilayah Ibu Kota Malam Ini
Olahraga
Cuaca Ekstrem Ganggu Persiapan Timnas Spanyol dan Argentina Jelang Final Piala Dunia 2026, Pengaruhi Performa?
Hujan lebat disertai badai petir yang melanda kawasan New York dan New Jersey, Amerika Serikat, membuat kedua tim harus menyesuaikan agenda latihan terakhir mereka sebelum final Piala Dunia 2026.
Frengky Aruan - Minggu, 19 Juli 2026
Cuaca Ekstrem Ganggu Persiapan Timnas Spanyol dan Argentina Jelang Final Piala Dunia 2026, Pengaruhi Performa?
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG: Hujan Lebat Termasuk Disertai Kilat Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah Indonesia, Minggu, 19 Juli
BMKG mengingatkan masyarakat di sejumlah kota besar di Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat yang dapat disertai kilat atau petir pada Minggu.
Frengky Aruan - Minggu, 19 Juli 2026
Prakiraan Cuaca BMKG: Hujan Lebat Termasuk Disertai Kilat Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah Indonesia, Minggu, 19 Juli
Indonesia
Fenomena Bediding Kembali Melanda Jawa, BMKG Ungkap Penyebab Suhu Malam Makin Dingin
Fenomena bediding kembali melanda sejumlah wilayah Jawa saat puncak musim kemarau. BMKG mengungkap musim Australia menjadi penyebab suhu malam turun drastis.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 19 Juli 2026
Fenomena Bediding Kembali Melanda Jawa, BMKG Ungkap Penyebab Suhu Malam Makin Dingin
Indonesia
Kelas Eksekutif KAI Makin Diminati, Jumlah Penumpang Naik Jadi 7,5 Juta pada Semester I 2026
Kelas eksekutif KAI kini makin diminati. Jumlah penumpang naik menjadi 7,5 juta pada semester I 2026.
Soffi Amira - Sabtu, 18 Juli 2026
Kelas Eksekutif KAI Makin Diminati, Jumlah Penumpang Naik Jadi 7,5 Juta pada Semester I 2026
Indonesia
Konser Akbar di Monas, 13 KA keberangkatan Gambir Berhenti di Jatinegara
Pola operasi berhenti luar biasa (BLB) tersebut diterapkan untuk memberikan alternatif akses keberangkatan kepada pelanggan.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 Juli 2026
Konser Akbar di Monas, 13 KA keberangkatan Gambir Berhenti di Jatinegara
Indonesia
BMKG Sebut Angin Kencang Berpotensi Terjadi hingga 23 Juli 2026, Warga Diminta Waspada
BMKG memperingatkan angin kencang hingga 23 Juli 2026. Warga pun diminta untuk waspada.
Soffi Amira - Sabtu, 18 Juli 2026
BMKG Sebut Angin Kencang Berpotensi Terjadi hingga 23 Juli 2026, Warga Diminta Waspada
Indonesia
Halte Kebon Sirih Arah Kota tak Melayani Pelanggan untuk Sementara Mulai Hari Ini
Pelanggan yang biasa menggunakan Halte Kebon Sirih arah Kota diimbau untuk memanfaatkan halte terdekat sebagai alternatif perjalanan.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
Halte Kebon Sirih Arah Kota tak Melayani Pelanggan untuk Sementara Mulai Hari Ini
Bagikan