Perum Damri Tambah 200 Bus Listrik untuk Buktikan Komitmen Transportasi Berkelanjutan dan Udara Bersih

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Jumat, 16 Mei 2025
Perum Damri Tambah 200 Bus Listrik untuk Buktikan Komitmen Transportasi Berkelanjutan dan Udara Bersih

Perum Damri tambah 200 bus listrik di 2025 demi tekan emisi karbon. ANTARA/HO-Humas Damri

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Perusahaan Umum (Perum) Damri menunjukkan komitmen kuat terhadap transportasi berkelanjutan dengan menargetkan penambahan 200 unit bus listrik pada tahun 2025. Langkah ini merupakan wujud dukungan perusahaan terhadap upaya penurunan emisi karbon demi lingkungan yang lebih sehat.

Head of Corporate Communication Damri, Atikah Abdullah menyebut, inisiatif penambahan armada bus listrik ini adalah aksi nyata Damri dalam merealisasikan program pemerintah menuju net zero emission di tahun 2060 serta mempercepat transisi ke energi bersih.

"Langkah strategis ini juga selaras dengan target ambisius pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto untuk mencapai karbon netral bahkan sebelum tahun 2050," ungkap Atikah, Jumat (16/5).

Baca juga:

PT LIB Umumkan Perubahan Jadwal Pekan 34 Liga 1 2024/2025

Saat ini, Damri telah mengoperasikan 116 bus listrik di Jakarta, yang terintegrasi dengan koridor PT Transportasi Jakarta. Rencana penambahan 200 armada selanjutnya juga diproyeksikan untuk melayani wilayah ibu kota.

"Dengan tambahan ini, total armada bus listrik Damri akan mencapai 316 unit, semakin mengukuhkan posisi Damri sebagai pionir transportasi publik yang ramah lingkungan di Indonesia," tegasnya.

Atikah menambahkan bahwa armada bus listrik ini tidak hanya berkontribusi pada pelestarian lingkungan, tetapi juga menawarkan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman dan efisien dari segi energi bagi para pengguna transportasi umum.

Damri secara aktif membangun ekosistem kendaraan listrik melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk produsen kendaraan listrik dan lembaga penelitian. Kerja sama ini bertujuan untuk memastikan kualitas dan keandalan operasional armada bus listrik Damri.

"Pengembangan infrastruktur charging station yang terus diperluas juga menjadi faktor pendorong percepatan adopsi kendaraan listrik di Indonesia," jelas Atikah.

Lebih lanjut, Atikah mengungkapkan bahwa setiap bus listrik Damri yang beroperasi memiliki potensi untuk mengurangi ribuan kilogram emisi karbon dioksida setiap tahunnya.

Baca juga:

Bukan Hanya Marbut, Semua Penjaga Rumah Ibadah di DKI Jakarta Berhak Naik Angkutan Umum Gratis

Dengan peningkatan jumlah armada menjadi 316 unit bus listrik, diharapkan kualitas udara di kota-kota besar Indonesia akan mengalami peningkatan signifikan, memberikan harapan akan lingkungan yang lebih baik bagi generasi mendatang.

"Jika diasumsikan bahwa setiap bus listrik dapat menggantikan bus berbahan bakar diesel yang menghasilkan emisi CO2 sekitar 1,5 hingga 2 ton per hari, tergantung pada jarak tempuh, maka pengoperasian 316 bus listrik berpotensi mengurangi emisi CO2 secara substansial, mencapai ribuan ton per tahun," papar Atikah.

Damri berharap inisiatif ini dapat menghasilkan dampak positif yang luas, tidak hanya bagi lingkungan, tetapi juga bagi kesehatan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi nasional. Selain itu, langkah ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi perusahaan transportasi lainnya untuk turut berkontribusi dalam mewujudkan masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan.

#Perum Damri #Bus Listrik #Mobil Listrik
Bagikan

Berita Terkait

Lifestyle
INDOMOBIL Expo Resmi Dibuka, saatnya Coba Langsung Mobil Listrik Berteknologi Terbaru
Ajang ini menjadi kesempatan untuk mengenal sekaligus mencoba langsung kendaraan listrik dengan teknologi terbaru.
Dwi Astarini - Rabu, 06 Mei 2026
INDOMOBIL Expo Resmi Dibuka, saatnya Coba Langsung Mobil Listrik Berteknologi Terbaru
Indonesia
Menperin Bujuk Menteri Purbaya Soal Insentif dan Stimulus Kendaran Listrik
Kementerian Perindustrian tidak memiliki kewenangan dalam menentukan bentuk maupun skema insentif kendaraan listrik.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 05 Mei 2026
Menperin Bujuk Menteri Purbaya Soal Insentif dan Stimulus Kendaran Listrik
Indonesia
Menkeu Purbaya Bocorkan Skema Insentif Kendaraan Listrik, Meluncur Awal Juni Untuk Dorong Ekonomi Nasional
Purbaya menyatakan bahwa percepatan adopsi kendaraan listrik akan memperkuat daya tahan ekonomi nasional secara jangka panjang
Angga Yudha Pratama - Selasa, 05 Mei 2026
Menkeu Purbaya Bocorkan Skema Insentif Kendaraan Listrik, Meluncur Awal Juni Untuk Dorong Ekonomi Nasional
Indonesia
Kendaraan Listrik Mulai Kena Pajak, Wamenperin: Kita Harus Pertimbangkan Fiskal
Kebijakan pajak kendaraan listrik ke depan tidak lagi seragam dan bisa berbeda antarwilayah karena angkanya ditentukan Pemerintah Daerah.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 April 2026
Kendaraan Listrik Mulai Kena Pajak, Wamenperin: Kita Harus Pertimbangkan Fiskal
Indonesia
Mobil Merek China Mulai Menggeser mobil Jepang, Segmen EV Mendominasi
Harga BBM yang mahal membuat biaya operasional EV entry level terlihat semakin jauh lebih hemat. Tren ini akan semakin menguat di kota besar
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 April 2026
Mobil Merek China Mulai Menggeser mobil Jepang, Segmen EV Mendominasi
Indonesia
Prabowo Genjot Elektrifikasi 100 GW, Siap Kurangi Impor BBM
Prabowo genjot program listrik 100 gigawatt dan tutup 13 PLTD. Targetnya, Indonesia bisa hemat energi dan stop impor BBM dalam 2-3 tahun.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 April 2026
Prabowo Genjot Elektrifikasi 100 GW, Siap Kurangi Impor BBM
Indonesia
Prabowo Ingin Indonesia Punya 'National Champion' Otomotif seperti Jepang dan Korea
Presiden Prabowo ingin Indonesia memiliki merek otomotif global seperti Jepang dan Korea. Ia optimistis VKTR bisa menjadi 'national champion'.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 April 2026
Prabowo Ingin Indonesia Punya 'National Champion' Otomotif seperti Jepang dan Korea
Indonesia
Prabowo: Indonesia Siap Produksi Besar-besaran Sedan Listrik pada 2028
Presiden Prabowo menargetkan Indonesia memproduksi sedan listrik secara massal pada 2028. Pemerintah juga akan bentuk perusahaan khusus dan kurangi impor BBM.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 April 2026
Prabowo: Indonesia Siap Produksi Besar-besaran Sedan Listrik pada 2028
Indonesia
Prabowo Resmikan Pabrik Bus Listrik Berkapasitas 10.000 Unit di Magelang
Energi dinilai sebagai salah satu bidang yang sangat menentukan bagi keberlangsungan sebuah negara.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 09 April 2026
Prabowo Resmikan Pabrik Bus Listrik Berkapasitas 10.000 Unit di Magelang
Lifestyle
Tips Perjalanan Mudik dengan Kendaraan Listrik
Selain lebih ramah lingkungan, kendaraan listrik juga menawarkan pengalaman berkendara yang lebih senyap dan efisien.
Dwi Astarini - Kamis, 12 Maret 2026
Tips Perjalanan Mudik dengan Kendaraan Listrik
Bagikan