Perubahan Drastis! Ini 4 Aturan Baru Haji 2025 yang Harus Diperhatikan Jemaah
Ilustrasi- Seorang petugas membawa jemaah calon haji kloter pertama memakai kursi roda setibanya di Bandara International Minangkabau (BIM). (ANTARA FOTO/Muhammad Arif Pribadi)
Merahputih.com - Penyelenggaraan ibadah haji 1446 H/2025 M semakin dekat, dengan keberangkatan jemaah haji Indonesia ke Arab Saudi dijadwalkan mulai 2 Mei 2025. Konsul Haji KJRI Jeddah, Nasrullah Jasam, menginformasikan bahwa Pemerintah Arab Saudi telah mengeluarkan serangkaian aturan baru menjelang operasional haji.
Aturan pertama adalah penetapan batas akhir masuk jemaah umrah, yaitu 15 Syawal 1446 H atau 13 April 2025. Jemaah umrah yang sudah berada di Arab Saudi harus meninggalkan negara tersebut paling lambat 29 April 2025.
Baca juga:
Imigrasi Soekarno-Hatta Siapkan Layanan Bagi Jemaah Haji, Disiapkan di 3 Embarkasi
Aturan kedua adalah larangan masuk Makkah tanpa visa haji, yang berlaku mulai 29 April 2025. Bagi ekspatriat, larangan ini berlaku mulai 23 April 2025. Izin masuk hanya diberikan kepada warga yang terdaftar resmi di Makkah, pemegang visa haji yang sah, dan petugas yang bekerja di tempat-tempat suci. Pelanggaran akan berakibat pada penolakan masuk dan pemulangan.
"Kementerian memperingatkan bahwa setiap penundaan di luar tanggal yang ditentukan akan dianggap sebagai pelanggaran, dan perusahaan yang gagal melaporkan jemaah yang terlambat dapat menghadapi denda hingga SAR 100.000, bersama dengan tindakan hukum tambahan bagi penanggung jawab," sebut Nasrullah.
Aturan ketiga adalah penangguhan izin umrah melalui platform Nusuk, yang berlaku mulai 29 April hingga 10 Juni 2025. Warga negara Saudi, negara-negara GCC, ekspatriat di Arab Saudi, dan pemegang visa lainnya tidak dapat mengajukan izin umrah selama periode ini.
Baca juga:
BPKH Bakal Sediakan 2,4 Juta Porsi Makanan Saat Puncak Ibadah Haji di Mekkah
Aturan keempat adalah larangan bagi hotel di Makkah untuk menerima jemaah tanpa visa haji, yang berlaku mulai 29 April 2025 hingga akhir musim haji. Aturan ini bertujuan untuk memastikan keselamatan dan keamanan selama musim haji.
Kementerian Agama Indonesia telah menerbitkan Rencana Perjalanan Haji (RPH) 1446 H, dengan jemaah haji Indonesia dijadwalkan mulai memasuki asrama haji pada 1 Mei 2025, dan keberangkatan bertahap ke Tanah Suci dimulai pada 2 Mei 2025.
Bagikan
Angga Yudha Pratama
Berita Terkait
Kemenag Samakan Antrean Haji Nasional, DPR Pastikan Daerah yang Kuotanya Turun Akan Kembali Normal
Menteri Agama Sebut Indonesia Bak ‘Sekeping Surga yang Diturunkan Tuhan Lebih Awal’
Hajj Banking Award 2025 Perkuat Ekosistem Haji
Papan Nama Gereja Katolik Santo Joannes Baptista Parung Diresmikan, Romo Paroki: Komitmen Hidup Berdampingan dan Toleransi Beragama yang Baik
Kemenag Pasang Papan Nama Gereja Katolik Santo Joannes Baptista Parung, Bukti Negara Hadir untuk Umat Nasrani
Raker Menteri Haji dan Umrah dengan Komisi VIII DPR bahas Persiapan Ibadah Haji 2026
Begini Cara Cairkan BSU Kemenag Tenaga Non-ASN Rp 600 Ribu, Jangan Sampai Salah Klik!
6.919 Masjid di Seluruh Indonesia Terbuka untuk Tempat Istirahat Gratis dan Nyaman untuk Pemudik Natal dan Tahun Baru yang Kelelahan di Jalanan
Danantara Resmi Akuisisi Hotel dan Tanah Sekitar Masjid Al-Haram di Makkah
Putra Mahkota Saudi Telepon Presiden Prabowo, Beri Dukungan untuk Indonesia dan Bahas Kampung Haji