Menteri Agama Sebut Indonesia Bak ‘Sekeping Surga yang Diturunkan Tuhan Lebih Awal’
Menteri Agama Nasaruddin Umar.(foto: dok Kemenag)
MERAHPUTIH.COM - MENTERI Agama RI Nasaruddin Umar mengistilahkan Indonesia sebagai 'sekeping surga yang diturunkan Tuhan lebih awal' ke bumi. Hal tersebut disampaikan Menag saat menyapa umat Kristen di Gereja Reformed Injili Indonesia (GRII), Jakarta, Kamis (1/1).
Kehadiran Menag disambut ribuan jemaat sebagai bentuk apresiasi terhadap kerukunan umat beragama di Indonesia. Menurutnya, menjadi warga negara Indonesia patut disyukuri. Di saat situasi global menghadapi krisis energi dan ekonomi, Indonesia dinilai tetap stabil berkat persatuan yang kuat.
Menag menyebut keberagaman suku, agama, dan budaya dalam bingkai NKRI sebagai aset yang menjadikan Indonesia model toleransi dunia.
"Kita merupakan lukisan Tuhan yang sangat indah. Tidak boleh ada yang mengacak-acaknya," ujar Menag.
Untuk menjaga persatuan tersebut, Menag menekankan perlunya transformasi fungsi rumah ibadah. Ia mengingatkan agar gereja, masjid, maupun tempat ibadah lainnya tidak hanya menjadi ruang ritual, tetapi harus menjadi rumah besar kemanusiaan.
Baca juga:
Menteri Agama RI Ajak Isi Malam Pergantian Tahun dengan Refleksi dan Doa, Bukan Hura-hura
Rumah ibadah diharapkan memberikan dampak sosial nyata dalam menyatukan masyarakat. Menag mencontohkan semangat kemanusiaan tersebut melalui aksi solidaritas saat bencana alam melanda wilayah Sumatra baru-baru ini.
Ia menceritakan pengalamannya saat mengunjungi Papua, tempat persaudaraan sesama anak bangsa terjalin meski terpisah jarak geografis dan perbedaan keyakinan. "Saya menyaksikan ibu-ibu di daerah paling timur Indonesia mengumpulkan bantuan dan berdoa khusyuk untuk saudaranya di ujung paling barat Indonesia yang tertimpa musibah. Inilah wajah Indonesia yang sejati," katanya.
Ia menilai gotong royong tersebut mampu mempercepat pemulihan pascabencana. Semangat persaudaraan ini, menurut Menag, juga terwujud melalui Terowongan Silaturahmi yang menghubungkan Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Jakarta.
“Infrastruktur tersebut merupakan penegasan bahwa tidak boleh ada jarak antarumat beragama,” jelas Menag.(knu)
Baca juga:
Menteri Agama RI Ajak Umat Kristiani Rawat Keluarga dan Bumi di Momen Natal 2025
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Menteri Agama Sebut Indonesia Bak ‘Sekeping Surga yang Diturunkan Tuhan Lebih Awal’
Rohaniwan Katolik Mudji Sutrisno Meninggal Dunia setelah Natal, Menag: Indonesia Kehilangan Tokoh Keberagaman dan Lintas Iman
Momentum Natal 2025, PGI dan KWI Soroti Manusia yang Cenderung Ikuti Keinginan Diri Ketimbang Kehendak Tuhan
Papan Nama Gereja Katolik Santo Joannes Baptista Parung Diresmikan, Romo Paroki: Komitmen Hidup Berdampingan dan Toleransi Beragama yang Baik
Kemenag Pasang Papan Nama Gereja Katolik Santo Joannes Baptista Parung, Bukti Negara Hadir untuk Umat Nasrani
Begini Cara Cairkan BSU Kemenag Tenaga Non-ASN Rp 600 Ribu, Jangan Sampai Salah Klik!
6.919 Masjid di Seluruh Indonesia Terbuka untuk Tempat Istirahat Gratis dan Nyaman untuk Pemudik Natal dan Tahun Baru yang Kelelahan di Jalanan
Menteri Agama Siapkan Puluhan Kampus UIN dan Pesantren di Seluruh Indonesia, Tempat Anak-Anak Palestina yang Putus Sekolah
Hidayat Nur Wahid Desak Pemerintah Wujudkan Dana Abadi Pesantren
Kemenag Harap Perpres Ditjen Pesantren Terbit Sebelum 2026, Siap-Siap Pendidikan Santri Naik Kelas