Pertanyakan Ijtima Ulama, Fahri Hamzah: Anis Matta Lebih Pantas Dampingi Prabowo
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah (Foto: MP/Gomes Roberto)
MerahPutih.Com - Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang juga Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mempertanyakan hasil rekomendasi ijtima ulama yang mengusung nama Ustaz Abdul Somad dan Salim Segaf Al-Jufri sebagai cawapres Prabowo di Pilpres 2019.
Menurut Fahri, ada nama lain yang sangat potensial dan lebih fenomenal diluar dua nama itu yakni Anis Matta.
"Kalau saya melihat Anis Matta paling ideal karena dia memiliki backgroud politik. Sementara UAS hanya bermodalkan penonton di kanal youtubenya, "kata Fahri Hamzah di Jakarta, Rabu, (1/8).
Anis Matta bagi Fahri Hamzah lebih representatif karena selain sebagai salah satu sosok pendiri PKS, juga merupakan seorang planner dan manajer politik yang handal serta mampu membangun partai politik yang hilang menjadi ada kembali dan bisa bersaing.
"Dia, Anis Matta lebih definitif dan kuat serta menjadi planner dan manajer politik yang handal yang mampu membangkitkan kembali partai politik yang hilang jadi ada dan mantap,"tambahnya.
Oleh karena itu, Fahri Hamzah mempertanyakan mengapa nama Anis Matta tak ada, dan tak direkomendasikan oleh Forum Itjima Ulama tersebut.
Ia meyakini kalau Anis Matta menjadi cawapres maka banyak sekali generasi milenial yang akan memilih dia.
"Sama dengan ustaz Abdul Somad dengan ceramah-ceramahnya, Anis Matta sudah digandrungi di kampus-kampus," kata Fahri.
Ia menyebutkan sebelum figur ustaz Abdul Somad muncul, Anis Matta sudah terkenal terlebih dahulu. "Namun Anis Matta itu orangnya gak mau sok kampanye-kampanyean," kata Fahri.
Fahri menyebutkan bahwa tim Anis Matta itu sudah terbentuk lengkap di bawah atau sampai ke tingkat kecamatan.
"Jadi kalau memilih Anis Matta, menciptakan histeria," ujar Fahri seolah memberi garansi.
Namun, nama Anis Matta tidak dimasukkan dalam ijtima ulama.
"Itu yang saya aneh juga, kok Anis Matta gak muncul," kata Fahri.
Anis Matta berpengalaman menjadi pimpinan DPR bidang keuangan dan perbankan. Ia juga pernah memimpin Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
"Kalau soal keulamaannya sudah jelas sudah muncul lama sebelum Ustaz Abdul Somad," tegas Fahri Hamzah.(Gms)
Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Jadi Caleg PDI Perjuangan, Ini yang akan Dilakukan 15 Purnawirawan TNI
Bagikan
Berita Terkait
Habiburokhman Tegaskan Kapolri Listyo Sigit 100 Persen Loyal pada Prabowo, Sebut Jadi Saksinya
HNW Soroti Partisipasi Indonesia di Board of Peace, Ingatkan Amanat UUD 1945 soal Palestina
Profl Delapan Anggota DEN dari Unsur Pemangku Kepentingan, Mulai dari Pakar Geofisika Legendaris Hingga Pendiri INDEF
PKS Ngotot Minta Pemprov Jakarta Jual Saham Bir, Ungkit Janji Kampanye Gubernur
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Stop Gaji Anggota DPR selama 3 Bulan, Uangnya Dipakai untuk Bantu Korban Bencana Alam
Dinilai Berisiko, Indonesia Harus Siap Mundur dari Board of Peace jika Abaikan Palestina
Indonesia Gabung Board of Peace, Eks Wamenlu Ingatkan Risiko Dominasi AS
Izinnya Dicabut Prabowo, 28 Perusahaan Perusak Hutan Diminta Bertanggung Jawab
Arahan dari Prabowo, BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Jabodetabek
Indonesia Gabung Badan Internasional Trump, Prabowo Dinilai Sedang Cari Celah untuk Bela Palestina