Pilpres 2019

Pertanyakan Ijtima Ulama, Fahri Hamzah: Anis Matta Lebih Pantas Dampingi Prabowo

Eddy FloEddy Flo - Rabu, 01 Agustus 2018
Pertanyakan Ijtima Ulama, Fahri Hamzah: Anis Matta Lebih Pantas Dampingi Prabowo

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah (Foto: MP/Gomes Roberto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang juga Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mempertanyakan hasil rekomendasi ijtima ulama yang mengusung nama Ustaz Abdul Somad dan Salim Segaf Al-Jufri sebagai cawapres Prabowo di Pilpres 2019.

Menurut Fahri, ada nama lain yang sangat potensial dan lebih fenomenal diluar dua nama itu yakni Anis Matta.

"Kalau saya melihat Anis Matta paling ideal karena dia memiliki backgroud politik. Sementara UAS hanya bermodalkan penonton di kanal youtubenya, "kata Fahri Hamzah di Jakarta, Rabu, (1/8).

Anis Matta bagi Fahri Hamzah lebih representatif karena selain sebagai salah satu sosok pendiri PKS, juga merupakan seorang planner dan manajer politik yang handal serta mampu membangun partai politik yang hilang menjadi ada kembali dan bisa bersaing.

Fahri Hamzah
Fahri Hamzah ketika menjawab pertanyaan awak media di Kompleks Parlemen, Jakarta (Foto: Gomes R)

"Dia, Anis Matta lebih definitif dan kuat serta menjadi planner dan manajer politik yang handal yang mampu membangkitkan kembali partai politik yang hilang jadi ada dan mantap,"tambahnya.

Oleh karena itu, Fahri Hamzah mempertanyakan mengapa nama Anis Matta tak ada, dan tak direkomendasikan oleh Forum Itjima Ulama tersebut.

Ia meyakini kalau Anis Matta menjadi cawapres maka banyak sekali generasi milenial yang akan memilih dia.

"Sama dengan ustaz Abdul Somad dengan ceramah-ceramahnya, Anis Matta sudah digandrungi di kampus-kampus," kata Fahri.

Ia menyebutkan sebelum figur ustaz Abdul Somad muncul, Anis Matta sudah terkenal terlebih dahulu. "Namun Anis Matta itu orangnya gak mau sok kampanye-kampanyean," kata Fahri.

Fahri menyebutkan bahwa tim Anis Matta itu sudah terbentuk lengkap di bawah atau sampai ke tingkat kecamatan.

"Jadi kalau memilih Anis Matta, menciptakan histeria," ujar Fahri seolah memberi garansi.

Namun, nama Anis Matta tidak dimasukkan dalam ijtima ulama.

"Itu yang saya aneh juga, kok Anis Matta gak muncul," kata Fahri.

Anis Matta berpengalaman menjadi pimpinan DPR bidang keuangan dan perbankan. Ia juga pernah memimpin Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

"Kalau soal keulamaannya sudah jelas sudah muncul lama sebelum Ustaz Abdul Somad," tegas Fahri Hamzah.(Gms)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Jadi Caleg PDI Perjuangan, Ini yang akan Dilakukan 15 Purnawirawan TNI

#Fahri Hamzah #Anis Matta #PKS #Prabowo Subianto
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Bertemu Prabowo, Wamenhan AS Elbridge Colby Optimistis Hubungan Indonesia-AS Makin Kuat
Wakil Menteri Perang AS Elbridge A. Colby bertemu Prabowo di Istana Negara. AS optimistis mempererat hubungan dan kerja sama strategis dengan Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Bertemu Prabowo, Wamenhan AS Elbridge Colby Optimistis Hubungan Indonesia-AS Makin Kuat
Indonesia
LRT Kelapa Gading-Manggarai Segera Diresmikan, Pramono: Mudah-mudahan Agustus
LRT Kelapa Gading-Manggarai akan diresmikan pada Agustus 2026. Presiden RI, Prabowo Subianto, diminta ikut meresmikan.
Soffi Amira - Rabu, 12 Agustus 2026
LRT Kelapa Gading-Manggarai Segera Diresmikan, Pramono: Mudah-mudahan Agustus
Indonesia
Prabowo Resmikan LRT Kelapa Gading-Manggarai 26 Agustus? Begini Reaksi Pramono
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta Presiden Prabowo Subianto meresmikan LRT Jakarta rute Kelapa Gading–Manggarai.
Wisnu Cipto - Selasa, 11 Agustus 2026
Prabowo Resmikan LRT Kelapa Gading-Manggarai 26 Agustus? Begini Reaksi Pramono
Indonesia
Isu Reshuffle Kabinet Menguat Jelang HUT RI, DPR Soroti Perlunya Penyegaran
Isu reshuffle kabinet kembali menguat jelang HUT RI ke-81. Komisi II DPR mengatakan, bahwa hal itu merupakan hak Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Selasa, 11 Agustus 2026
Isu Reshuffle Kabinet Menguat Jelang HUT RI, DPR Soroti Perlunya Penyegaran
Indonesia
Surpres Destry Damayanti Sudah Masuk, Komisi XI DPR Segera Proses Calon Gubernur BI
Komisi XI DPR segera memproses pencalonan Destry Damayanti sebagai Gubernur BI. Supres tersebut sudah masuk ke DPR.
Soffi Amira - Selasa, 11 Agustus 2026
Surpres Destry Damayanti Sudah Masuk, Komisi XI DPR Segera Proses Calon Gubernur BI
Indonesia
107 Ribu Hektar Hutan Indonesia Terbakar, Ini Arahan Presiden Prabowo 
El Nino kuat memicu kebakaran hutan seluas 107.000 hektar. Presiden Prabowo instruksikan penanganan karhutla maksimal dengan koordinasi lintas lembaga, armada udara, dan opsi modifikasi cuaca.
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
107 Ribu Hektar Hutan Indonesia Terbakar, Ini Arahan Presiden Prabowo 
Indonesia
Surpres Prabowo Mendarat di DPR, Destry Damayanti Siap Pegang Kendali Bank Indonesia
Pengalaman komprehensif mulai dari akademi, pasar keuangan, perbankan, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), hingga bank sentral menjadi modal utama memimpin BI
Angga Yudha Pratama - Senin, 10 Agustus 2026
Surpres Prabowo Mendarat di DPR, Destry Damayanti Siap Pegang Kendali Bank Indonesia
Indonesia
Prabowo Kirim Surat ke DPR, Destry Damayanti Diusulkan Jadi Gubernur BI
Presiden RI, Prabowo Subianto, mengusulkan Destry Damayanti sebagai Gubernur BI. Surat tersebut sudah dikirim ke DPR.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
Prabowo Kirim Surat ke DPR, Destry Damayanti Diusulkan Jadi Gubernur BI
Berita
Prabowo Ajukan Destry Damayanti sebagai Calon Tunggal Gubernur BI ke DPR
Presiden Prabowo mengajukan Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur BI ke DPR. Ini profil dan proses penetapan Gubernur BI definitif.
ImanK - Senin, 10 Agustus 2026
Prabowo Ajukan Destry Damayanti sebagai Calon Tunggal Gubernur BI ke DPR
Indonesia
Rencana Evaluasi Buku Pelajaran, Pengamat Ingatkan Juga Pembenahan Mutu Pendidikan
Evaluasi buku pelajaran memang diperlukan agar materi yang digunakan siswa tetap relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan pembelajaran.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
Rencana Evaluasi Buku Pelajaran, Pengamat Ingatkan Juga Pembenahan Mutu Pendidikan
Bagikan