Pertama Kalinya Waria Terpilih menjadi Walikota di India

Fadhli Fadhli - Selasa, 06 Januari 2015
Pertama Kalinya Waria Terpilih menjadi Walikota di India

Sumber: thejournal.ie

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Internasional - Ada hal yang berbeda terjadi di kota Raigarh, Chhattisgarh, yang terletak di negara India. Dalam sebuah pemilihan Walikota yang berlangsung pada hari Minggu, 5 Januari 2014, seorang transgender bernama Madhu Bai Kinnaratau yang akrab dipanggilan Madhu terpilih sebagai pemenang dalam pemilihan umum kala itu. Tentunya Hal ini sangatlah mengejutkan sebab pada umumnya di India seorang pemimpin adalah lelaki atau perempuan tulen.

Kemenangan Madhu ini menjadi hal bersejarah sebab untuk pertama kalinya seorang waria menjadi wali kota di India. Sebelum memilih menjadi waria, Madhu adalah lelaki tulen yang bernama asli Naresh Chauhan. Secara independen ia maju mencalonkan diri menjadi wali kota Chhattisgarh setelah Mahkamah Agung India pada bulan April 2014 memutuskan bahwa orang-orang transgender akan diakui secara hukum sebagai anggota masyarakat dari jenis kelamin ketiga.

Madhu mengumpulkan dana kampanye dengan bekerja serabutan serta mengamen dengan menari dan menyanyi dari satu kereta ke kereta lain. Suatu hal yang biasa ia jalani dalam kehidupan sehari hari.

Madhu mengaku, selama masa kampanye dirinya hanya menghabiskan dana 60-70 ribu rupee (sekitar Rp 12-14 juta). "Dukungan masyarakat mendorong saya untuk ikut mencalonkan diri untuk pertama kalinya, dan berkat dukungan mereka lah saya muncul sebagai pemenang," paparnya

Dalam pemilihan walikota tersebut, Madhu mengalahkan seorang politikus senior bernama Mahaveer Guruji dari partai Bharatiya Janata (BJP), yaitu partai yang kini mendominasi legislatif. Madhu meraih 4.537 suara. Selain maju sebagai calon Independen (non Partai), secara kasta Madhu berasal dari kaum Dalit, merupakan kasta paling rendah dan terbuang di India.

Pihak BJP sendiri seolah enggan menanggapi kemenangan Madhu tersebut, Pihak BJP cenderung menilai hal itu adalah kekalahan BJP dan bukan kemenangan Madhu.

Terpilihnya Madhu menjadi wali kota dianggap sebagai sebuah gerakan besar terhadap nasib dan kehidupan transgender yang memprihatinkan. Madhu menjadi harapan bagi ratusan ribu transgender di India yang kerap mendapat pelecehkan dan diskriminasi dalam kehidupan setiap harinya, seperti dipaksa menjadi pelacur.

Atas kemenangannya tersebut Madhu mengatakan, ”Orang-orang telah menunjukkan keperacayaan dalam diri saya. Saya menganggap kemenangan ini sebagai cinta dan berkat dari orang-orang terhadap saya," pungkas Madhu Kinnar. (man)

#India #Waria #Walikota
Bagikan
Ditulis Oleh

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.

Berita Terkait

Dunia
Ledakan Pabrik Petasan di India, Sedikitnya 25 Tewas
Pabrik tersebut seharusnya tutup, tapi sekitar 50 pekerja berada di dalam saat kejadian.
Dwi Astarini - Senin, 20 April 2026
Ledakan Pabrik Petasan di India, Sedikitnya 25 Tewas
Fun
Netflix Angkat Kisah Nyata Guru YouTube Viral India dalam Serial Hello Bachhon
Serial terbaru berjudul Hello Bachhon mengangkat kisah nyata pendidik India, Alakh Pandey, sosok di balik kanal YouTube populer Physics Wallah.
Wisnu Cipto - Senin, 09 Maret 2026
Netflix Angkat Kisah Nyata Guru YouTube Viral India dalam Serial Hello Bachhon
Indonesia
DPR Ingatkan Dampak Ekonomi Hilang Jika Pemerintah Nekat Impor Pikap Operasional Kopdes
Dengan memilih produk lokal, pemerintah secara otomatis mendukung penyerapan tenaga kerja dan memastikan ketersediaan suku cadang hingga ke pelosok daerah
Angga Yudha Pratama - Kamis, 26 Februari 2026
DPR Ingatkan Dampak Ekonomi Hilang Jika Pemerintah Nekat Impor Pikap Operasional Kopdes
Indonesia
Banggar DPR Kritik Agrinas Impor 105 Kendaraan Pickap India, Abai Perkuat Industri Nasional
Dengan memilih jalan impor, Said menilai Agrinas memilih "memunggungi jalan" dan abai untuk memperkuat industri nasional.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 25 Februari 2026
Banggar DPR Kritik Agrinas Impor 105 Kendaraan Pickap India, Abai Perkuat Industri Nasional
Indonesia
Anggaran Negara Malah Perkaya India, DPR Minta Rencana Impor Mobil Niaga Agrinas Segera Disetop
Alih-alih melirik produk luar negeri, Said mempertanyakan alasan perusahaan pelat merah tersebut tidak menggandeng produsen otomotif dalam negeri
Angga Yudha Pratama - Rabu, 25 Februari 2026
Anggaran Negara Malah Perkaya India, DPR Minta Rencana Impor Mobil Niaga Agrinas Segera Disetop
Indonesia
APBN untuk Impor 105 Ribu Mobil? DPR: Bisa Gerus PDB Rp 39 Triliun
Banggar DPR kritik rencana Agrinas impor 105 ribu mobil niaga dari India pakai APBN. Disebut berpotensi gerus PDB Rp39 triliun.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 25 Februari 2026
APBN untuk Impor 105 Ribu Mobil? DPR: Bisa Gerus PDB Rp 39 Triliun
Indonesia
DPR Ingatkan Kebijakan Impor Mobil Operasional Koperasi Merah Putih Harus Sesuai UU
Kebijakan ini dilakukan saat industri otomotif Indonesia memiliki kapasitas produksi yang signifikan, baik untuk kendaraan penumpang maupun niaga ringan.
Dwi Astarini - Selasa, 24 Februari 2026
DPR Ingatkan Kebijakan Impor Mobil Operasional Koperasi Merah Putih Harus Sesuai UU
Indonesia
Pikap India Tiba Di Indonesia, Agrinas Siap Digugat Pemasok Jika Dibatalkan DPR dan Pemerintah
Hingga saat ini belum ada keputusan mengenai penundaan soal impor 105.000 unit mobil pikap dari India untuk operasional Koperasi Desa (Kopdes)/Kelurahan Merah Putih. ‎
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 24 Februari 2026
Pikap India Tiba Di Indonesia, Agrinas Siap Digugat Pemasok Jika Dibatalkan DPR dan Pemerintah
Indonesia
Dasco Minta Impor 105 Ribu Mobil Pick Up dari India Ditunda, Tunggu Prabowo Pulang dari AS
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, meminta rencana impor pick up dari India ditunda. Pembahasan itu bisa dibicarakan usai Prabowo pulang dari AS.
Soffi Amira - Selasa, 24 Februari 2026
Dasco Minta Impor 105 Ribu Mobil Pick Up dari India Ditunda, Tunggu Prabowo Pulang dari AS
Indonesia
Dasco: Tunda Rencana Impor 105 Ribu Mobil India Sampai Prabowo Pulang
Presiden Prabowo akan meminta pendapat serta mengkalkulasi kesiapan perusahaan dalam negeri sebelum mengambil keputusan final impor mobil dari India.
Wisnu Cipto - Senin, 23 Februari 2026
Dasco: Tunda Rencana Impor 105 Ribu Mobil India Sampai Prabowo Pulang
Bagikan