Pertama Kali di AS, Ibu Divonis Bersalah Atas Kejahatan Anaknya
Jennifer Crumbley (45), ibu dari pelaku penembakan di SMA Oxford, Michigan, pada 30 November 2021. (ANTARA/Xinhua)
MerahPutih.com - 12 orang juri pengadilan satu suara menyatakan Jennifer Crumbley (45), ibu dari pelaku penembakan di sebuah sekolah menengah atas (SMA) Negara Bagian Michigan, Amerika Serikat (AS), bersalah atas empat dakwaan pembunuhan tidak disengaja.
Media lokal AS menyebutkan vonis bersalah terhadap Jennifer Crumbley pada Selasa (6/2) waktu setempat itu menandai untuk pertama kalinya orang tua dianggap bertanggung jawab secara pidana atas tindakan kejahatan anak-anaknya di negeri Paman Sam.
Baca Juga:
Jaksa penuntut Michigan menggambarkan Jennifer Crumbley sebagai seorang ibu yang lalai, mengabaikan indikasi bahwa putranya yang masih remaja sedang mengalami krisis, tidak pernah memberinya pertolongan, dan tetap membelikannya pistol kaliber 9 mm.
Pelaku Ethan Crumbley, yang saat itu berusia 15 tahun, melepaskan tembakan di sekolahnya SMA Oxford, pada 30 November 2021, menewaskan empat siswa dan melukai tujuh lainnya. Orang tua Ethan ditangkap setelah polisi melakukan pengejaran selama berhari-hari.
Baca Juga:
Penembakan Massal di Lewiston Amerika Serikat, 22 Orang Tewas dan 60 Terluka
Para juri di pengadilan Circuit Court Oakland County berunding selama 11 jam sebelum mencapai putusan tersebut. Jennifer Crumbley akan dijatuhi hukuman pada 9 April dan dapat menghadapi hukuman hingga 15 tahun penjara.
Dilansir dari Antara, Rabu (7/2), vonis pengadilan ini juga menetapkan sidang atas suaminya, James, yang dijadwalkan dimulai pada 5 Maret. Saat ini, putra mereka Ethan menjalani hukuman seumur hidup atas kematian empat siswa dalam penembakan tersebut.
Dalam vonis bersalah itu juri menilai Jennifer Crumbley menyimpan senjata api dan amunisi dengan cara yang memungkinkan pelaku penembakan memiliki akses ke senjata tersebut dan sangat lalai dalam tindakannya, seperti dilansir media setempat. (*)
Baca Juga:
Penembakan di AS, Polisi Buru Tiga Tersangka di Hutan Setempat
Bagikan
Wisnu Cipto
Berita Terkait
AS Mengancam dengan Kapal Induk, Iran tak Mau Kalah Peringatkan Aksi Balasan jika 'Negeri Paman Sam' Menyerang
Kapal Induk AS USS Abraham Lincoln Standby di Timur Tengah, Siapkan Serangan ke Iran jika Diminta
Kapal Induk AS Tiba di Timur Tengah, Dikirim untuk Berjaga-Jaga
[HOAKS atau FAKTA]: Pengakuan Kezia Syifa Jadi Tentara AS karena Dapat Gaji Besar dan Merasa Dipersulit di Indonesa
7 Tewas dan 800 Ribu Rumah tanpa Listrik saat Badai Musim Dingin Landa Amerika Serikat
Iran Mengaku Lebih Siap Hadapi Serangan AS
AS dan Kanada Makin Panas, Trump Ancam Terapkan Tarif 100 Persen
Isu Akuisisi Greenland oleh AS, Menlu: Indonesia Tegaskan Posisi Non-Align
Keluar dari WHO, Amerika Serikat Wajib Bayar Utang Rp 4,3 Triliun
Indonesia dan Negara Timur Tengah Bakal Tempuh Prosedur Internal Gabung ke Dewan Perdamaian Gaza Ala Trump