Pertama Di Asia, Cup of Excellence Siap Digelar di Indonesia Tahun ini

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Kamis, 15 April 2021
Pertama Di Asia, Cup of Excellence Siap Digelar di Indonesia Tahun ini

Mulai tahap seleksi juri nasional pada 21 April 2021. (Foto: [email protected])

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SETELAH berbagai kompetisi yang digelar oleh Indonesia Coffee Event 2020, kali ini akan hadir kompetisi biji kopi terbaik bertajuk Cup of Excellence (COE). Indonesia akan menjadi negara pertama di Asia yang menggelar kompetisi COE setelah melewati proses panjang sejak 2018 lalu.

Buat kamu yang belum tahu, COE merupakan kompetisi dengan penghargaan paling bergengsi yang diberikan untuk biji-biji kopi terbaik dari sebuah negara.

Persaingan begitu ketat dalam memilih biji kopi terbaik yang diproduksi satu negara dalam kurun waktu panen tertentu. Hanya biji kopi yang memiliki nilai tinggi yang bisa maju untuk berkompetisi.

“Kalau saya bilang COE ini kompetisi di antara para petani yang tujuannya untuk menentukan kopi dengan kualitas yang luar biasa,” kata Michael Utama selaku Ketua COE Indonesia.

Baca juga:

Mengenal 3 Kompetisi Kopi di ICE 2021

“COE juga termasuk dalam kompetisi Indonesia Coffee Event karena ini mencakup nasional dan soon kita akan jadiin satu dengan barista lainnya,” lanjutnya.


Untuk persiapan sejauh ini, Michael dan tim sudah melakukan asosiasi kepada para petani terkait aturan dan regulasinya. Tinggal mencari para sponsor yang ingin mendukung kompetisi COE.

Mengutip Instagram @cupofexcellence.indonesia, jumlah minimum dari setiap lot yang diikutsertakan dalam kompetisi adalah minimum 250 kilogram dan maksimum 1200 kilogram green bean yang dapat diekspor (ditambah sekitar 10 kg untuk keperluan sample dan cupping).

Sampel dari lot yang dipersiapkan harus memenuhi standar Specialty Coffee Association of Indonesia (SCAI) yakni tanpa cacata primer dan tidak lebih dari lima cacat sekunder.

Adapun metode pengolahan yang diizinkan untuk mengkuti kompetisi Cup of Excellence, yakni proses kering (natural), proses madu (honey), proses giling kering (dry hulled), dan proses giling basah (wet hulled). Kopi hanya boleh diolah dengan air murni tanpa bahan aditif.

Baca juga:

ICE 2021 Dimulai, Para Barista Siap Bersaing Ketat

Pertama Di Asia, Cup of Excellence Siap Digelar di Indonesia Tahun ini
Terbuka untuk para petani, kelompok tani, koperasi, dan pengolah kopi. (Foto: [email protected])


“Jika ketahuan menggunakan bahan aditif bisa didiskualifikasi langsung,” tegas Michael.

Kopi yang lolos seleksi akan diikutsertakan dalam lelang atau coffee auction yang dibagi menjadi dua tipe, yakni National Winner selama 12 hari dan Cup of Excellence yang hanya diselenggarakan selama satu hari.

Informasi yang jelas dari setiap kopi sangat diperhatikan dalam penyelenggaraan COE ini. Hal tersebut mengindikasikan bisnis yang transparan sehingga pembeli bisa mengetahui secara langsung tempat asal muasal kopi yang mereka beli.

Untuk mengikuti kompetisi, diperlukan informasi yang jelas mengenai nama pemilik kebun, lokasi kebun (lengkap dengan koordinat GPS dan berkat administratif kepemilikan kebun, varietas yang diajukan, dan metode paska panen.

Salah satu dampak secara tidak langsung dari gelaran COE ini adalah mengakselerasi peningkatan kualitas kopi Indonesia baik di mata lokal maupun internasional. Selain itu juga untuk memberikan penghargaan kepada para petani atas jasanya dalam industri kopi.

“Harapan saya sih lewat COE ini kita bisa membangun national branding. Kita bisa membuktikan kepada dunia kalau Indonesia bisa menghasilkan kopi yang luar biasa, dan impact kepada para petani itu sendiri untuk lebih giat menghasilkan kopi yang berkualitas,” kata Michael.

Gelaran COE tahun ini akan dihelat di Bandung, Jawa Barat dengan tahap awal penerimaan kopi peserta pada 2 Agustus 2021. Acara resmi AOE akan dibuka pada 21 April 2021 dengan pendaftaran bagi para juri nasional dan seleksinya dilakukan pada 28 sampai 29 Mei 2021. Ajang lelang COE akan berlangsung ada 23 November sedangkan National Winner pada 22 November sampai 3 Desember 2021. (and)

Baca juga:

Tepuk Tangan Pendukung Jadi Saksi Para Pemenang ICE 2021

#Kopi #Breaking
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
OTT di 3 Provinsi, KPK Sergap Bupati Bolmut Sirajudin Lasena di Jakarta
KPK menggelar OTT di 3 provinsi dan menangkap Bupati Bolmut Sirajudin Lasena di Jakarta bersama 13 orang lainnya terkait dugaan korupsi pemkab
Wisnu Cipto - Senin, 21 September 2026
OTT di 3 Provinsi, KPK Sergap Bupati Bolmut Sirajudin Lasena di Jakarta
Indonesia
KPK Gelar OTT, Tangkap Bupati Bolaang Mongondow Utara
Dalam operasi senyap itu, tim penindakan KPK menangkap Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena dan sejumlah pihak lainnya.
Dwi Astarini - Senin, 21 September 2026
KPK Gelar OTT, Tangkap Bupati Bolaang Mongondow Utara
Indonesia
Bupati Pati nonaktif Sudewa Dituntut 8,5 Tahun Penjara, Hak Politik Dicabut
Jaksa Penuntut Umum KPK menuntut Bupati Pati nonaktif Sudewa dengan hukuman 8,5 tahun penjara atas kasus suap proyek DJKA dan pemerasan perangkat desa.
Wisnu Cipto - Senin, 21 September 2026
Bupati Pati nonaktif Sudewa Dituntut 8,5 Tahun Penjara, Hak Politik Dicabut
Fun
Dari Kebun Keluarga di Garut, 'Cing Cangkeling' Roemah Koffie Bawa Karakter Buah dan Gula Merah
Cing Cangkeling merupakan kopi single origin Mandalagiri, Garut, dari varietas Yellow Bourbon dengan notes stone fruit, anggur, beri, dan gula merah.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
Dari Kebun Keluarga di Garut, 'Cing Cangkeling' Roemah Koffie Bawa Karakter Buah dan Gula Merah
Lifestyle
Kisah Keluarga Petani dari Mandalagiri Garut dalam Biji Kopi Cing Cangkeling Roemah Koffie
Berbeda dari sekadar menghadirkan varian kopi baru, Roemah Koffie membawa cerita kebun keluarga yang dirawat dan dikembangkan petani kopi asal Garut.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Kisah Keluarga Petani dari Mandalagiri Garut dalam Biji Kopi Cing Cangkeling Roemah Koffie
Indonesia
17 Orang Diciduk KPK di OTT BPN Bogor, Ini Nama 8 Tersangka Termasuk Presdir Summarecon
KPK menetapkan 8 orang sebagai tersangka kasus OTT suap HGB Summarecon di BPN Bogor, termasuk Presdir Summarecon dan pejabat ATR/BPN. Cek daftar namanya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 15 September 2026
17 Orang Diciduk KPK di OTT BPN Bogor, Ini Nama 8 Tersangka Termasuk Presdir Summarecon
Indonesia
Ketua KPK Benarkan OTT BPN Bogor, Operasi Masih Berlangsung!
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Senin sore, 14 September 2026.
Wisnu Cipto - Senin, 14 September 2026
Ketua KPK Benarkan OTT BPN Bogor, Operasi Masih Berlangsung!
Indonesia
Isi Garasi Menkeu Suahasil Nazara: Ada Sedan 13 Tahun di Balik Aset Ratusan Miliar
Penasaran dengan harta kekayaan Suahasil Nazara yang baru dilantik jadi Menteri Keuangan? Intip rincian LHKPN dan koleksi mobilnya di sini, ternyata ada mobil tua lho!
Angga Yudha Pratama - Senin, 14 September 2026
Isi Garasi Menkeu Suahasil Nazara: Ada Sedan 13 Tahun di Balik Aset Ratusan Miliar
Indonesia
Gempa Malang Hari Ini Magnitudo 5,2 Guncang Jawa Timur, Apakah Berpotensi Tsunami?
Gempa Malang hari ini dengan magnitudo 5.2 mengguncang wilayah Jawa Timur bagian selatan. Cek info resmi BMKG soal potensi tsunami dan daftar daerah terdampak guncangan!
Angga Yudha Pratama - Senin, 14 September 2026
Gempa Malang Hari Ini Magnitudo 5,2 Guncang Jawa Timur, Apakah Berpotensi Tsunami?
Indonesia
Info Gempa Jakarta: Magnitudo 5,9, Berpusat di Dekat Kepulauan Seribu
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dalam akibat aktivitas intraslab
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 12 September 2026
Info Gempa Jakarta: Magnitudo 5,9, Berpusat di Dekat Kepulauan Seribu
Bagikan