Persediaan Elpiji 3 Kg di Madiun Aman Sampai Lebaran

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Sabtu, 10 Juni 2017
Persediaan Elpiji 3 Kg di Madiun Aman Sampai Lebaran

Ilustrasi gas elpiji 3 kilogram. (MP/Restu Fadilah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun, menjamin persediaan elpiji bersubsidi ukuran 3 kilogram aman selama bulan Ramadan dan menjelang Lebaran 2017.

Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Dinperdakop) Kabupaten Madiun, Agus Suyudi mengatakan bahwa keamanan stok tersebut disebabkan karena sebelumnya pihaknya telah mengajukan penambahan kuota ke pihak terkait dan telah disetujui.

"Kami menjamin pasokan dan stok elpiji bersubsidi untuk persiapan Lebaran aman di Kabupaten Madiun. Hal itu karena kami sudah mengajukan penambahan kuota hingga 6 persen dari jatah normal sebelumnya sebanyak 4 juta tabung elpiji ukuran 3 kilogram di Kabupaten Madiun," kata Agus kepada wartawan di Madiun, Jumat (9/6).

Menurut dia, jumlah tersebut belum termasuk penambahan antisipasi sebesar 10 persen yang memang dilakukan untuk kebutuhan Lebaran. Sehingga total penambahan mencapai 16 persen dari kuota sebelumnya 4 juta tabung.

"Dengan penambahan tersebut, stok yang ada akan mencukupi kebutuhan konsumen yang naik selama Lebaran. Dan bahkan lebih dari cukup," kata dia.

Agus menambahkan, guna mengantisipasi tindakan penimbunan, pihaknya bersama Hiswana Migas Madiun, PT Pertamina (Persero) setempat, dan Polres Madiun akan rutin melakukan pemantauan ke agen dan pangkalan, bahkan hingga tingkat pengecer.

Sebelumnya, pihaknya juga langsung mendatangi sejumlah stasiun pengisian bahan bakar elpiji (SPBE) yang ada di wilayah Kabupaten Madiun.

"Hasil pengecekan ke tingkat agen dan pangkalan, stok sangat aman. Demikian juga dengan pengisian ulang di SPBE, semuanya berjalan normal," kata dia.

Pihaknya mengimbau masyarakat untuk tidak perlu risau karena dari segi stok sangat berlimpah dan tidak akan mengganggu kebutuhan untuk berlebaran.

Hal yang sama diungkapkan oleh Ketua Hiswana Migas Madiun, Agus Wiyono. Pihaknya juga menjamin tidak ada aksi penimbunan elpiji bersubsidi di wilayah kerjanya.

"Saya pastikan pasokan aman, mulai dari stok gudang aman, stok pangkalan juga aman, dan stok SPBE terpantau lebih aman lagi," kata Agus Wiyono.

Hiswana Migas setempat akan terus melakukan pemantauan dengan pihak terkait guna mengantisipasi aksi penimbunan, terlebih saat kebutuhan sedang tinggi menjelang lebaran yang rawan penyalahgunaan.

Sumber: ANTARA

#Madiun #Elpiji Tiga Kilogram
Bagikan
Ditulis Oleh

Noer Ardiansjah

Tukang sulap.

Berita Terkait

Indonesia
KPK Geledah Rumah Orang Kepercayaan Wali Kota Madiun, Bawa Duit dan Bukti Elektronik
Penggeledahan itu terkait penyidikan kasus dugaan pemerasan dan penerimaan gratifikasi yang menjerat Maidi. Penyidik menyita uang tunai hingga dokumen yang diduga berkaitan dengan kasus tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 22 Januari 2026
 KPK Geledah Rumah Orang Kepercayaan Wali Kota Madiun, Bawa Duit dan Bukti Elektronik
Indonesia
Maidi Resmi Tersangka OTT KPK, Khofifah Tunjuk F Bagus Jadi Plt Walkot Madiun
Wali Kota Madiun Maidi resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK yang berlangsung Senin (19/1) lalu.
Wisnu Cipto - Rabu, 21 Januari 2026
Maidi Resmi Tersangka OTT KPK, Khofifah Tunjuk F Bagus Jadi Plt Walkot Madiun
Berita Foto
KPK Resmi Tetapkan Wali Kota Madiun Maidi Tersangka Kasus Dugaan Suap Fee Proyek dan Dana CSR
Tersangka Kasus Dugaan Suap Fee Proyek dan Dana CSR dan Wali Kota Madiun, Maidi di Gedung KPK Merah Putih, Jakarta, Selasa (20/1/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 20 Januari 2026
KPK Resmi Tetapkan Wali Kota Madiun Maidi Tersangka Kasus Dugaan Suap Fee Proyek dan Dana CSR
Indonesia
Ini 9 Orang Yang Dibawa ke Jakarta dari OTT Walkot Madiun, Sisanya Diperiksa di Polres
Sembilan terperiksa itu dibawa usai tim penyidik KPK memeriksa total 15 orang di Mapolres Madiun, Jawa Timur, selama lebih dari delapan jam.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Januari 2026
Ini 9 Orang Yang Dibawa ke Jakarta dari OTT Walkot Madiun, Sisanya Diperiksa di Polres
Indonesia
Tersenyum saat Tiba di KPK setelah Terjaring OTT, Maidi: Doakan Saya Sehat
Wali Kota Madiun Maidi tiba di Gedung KPK usai terjaring OTT. KPK menyebut kasus terkait fee proyek dan dana CSR dengan barang bukti ratusan juta rupiah.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Januari 2026
Tersenyum saat Tiba di KPK setelah Terjaring OTT, Maidi: Doakan Saya Sehat
Indonesia
Beda Angka Subsidi Elpiji 3 Kilogram Dengan Menteri ESDM, Menkeu: Mungkin Beda Metode Pencatatan
Tidak ada gunanya kalau subsidi dipotong tiba-tiba uang negara banyak, tetapi ekonomi berhenti karena masyarakat tidak mampu beraktivitas.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 03 Oktober 2025
Beda Angka Subsidi Elpiji 3 Kilogram Dengan Menteri ESDM, Menkeu: Mungkin Beda Metode Pencatatan
Indonesia
53 Rumah di Kabupaten Madiun Rusak karena Puting Beliung, Tidak Ada Korban Jiwa yang Dilaporkan
Banyak genting beterbangan setelah diterjang angin kencang disertai hujan pada Minggu malam.
Frengky Aruan - Senin, 22 September 2025
53 Rumah di Kabupaten Madiun Rusak karena Puting Beliung, Tidak Ada Korban Jiwa yang Dilaporkan
Indonesia
Tekan Inflasi, Polri Distribusikan 6 Ton Beras dalam Gerakan Pasar Murah di Madiun
Polres Madiun Kota bekerja sama dengan Bulog dan Pemkot menyelenggarakan bazar Gerakan Pasar Murah (GPM).
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 09 Agustus 2025
Tekan Inflasi, Polri Distribusikan 6 Ton Beras dalam Gerakan Pasar Murah di Madiun
Indonesia
Bahlil Janji Bikin Aturan Main Pembelian Gas Elpiji 3 Kg untuk UMKM
Bahlil menilai subsidi LPG yang diberikan pemerintah bertujuan agar harga di masyarakat tidak melebihi harga yang sudah ditetapkan pemerintah
Angga Yudha Pratama - Kamis, 06 Februari 2025
Bahlil Janji Bikin Aturan Main Pembelian Gas Elpiji 3 Kg untuk UMKM
Video
Akibat Stok di Pengecer Masih Kosong, Antrean di Pangkalan Resmi Tetap Panjang
Kebijakan diperbolehkannya pengecer jual LPG 3 kilogram lagi rupanya belum berjalan mulus.
Rezita Kesuma - Rabu, 05 Februari 2025
Akibat Stok di Pengecer Masih Kosong, Antrean di Pangkalan Resmi Tetap Panjang
Bagikan