Pernah Jadi Sasaran Bom Bunuh Diri, Gereja Kepunton Solo Dijaga Ketat

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 29 Maret 2021
Pernah Jadi Sasaran Bom Bunuh Diri, Gereja Kepunton Solo Dijaga Ketat

Anggota Polresta Surakarta berpatroli di gereja Kota Solo, Senin (29/3). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Polresta Surakarta meningkatkan pengamanan di tempat ibadah setelah serangan teror bom di depan Gereja Katedral Kota Makassar, Minggu (28/3).

Pengamanan juga dilakukan di Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) Kepunton pernah menjadi sasaran bom bunuh diri pada Minggu 25 September 2011 lalu.

Kasat Sabhara Polresta Surakarta Kompol Sutoyo mengatakan, peningkatan patroli gabungan dan pemeriksaan tempat ibadat dilakukan polisi bersama satuan Sabhara, Brimob, K9 dan satpol PP. Peningkatan keamanan dilakukan untuk memastikan tidak ada gangguan dalam menjalankan ibadah.

Baca Juga:

Politisi PKS Nilai Pengeboman Gereja Katedral Makassar Mengoyak Kedamaian Bangsa


"Patroli di tempat ibadah dilakukan untuk memastikan ibadat dan kegiatan lainnya berjalan aman," ujar Sutoyo, Senin (29/3).

Dikatakannya, patroli ini dilakukan dalam rangka pemeliharaan keamanan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Solo supaya tetap kondusif. K9 atau anjing pelacak dilibatkan untuk melakukan sterilisasi di luar tempat ibadat.

"Hasil patroli, semua gereja di Solo yang berjumlah sekitar puluhan semuanya aman," kata dia.

 Kasat Sabhara Polresta Surakarta Kompol Sutoyo. (MP/Ismail)
Kasat Sabhara Polresta Surakarta Kompol Sutoyo. (MP/Ismail)


Sejumlah tempat ibadah yang disisir petugas, kata dia, yakni Gereja Santo Antonius Purbayan, Jalan Arifin atau samping utara balai kota dan Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) Kepunton, Banjarsari.

Baca Juga:

Kapolri Ungkap Sosok Pelaku Bom Bunuh Diri di Depan Gereja Katedral Makassar

Khusus Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) Kepunton pernah menjadi sasaran bom bunuh diri pada Minggu 25 September 2011 lalu. Dalam peristiwa tersebut, seorang tewas dan 10 lainnya luka-luka.

"Patroli kita lakukan agar kondisi Kota Solo tetap kondusif dan warga masyarakat tetap aman dan nyaman," tandasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Serangan Bom di Gereja Katedral Makasar Dinilai Bentuk Kejahatan Kemanusiaan

#Kota Solo #Bom Bunuh Diri #Teror Bom
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Terkuak Motif Teror Bom SDN 15 Jagakarsa, Tersangka Tersinggung Sama Sekolah
MY (34), tersangka teror bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, mengaku kesal kepada sekolah soal seragam anaknya.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
Terkuak Motif Teror Bom SDN 15 Jagakarsa, Tersangka Tersinggung Sama Sekolah
Indonesia
Terungkap, Tersangka Teror Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa Sebelumnya Sering Didatangi Penagih Pinjol
MY (34), tersangka teror bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, diketahui terlilit utang pinjol, koperasi, hingga rentenir.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
 Terungkap, Tersangka Teror Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa Sebelumnya Sering Didatangi Penagih Pinjol
Indonesia
Teror Bom SDN Jagakarsa Bukan Keisengan Pertama MY, Pernah Kirim Pesan Serupa ke Pak RT
MY (34), tersangka teror bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, ternyata pernah iseng kirim pesan ancaman serupa ke ketua RT. Kini ia dijerat Pasal 601 KUHP dengan ancaman hukuman hingga seumur hidup.
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Teror Bom SDN Jagakarsa Bukan Keisengan Pertama MY, Pernah Kirim Pesan Serupa ke Pak RT
Indonesia
Didampingi Orangtuanya, Pelajar 17 Tahun Perakit Bom MAN 3 Diperiksa di Polres Padang
Polresta Padang memeriksa pelajar 17 tahun terduga perakit bom rakitan di MAN 3 Padang. Pemeriksaan dilakukan dengan pendampingan orangtua
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Didampingi Orangtuanya, Pelajar 17 Tahun Perakit Bom MAN 3 Diperiksa di Polres Padang
Indonesia
Ancaman Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa di Mata Densus 88 Bukan Terorisme
Densus 88 menyatakan ancaman bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, tidak memenuhi unsur tindak pidana terorisme. Penanganan kasus dilimpahkan ke Polres Metro Jakarta Selatan.
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Ancaman Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa di Mata Densus 88 Bukan Terorisme
Indonesia
Ledakan Bom MAN 3 Padang, Pelajar Terduga Pelaku Terinspirasi Kasus SMAN 72 Jakarta
Ledakan bom rakitan terjadi di MAN 3 Padang, Sumatera Barat. Densus 88 mengamankan pelajar 17 tahun yang mengaku terinspirasi kasus SMA Negeri 72 Jakarta 2025. Tidak ada korban jiwa.
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Ledakan Bom MAN 3 Padang, Pelajar Terduga Pelaku Terinspirasi Kasus SMAN 72 Jakarta
Indonesia
Polisi Tetapkan Tersangka Teror Bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Terancam 20 Tahun Penjara
Tersangka teror bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi terancam 20 tahun penjara. Pelaku mengaku, motifnya hanya iseng.
Soffi Amira - Selasa, 14 Juli 2026
Polisi Tetapkan Tersangka Teror Bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Terancam 20 Tahun Penjara
Indonesia
Sempat Berdalih Iseng, Status MY Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Naik Jadi Tersangka
Polisi menetapkan MY (34) sebagai tersangka kasus teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jakarta Selatan. MY dijerat Pasal 601 KUHP
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Sempat Berdalih Iseng, Status MY Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Naik Jadi Tersangka
Indonesia
Kondisi SDN Srengseng Sawah 15 Setelah Ancaman Bom, Sekolah Kembali Normal
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan aktivitas belajar di SDN Srengseng Sawah 15 kembali normal setelah ancaman bom dipastikan tidak terbukti.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 Juli 2026
Kondisi SDN Srengseng Sawah 15 Setelah Ancaman Bom, Sekolah Kembali Normal
Indonesia
Bilang Motifnya Iseng, Pelaku Teror Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa Akan Dites Kejiwaan
Polisi akan melakukan tes kejiwaan terhadap MY (34), pelaku teror bom SDN Srengseng Sawah 15 Jagakarsa, yang mengaku motifnya cuma iseng.
Wisnu Cipto - Senin, 13 Juli 2026
Bilang Motifnya Iseng, Pelaku Teror Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa Akan Dites Kejiwaan
Bagikan